Rabu, Mei 6, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 47

AS Dukung Langkah Indonesia Percepat Investasi Baru Lewat Kerja Sama Strategis

0

Pemerintah menegaskan langkah untuk memperkuat pondasi ekonomi nasional melalui berbagai upaya yang diarahkan untuk Percepat Investasi Baru. Dalam sejumlah dialog dengan mitra internasional dan pelaku usaha global, pemerintah menekankan bahwa percepatan investasi tidak hanya menjadi target pertumbuhan, tetapi juga strategi menjaga daya saing Indonesia di tengah tekanan ekonomi dunia. Pemerintah memandang kolaborasi yang lebih terstruktur antara sektor publik dan swasta sebagai kunci untuk memanfaatkan peluang dan mengatasi tantangan berusaha di Indonesia.

Komitmen tersebut sejalan dengan langkah reformasi regulasi yang terus digulirkan pemerintah. Penyederhanaan proses perizinan, kepastian kebijakan, serta penguatan sistem pengawasan menjadi prioritas untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Pemerintah optimistis, bila upaya ini terus berjalan, Indonesia akan semakin kompetitif sebagai tujuan investasi global, termasuk bagi Amerika Serikat yang selama ini menjadi mitra strategis.

Penguatan Kolaborasi Indonesia–Amerika Serikat

Dalam ajang 13th US-Indonesia Investment Summit 2025 bertema Turning Headwinds into Opportunities: Unlocking Investment Potential to Power Indonesia’s Growth, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa dukungan Amerika Serikat memainkan peran penting dalam mempercepat masuknya modal baru ke Indonesia. Ia menyoroti bahwa hubungan kedua negara selama ini berkembang positif, baik di sektor industri ekstraktif maupun ekonomi digital.

“Amerika Serikat merupakan mitra strategis Indonesia. Selama ini, dukungan investasi dari AS menjangkau berbagai sektor yang dibutuhkan perekonomian nasional,” ujar Airlangga, Senin (17/11). Menurutnya, penguatan hubungan ekonomi ini akan semakin efektif bila kedua negara dapat bekerja sama untuk Percepat Investasi Baru, terutama di sektor-sektor bernilai tambah tinggi.

Data pemerintah menunjukkan ekspor Indonesia ke AS mencapai USD 26,4 miliar, sedangkan impor berada di kisaran USD 12 miliar. Ketimpangan data dengan Pemerintah AS yang mencatat defisit sekitar USD 18 miliar kini tengah dibahas untuk mendapatkan angka yang lebih selaras. Guna menjaga keseimbangan perdagangan, Indonesia dan Amerika Serikat tengah menyiapkan kesepakatan strategis, di antaranya rencana impor energi dari AS senilai USD 15 miliar serta pembelian produk pertanian sebesar USD 4,5 miliar.

Proyek Strategis dan Upaya Percepat Investasi Baru

Selain isu perdagangan, Airlangga turut membahas proyek Carbon Capture and Storage (CCS) yang dikembangkan bersama Exxon. Pemerintah berharap proyek ini segera direalisasikan sebagai bentuk komitmen kedua negara dalam memperkuat transisi energi dan menurunkan emisi karbon. Airlangga juga menyinggung peresmian proyek kilang besar di Cilegon senilai USD 4 miliar oleh Presiden Prabowo Subianto—yang dinilai sebagai salah satu langkah strategis memperkuat hilirisasi industri nasional.

Proses negosiasi lanjutan dengan Amerika Serikat terus berjalan. Pemerintah menekankan pentingnya finalisasi kesepakatan untuk memperluas peluang kerja sama dan mendukung agenda nasional dalam Percepat Investasi Baru. Kesepakatan baru diharapkan dapat membuka akses pasar, menciptakan peluang investasi yang lebih besar, serta memperkuat hubungan ekonomi jangka panjang.

Airlangga menyampaikan bahwa meski ketidakpastian global masih membayangi, Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan ekonomi di level 5 persen selama tujuh tahun terakhir. Stabilitas ini dianggap sebagai modal penting bagi Indonesia untuk terus memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Di akhir penyampaiannya, pemerintah mengapresiasi pandangan positif dunia internasional terhadap program transformasi ekonomi Danantara dan proses aksesi Indonesia menuju keanggotaan OECD—dua agenda besar yang diyakini akan memperkuat struktur ekonomi nasional sekaligus menambah ruang bagi Percepat Investasi Baru di masa mendatang.

Industri Farmasi dan Kosmetik RI Masuki Babak Baru dengan Ekspor ke 5 Kawasan Dunia

0

Industri farmasi dan kosmetik kembali menjadi salah satu sektor yang menunjukkan ketangguhan Indonesia di pasar internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, pelaku usaha nasional berhasil memperluas ekspor hingga menjangkau negara-negara di Asia, Afrika, Eropa, Amerika, dan Oseania. Tren ini sekaligus mempertegas bahwa industri farmasi dan kosmetik dalam negeri semakin dipercaya karena kualitas, standar produksi, dan inovasi yang terus berkembang. Mulai dari produk perawatan diri, kosmetik, obat-obatan, suplemen kesehatan, hingga minyak atsiri, semuanya kini makin diterima luas di berbagai belahan dunia. Kinerja ekspor ini menjadi cerminan nyata bahwa industri farmasi dan kosmetik Indonesia telah memasuki fase pertumbuhan yang lebih solid dan kompetitif.

Dalam rangkaian kegiatan Pameran Indonesia Pharmaceutical and Cosmetics for Sustainability 2025 yang berlangsung pada 12–14 November di Plaza Industri Kementerian Perindustrian, Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil, Taufiek Bawazier, menyampaikan bahwa geliat ekspor sektor ini menunjukkan peningkatan signifikan. Ia menegaskan, keberhasilan yang diraih para pelaku industri bukan hanya menjadi bukti peningkatan kualitas produk, tetapi juga memperlihatkan kesiapan Indonesia bersaing di pasar global.

Lonjakan Ekspor Kosmetik dan Produk Perawatan Diri

Di kategori kosmetik dan produk perawatan diri, sejumlah perusahaan nasional mampu mencatatkan pencapaian ekspor yang mencolok. PT Prioritas Jaya Indonesia menjadi salah satu contoh dengan keberhasilannya menembus pasar Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, Nigeria, hingga negara-negara di Kepulauan Pasifik melalui produk sabun pepaya merek Jinzu dan Thai. Selain itu, parfum merek Honor dan Vlagio juga telah diterima di Malaysia dan Filipina.

Perusahaan lain, seperti PT Malidas Sterilindo, turut memperkuat posisi Indonesia di pasar regional melalui ekspor sabun mandi dan sampo merek d’orzu ke Malaysia. Sementara itu, PT Gemma Natura Lestari berhasil memasarkan produk Shumi ke Jepang dan Secrets ke Nigeria, menegaskan bahwa produk Indonesia bisa bersaing di dua pasar dengan karakter konsumen yang sangat berbeda.

Daya saing industri farmasi dan kosmetik nasional turut diperkuat dengan kehadiran pabrik-pabrik berskala global. PT Yasulor Indonesia—bagian dari L’Oréal Group—mengalokasikan sekitar 60 persen kapasitas produksinya untuk pasar ekspor. Produk mereka kini dipasarkan ke hampir 20 negara, mulai dari kawasan ASEAN hingga Uni Emirat Arab, Pakistan, Korea, Australia, dan Afrika Selatan. Unilever Indonesia juga mencatatkan penyebaran pasar yang luas, dengan berbagai produknya telah diekspor ke 22 negara.

Kinerja Perusahaan Farmasi Makin Solid di Pasar Global

Pada sektor farmasi, sejumlah perusahaan mampu mempertahankan performa ekspor yang stabil. PT Darya-Varia Laboratoria Tbk mengirimkan produknya ke Filipina, Hong Kong, dan Uni Emirat Arab. PT Indofarma Tbk—salah satu BUMN farmasi—mengekspor berbagai jenis obat ke Afghanistan, Singapura, dan Kamboja. PT Phapros juga memperluas pengiriman produknya hingga ke Peru dan Timor Leste.

Dexa Group menjadi salah satu pemain besar yang memiliki jaringan ekspor paling luas, mencakup Asia Tenggara, Eropa, Amerika, hingga Afrika. PT Konimex turut meramaikan pasar internasional dengan negara tujuan seperti Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, Jepang, Tiongkok, Arab Saudi, hingga Kanada.

Produk herbal dan minyak atsiri Indonesia juga terus menguat sebagai bagian penting dalam rantai pasok global. PT Setia Kawan Abadi sukses mengekspor produk Golden Koffie, Go-Slim, dan Pinoy Jamu Booster ke berbagai negara. Adapun PT Sinkona Indonesia Lestari memasok minyak nilam, sereh wangi, dan pala sebagai bahan baku industri kosmetik dunia.

“Pencapaian ekspor ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki standar kualitas tinggi, inovasi, dan kemampuan produksi yang bisa bersaing di tingkat global. Permintaan terhadap produk berbahan alami dan berteknologi modern semakin meningkat, dan industri kita mampu menjawab kebutuhan itu,” ujar Taufiek saat meninjau pameran di Jakarta.

Bal Pakaian Bekas Ilegal Dibabat Habis, Pemerintah Kirim Sinyal Keras ke Penyelundup

0

Upaya penertiban perdagangan ilegal kembali ditegaskan pemerintah melalui pemusnahan bal pakaian bekas yang masuk ke Indonesia tanpa izin. Kementerian Perdagangan bersama Badan Intelijen Negara (BIN) dan Badan Intelijen Strategis TNI (BAIS TNI) menyaksikan langsung penghancuran 500 bal pakaian bekas hasil temuan pengawasan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/11). Aksi ini menjadi penanda keseriusan negara dalam menutup celah masuknya barang impor ilegal yang berpotensi mengganggu industri dalam negeri.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa aturan pelarangan impor pakaian bekas sudah sangat jelas, dan pelanggaran terhadap aturan tersebut akan dikenakan tindakan tegas. Menurutnya, penghancuran ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga bagian dari upaya menjaga konsumen dan pelaku usaha lokal dari praktik perdagangan yang tidak sehat.

Pemusnahan tersebut melanjutkan rangkaian tindakan yang telah digelar sejak pertengahan Oktober 2025 di berbagai lokasi. Dari total barang bukti yang terkumpul, sebanyak 16.591 bal atau sekitar 85,56 persen telah dimusnahkan, sementara sisanya akan dihancurkan oleh para pemilik barang sesuai perintah Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN).

Temuan Terbesar Sepanjang Tahun, Libatkan BIN dan BAIS TNI

Kolaborasi lintas lembaga yang melibatkan Kemendag, BIN, dan BAIS TNI menghasilkan temuan terbesar untuk kategori pakaian bekas impor sepanjang tahun 2025. Dalam operasi tersebut, aparat berhasil mengamankan 19.391 balpres yang diduga berasal dari Korea Selatan, Jepang, dan Tiongkok. Jumlah ini menjadi catatan penting dalam upaya pengawasan barang masuk yang tidak sesuai ketentuan.

Mendag Budi Santoso menyebut integrasi pengawasan dari hulu hingga hilir menjadi langkah strategis untuk mempersempit ruang gerak pelaku perdagangan ilegal. Ia mengajak aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya menjaga kedaulatan ekonomi nasional. Menurutnya, penyelundupan pakaian bekas tidak hanya merugikan industri tekstil, tetapi juga konsumen karena mutu produk yang tidak terjamin.

Direktur Jenderal PKTN Moga Simatupang menambahkan bahwa penindakan ini dilakukan setelah terbukti adanya pelaku usaha yang melanggar aturan larangan impor. Delapan pemilik barang yang beroperasi sebagai distributor bal pakaian bekas telah dikenakan sanksi administratif berupa penutupan tempat usaha dan perintah pemusnahan barang. Seluruh distributor tersebut diketahui tidak memiliki izin usaha yang sah.

Proses Pemusnahan Dilakukan Ketat untuk Cegah Risiko Kesehatan dan Lingkungan

Pemusnahan bal pakaian bekas dilakukan dengan metode insinerasi menggunakan fasilitas pembakaran khusus. Setiap kontainer berisi barang bukti dibuka dan dituangkan secara bertahap, lalu dipotong menjadi cacahan kecil sebelum dimasukkan ke ruang pembakaran. Proses ini memastikan seluruh material dihancurkan hingga menjadi abu agar tidak kembali beredar di pasar gelap.

Moga menegaskan bahwa langkah pemusnahan total dilakukan untuk menghindari risiko kesehatan dan lingkungan yang mungkin muncul dari penggunaan pakaian bekas impor yang tidak melalui proses uji kelayakan. Ia menekankan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi pesan kuat kepada seluruh pelaku usaha agar tidak mencoba mengakali aturan yang ada.

Menurutnya, Kementerian Perdagangan akan terus memperkuat koordinasi dengan aparat terkait untuk menciptakan iklim perdagangan yang tertib dan berkeadilan. Penindakan terhadap impor pakaian bekas ilegal disebut sebagai langkah penting untuk menjaga keberlangsungan industri tekstil dan UMKM lokal yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Program Makan Bergizi Gratis Dorong Perputaran Ekonomi hingga Rp900 Triliun

0

Program Makan Bergizi Gratis dinilai tidak hanya berperan sebagai intervensi gizi untuk anak sekolah, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah dalam skala besar. Sejumlah ekonom meyakini program ini memiliki potensi memicu perputaran ekonomi nasional hingga ratusan triliun rupiah, sekaligus memperkuat struktur ekonomi berbasis komunitas di berbagai wilayah Indonesia.

Ekonom sekaligus mantan Direktur Program Magister Manajemen FEB UI, Harryadin Mahardika, menjelaskan bahwa konsep utama program ini bukan semata memberikan makanan sehat kepada pelajar, melainkan menghadirkan efek berganda yang menyentuh berbagai sektor. Dengan alokasi anggaran sekitar Rp300 triliun per tahun, ia memperkirakan Program Makan Bergizi Gratis dapat menghasilkan multiplier effect hingga tiga kali lipatnya.

“Program ini memberi nutrisi, tetapi dampak yang lebih besar justru muncul dari perputaran ekonomi riil di tingkat lokal. Dengan proyeksi anggaran yang mencapai Rp300 triliun, potensi dampak tidak langsung bisa mencapai Rp900 triliun,” ujar Harryadin dalam keterangan tertulis, Minggu, 16 November 2025.

Dampak Ekonomi Meluas ke Berbagai Sektor

Salah satu dampak langsung yang sudah terlihat adalah penciptaan lapangan kerja. Saat ini terdapat sekitar 22 ribu dapur yang beroperasi untuk mendukung program. Setiap dapur mempekerjakan sedikitnya 30 orang, sehingga total serapan tenaga kerja mencapai lebih dari 600 ribu orang.

Di Kota Surakarta misalnya, 73,7 persen pegawai di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan warga sekitar, terutama ibu rumah tangga. Kehadiran mereka tidak hanya membuka peluang kerja baru, tetapi juga turut meningkatkan daya beli masyarakat karena upah yang diberikan sedikit lebih tinggi dari UMR setempat.

“Setahu saya, pegawai SPPG di berbagai daerah mendapat upah harian yang bila dihitung total justru lebih besar dari UMR wilayah masing-masing. Dengan begitu, pendapatan masyarakat ikut meningkat,” jelas Harryadin.

Efek ekonomi lainnya terlihat pada sektor pertanian dan peternakan. Dalam konsep ideal program ini, SPPG diwajibkan membeli bahan baku dari produsen lokal. Ini membantu memotong rantai distribusi yang biasanya panjang dan merugikan petani serta peternak. Kini, mereka bisa menjual langsung kepada SPPG dengan harga lebih baik.

Harryadin memberikan gambaran, satu SPPG yang mengeluarkan Rp10 ribu untuk 3.000 porsi per hari mampu menciptakan perputaran uang hingga Rp30 juta per hari di tingkat lokal. Untuk Kota Surakarta yang memiliki 19 SPPG, total perputaran ekonominya mencapai Rp570 juta setiap harinya.

Kontribusi ke Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Selain petani dan peternak, sektor jasa juga kebagian manfaat. Peralatan dapur seperti kompor industri, mesin pengolah makanan, hingga kendaraan angkut membutuhkan perawatan rutin. Kondisi itu menjadi peluang baru bagi bengkel mobil, jasa servis elektronik, serta penyedia logistik lokal.

Tidak hanya itu, pembangunan dapur untuk menopang Program Makan Bergizi Gratis turut mendorong industri konstruksi, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga penggunaan material lokal. Pemanfaatan limbah dapur menjadi kompos atau pakan ternak juga membuka peluang nilai tambah bagi petani dan peternak.

Dari seluruh rangkaian dampak tersebut, Harryadin memperkirakan kontribusi program terhadap pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 0,15 sampai 0,20 persen. Ia optimistis tambahan dorongan dari Program Makan Bergizi Gratis dapat membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia bergerak ke kisaran 5,1 hingga 5,2 persen pada akhir tahun.

Ini Rekomendasi Investasi Jangka Lama untuk Persiapan Menikah dalam 3 Tahun

Ketika mempersiapkan tabungan menikah dalam jangka waktu sekitar tiga tahun, banyak orang langsung teringat pada emas sebagai tempat menyimpan uang. Padahal, ada banyak Rekomendasi Investasi Jangka Lama lain yang bisa memberi hasil menarik tanpa harus terpaku pada logam mulia. Untuk kebutuhan seperti tabungan menikah yang punya target jelas dan tenggat waktu tertentu, Rekomendasi Investasi Jangka Lama harus dipilih dengan cermat agar nilai uang tetap tumbuh. Memahami Rekomendasi Investasi Jangka Lama yang paling cocok bisa membantu rencana pernikahan jadi lebih nyaman tanpa tekanan finansial.

Selain mempertimbangkan keuntungan, faktor keamanan dan risiko juga perlu diperhatikan. Investasi untuk jangka tiga tahun tidak boleh terlalu agresif, tetapi juga jangan terlalu pasif sampai membuat uang tidak berkembang.

Rekomendasi Aman Memilih Instrumen Investasi Jangka Lama 3 Tahunan

Durasi tiga tahun termasuk jangka menengah. Karena itu, kamu perlu instrumen yang relatif stabil, tidak terlalu fluktuatif, dan tetap memberikan potensi imbal hasil lebih tinggi dibanding tabungan biasa. Berikut beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan:

1. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Instrumen ini cocok untuk kamu yang ingin hasil stabil namun tetap tumbuh. Reksa dana pendapatan tetap biasanya berinvestasi di obligasi, sehingga risikonya lebih rendah dibanding saham. Pergerakannya tidak liar dan lebih aman untuk tujuan jangka tiga tahunan.

2. Obligasi Ritel Indonesia (ORI) atau Sukuk Ritel (SR)

Pilihan ini termasuk instrumen pemerintah yang dikenal aman. Bunga atau kupon dibayarkan rutin setiap bulan, sehingga kamu bisa punya arus kas tambahan sambil tetap mempersiapkan tabungan menikah. Tenor ORI atau SR biasanya 2–3 tahun, pas dengan kebutuhanmu.

3. Reksa Dana Campuran

Kalau ingin sedikit lebih agresif dibanding pendapatan tetap, reksa dana campuran bisa jadi pilihan. Porsi saham dan obligasinya seimbang, sehingga risikonya masih wajar. Cocok untuk kamu yang ingin imbal hasil lebih tinggi, tetapi tetap aman.

Pilihan Lain yang Bisa Dipertimbangkan

4. Deposito Berjangka

Depositonya bisa dipecah-pecah dalam beberapa tenor agar lebih fleksibel. Imbal hasilnya memang tidak terlalu besar, tetapi sangat aman dan cocok untuk yang benar-benar ingin risiko minim.

5. Surat Berharga Negara (SBN) Tipe Tertentu

Selain ORI dan Sukuk Ritel, ada juga SBN jenis lain yang rilis beberapa kali dalam setahun. Biasanya kuponnya lebih besar dari bunga deposito. Akses pembeliannya pun mudah karena bisa lewat aplikasi keuangan resmi.

6. Reksa Dana Pasar Uang

Jika ingin fleksibilitas penuh dan risiko paling minim, reksa dana pasar uang bisa jadi pilihan. Meski tidak menghasilkan return besar, instrumen ini tetap memberi pertumbuhan stabil dan cocok untuk dana yang sifatnya “butuh sewaktu-waktu.”

Tips Agar Dana Tabungan Menikah Tumbuh Lebih Optimal

Selain memilih instrumen, ada beberapa strategi tambahan:

  • Hindari penarikan sebelum waktunya karena bisa mengganggu target dana.

  • Jangan menaruh semua uang di satu instrumen. Diversifikasi membantu meminimalkan risiko.

  • Hitung kebutuhan menikah secara realistis agar target investasimu jelas.

Dengan kombinasi instrumen yang tepat dan strategi yang disiplin, persiapan untuk menikah dalam tiga tahun bisa jauh lebih ringan. Tujuannya bukan sekadar menabung, tetapi membuat uang bekerja sambil kamu mempersiapkan masa depan.

Harga BTC Terkoreksi di Bawah 100 Ribu Dolar, Investor Diminta Tetap Tenang

0

Harga BTC terkoreksi hingga menembus batas psikologis 100.000 dolar AS membuat para pelaku pasar kripto dalam negeri kembali mencermati arah pergerakan aset digital di tengah ketidakpastian global. Penurunan ini dianggap sebagai refleksi dinamika pasar yang masih rentan terhadap perubahan kebijakan di Amerika Serikat dan perkembangan ekonomi dunia.

Vice President Indodax, Antony Kusuma, menjelaskan bahwa fase pelemahan tersebut mulai terlihat ketika Bitcoin jatuh melewati level support yang selama ini bertahan di sekitar 96.000 dolar AS. Situasi ini terjadi tak lama setelah Pemerintah Amerika Serikat kembali beroperasi usai Presiden Donald Trump menandatangani rancangan anggaran yang mengakhiri shutdown selama 43 hari.

Menurut Antony, tekanan yang muncul belakangan bukan sepenuhnya hal yang mengagetkan. Ia menilai bahwa siklus pasar kripto memang belum keluar dari fase sensitif yang dipengaruhi banyak faktor eksternal. “Penurunan harga Bitcoin di bawah 100.000 dolar AS dipicu sejumlah faktor makro dari luar,” ujarnya dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Dinamika Suku Bunga dan Sensitivitas Pasar Kripto

Antony menambahkan bahwa gejolak pasar saat ini justru menggambarkan proses konsolidasi menuju pematangan industri aset digital. Ketidakpastian kebijakan suku bunga, terutama dari The Fed, masih menjadi salah satu faktor utama yang menentukan arah pergerakan Bitcoin. “Kebijakan suku bunga The Fed memiliki pengaruh yang sangat kuat pada sentimen investor,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa selama bank sentral Amerika belum memberikan sinyal yang jelas mengenai perubahan kebijakan, volatilitas akan sulit dihindari. Para investor cenderung menahan diri sebelum ada kepastian mengenai prospek pemangkasan suku bunga. Jika sinyal penurunan suku bunga pada Desember menjadi semakin kuat, langkah itu berpotensi membuka peluang pemulihan di pasar kripto global.

Antony juga menyoroti bahwa selesainya masa shutdown memberi ruang bagi regulator untuk kembali bekerja sehingga pasar bisa menyusun ulang arah dalam beberapa minggu ke depan. Namun, ia mengingatkan bahwa situasi seperti ini sebaiknya tidak menimbulkan panik. Harga BTC terkoreksi adalah bagian normal dalam mekanisme pasar kripto yang bergerak cepat.

Menurutnya, investor perlu tetap berpegang pada prinsip manajemen risiko yang disiplin. Setiap bentuk koreksi seharusnya menjadi momentum untuk meninjau ulang strategi investasi agar sesuai dengan profil risiko masing-masing. Di sisi lain, fluktuasi yang terjadi saat ini dapat menjadi pengingat bahwa pasar kripto membutuhkan pendekatan yang matang, bukan reaksi instan. Karena itu, ketika Harga BTC terkoreksi, respons yang paling bijak bukanlah kepanikan, melainkan evaluasi dan penyesuaian strategi jangka panjang.

Hubungan Erat Prabowo dan Raja Abdullah II Dorong Kerja Sama Indonesia Yordania ke Level Strategis

0

Pertemuan antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein, menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia Yordania. Pertemuan yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat, 14 November 2025 itu menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia. Kehadiran beliau di Tanah Air dinilai menandai semakin eratnya hubungan kedua negara, terutama di tengah situasi kompleks di kawasan Timur Tengah.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi mendalam atas kesediaan Raja Abdullah II hadir di Indonesia pada masa yang penuh tantangan, baik secara regional maupun global. Ia menyebut kehadiran sang raja merupakan kehormatan besar bagi Indonesia, terlebih di tengah kesibukan dan dinamika politik yang melanda kawasan Timur Tengah. Presiden Prabowo juga menyampaikan ucapan selamat datang secara pribadi kepada Raja Abdullah II yang dianggap sebagai sahabat dekat sejak lama.

Di hadapan delegasi kedua negara, Presiden Prabowo mengenang kembali hubungan emosionalnya dengan keluarga Kerajaan Yordania, terutama dengan mendiang Raja Hussein. Ia menuturkan bahwa kedekatan tersebut telah terjalin hampir tiga dekade dan menjadi salah satu fondasi kuat yang mempererat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Yordania. Menurut Presiden, kedekatan personal itu menjadi simbol betapa hangatnya persahabatan kedua negara sejak awal terjalinnya hubungan diplomatik lebih dari tujuh puluh tahun lalu.

Penguatan Hubungan Personal dan Agenda Strategis

Presiden Prabowo bahkan menceritakan bahwa dirinya telah mempersiapkan kediaman pribadinya di Hambalang sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara tersebut. Ia berharap pada kesempatan berikutnya Raja Abdullah II dapat berkunjung kembali, kali ini bersama keluarga. Ucapan tersebut disambut senyum hangat dan apresiasi dari sang raja.

Menanggapi sambutan itu, Raja Abdullah II menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas keramahan dan kehormatan yang diberikan Indonesia. Ia menyebut bahwa Indonesia selalu menyambutnya dengan hangat setiap kali berkunjung. Raja Abdullah II juga menyampaikan belasungkawa atas musibah banjir yang menimpa beberapa wilayah Indonesia serta mengecam keras serangan terhadap salah satu sekolah menengah di Jakarta.

Dalam suasana akrab tersebut, Raja Abdullah II kembali mengenang hubungan persaudaraan antara keluarganya dan Presiden Prabowo. Ia bercerita bagaimana almarhum ayahandanya, Raja Hussein, menerima Prabowo sebagai bagian dari keluarga besar kerajaan sebuah cerita yang menegaskan betapa kuatnya fondasi kerja sama Indonesia Yordania sejak masa ke masa.

Pertemuan bilateral kali ini diharapkan semakin memperkukuh jalur komunikasi strategis, terutama terkait isu regional dan upaya memperluas kolaborasi di sektor keamanan, ekonomi, dan kemanusiaan. Pemerintah menilai hubungan personal yang kuat antar pemimpin dapat menjadi modal tambahan dalam memperluas kerja sama Indonesia Yordania ke tahap yang lebih strategis dan berjangka panjang.

Bagaimana Sistem ERP Membantu Bisnis Membuat Keputusan Finansial Lebih Cepat?

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan mulai melirik Sistem ERP sebagai tulang punggung pengelolaan bisnis mereka. Bukan hanya karena teknologi berkembang cepat, tetapi juga karena kebutuhan akan data yang rapi, akurat, dan mudah diakses. Ketika masuk ke ranah finansial, Sistem ERP memegang peran yang jauh lebih penting. Banyak bisnis yang sebelumnya mengelola keuangan secara manual kini sadar bahwa kesalahan kecil bisa berdampak besar. Maka dari itu, Sistem ERP menjadi solusi yang sangat membantu dalam menjaga arus kas tetap sehat dan laporan keuangan tetap presisi.

Dalam perusahaan yang sedang bertumbuh, tantangan finansial bukan hal kecil. Mulai dari pencatatan transaksi, pengelolaan aset, sampai perencanaan anggaran, semuanya membutuhkan proses yang rapi. Tanpa sistem yang terintegrasi, laporan bisa telat, data bisa tercecer, dan keputusan bisa meleset. Inilah alasan mengapa peran ERP dalam dunia finansial tidak bisa diabaikan.

Bagaimana ERP Mengubah Cara Perusahaan Mengelola Keuangan?

Kalau dulu perusahaan harus memeriksa data dari berbagai departemen secara terpisah, kehadiran ERP membuat semua unit bekerja dalam satu ekosistem. Sistem ini menyatukan data penjualan, persediaan, pengeluaran, hingga penggajian dalam satu platform. Hasilnya? Proses audit lebih cepat, laporan keuangan lebih akurat, dan potensi kebocoran anggaran bisa ditekan sejak awal.

ERP juga membantu perusahaan melihat kondisi finansial secara real-time. Ini seperti punya dashboard yang selalu update. Manajemen bisa langsung melihat berapa pendapatan hari ini, biaya operasional minggu ini, dan proyeksi kas bulan depan. Kecepatan ini sangat membantu saat perusahaan harus mengambil keputusan mendesak, terutama di era bisnis yang penuh dinamika.

Selain itu, ERP turut meminimalkan risiko human error. Dalam pengelolaan keuangan manual, kesalahan angka atau input bisa membuat laporan kacau. Dengan sistem otomatis, banyak proses berjalan lebih presisi. Bahkan, beberapa modul ERP sudah dilengkapi fitur notifikasi jika ada transaksi janggal atau pengeluaran yang melebihi batas wajar.

Efisiensi, Kontrol, dan Keamanan Data: Tiga Manfaat Utama

Pada praktiknya, ada tiga manfaat besar yang didapatkan bisnis ketika menggunakan ERP untuk keuangan. Pertama, efisiensi waktu. Proses yang biasanya memakan waktu berjam-jam, kini bisa diselesaikan dalam hitungan menit. Misalnya laporan akhir bulan, rekonsiliasi bank, hingga penyusunan anggaran tahunan.

Kedua, kontrol lebih ketat terhadap arus uang. Karena semua transaksi tercatat otomatis, perusahaan tidak perlu lagi khawatir ada pengeluaran yang tidak terdeteksi. Begitu ada kejanggalan, sistem bisa langsung memberikan peringatan.

Ketiga, keamanan data. Informasi keuangan adalah hal yang sensitif. Dengan ERP, data tersimpan dalam sistem yang terenkripsi dan hanya bisa diakses oleh orang yang berwenang. Ini jauh lebih aman dibandingkan spreadsheet manual yang rentan bocor.

ERP juga membantu perusahaan mempersiapkan skala bisnis yang lebih besar. Ketika bisnis bertumbuh, data akan makin banyak, transaksi makin rumit, dan laporan makin kompleks. Sistem manual hampir mustahil mengimbangi perkembangan seperti ini. Dengan ERP, semuanya bisa tetap berjalan teratur tanpa harus menambah banyak tenaga admin.

Industrialisasi Sektor Farmasi Dorong Indonesia Jadi Produsen Utama Bahan Baku Obat

0

Upaya pemerintah memperkuat Industrialisasi Sektor Farmasi kembali ditegaskan oleh Kemenperin melalui serangkaian kebijakan yang diarahkan untuk mendorong kemandirian bahan baku nasional. Pemerintah menilai ketahanan industri kesehatan hanya dapat tercapai apabila Indonesia mampu memproduksi bahan baku sendiri, mengurangi ketergantungan pada impor, dan mengoptimalkan potensi sumber daya alam dalam negeri. Selain farmasi, sektor kosmetik juga menjadi fokus pengembangan karena memiliki rantai pasok yang saling berkaitan.

Komitmen tersebut menjadi tema utama dalam penyelenggaraan Indonesia Pharmaceuticals and Cosmetics for Sustainability (IPCS) 2025 di Jakarta. Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, peneliti, dan masyarakat pemerhati sektor kesehatan. Lewat berbagai seminar, workshop, serta forum temu usaha, pemerintah mendorong lahirnya inovasi baru yang dapat memperkuat fondasi industri farmasi dan kosmetik nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa Indonesia harus bergerak menuju posisi produsen utama, bukan hanya sekadar pasar bagi produk kesehatan global. Menurutnya, potensi bahan baku lokal yang melimpah—mulai dari tanaman obat hingga minyak atsiri—harus menjadi modal utama dalam meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

Penguatan Riset, Investasi, dan Rantai Pasok Industri

Dalam kesempatan tersebut, Menperin mengungkapkan bahwa sekitar 85 persen bahan baku farmasi masih bergantung pada impor, terutama dari India dan Tiongkok. Namun ia menekankan bahwa industri hilir sebenarnya sudah cukup kuat, terbukti dengan 95 persen obat jadi diproduksi di dalam negeri. Kondisi ini, menurutnya, menjadi peluang besar untuk mempercepat Industrialisasi Sektor Farmasi sehingga Indonesia tidak terus berada pada posisi ketergantungan.

Menperin turut menyoroti keberhasilan beberapa bahan aktif lokal yang mampu diterima pasar global. Salah satunya adalah bahan aktif berbasis tanaman meniran yang telah diekspor ke Inggris. Ia menilai pencapaian tersebut sebagai bukti bahwa Indonesia telah mampu memenuhi standar internasional, sekaligus menunjukkan bahwa riset dan inovasi di dalam negeri mulai diakui dunia.

Lebih jauh, ia memaparkan potensi besar dari tanaman obat dan komoditas minyak atsiri yang tersebar di berbagai daerah. Jika dimaksimalkan, kekayaan alam tersebut bisa memperkuat struktur industri farmasi dari hulu ke hilir, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar untuk perekonomian nasional.

Sektor industri kimia, farmasi, dan obat tradisional juga menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sektor ini tumbuh 11,65 persen pada triwulan III 2025, melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04 persen. Nilai investasi mencapai Rp65,9 triliun, sementara ekspor menembus USD 15,22 miliar. Kontribusinya terhadap PDB nasional mencapai 17,39 persen dan menyerap lebih dari 20 juta tenaga kerja.

Menperin menegaskan bahwa capaian tersebut menunjukkan pentingnya menjaga momentum industrialisasi. Ia menyebut penguatan rantai pasok, riset, serta investasi harus berjalan seiring agar Industrialisasi Sektor Farmasi benar-benar menjadi motor penggerak bagi kemandirian industri kesehatan Indonesia.

Adopsi Teknologi Untuk UMKM Jadi Fokus Pemerintah, Produksi Melonjak dan Biaya Menurun

0

Pemanfaatan Teknologi Untuk UMKM kembali menjadi sorotan saat Sekretaris Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Sesmen UMKM), Arif Rahman Hakim, meninjau workshop Metro Mesin di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (13/11). Arif menilai pelaku usaha perlu bergerak cepat mengadopsi teknologi agar kapasitas produksi meningkat dan biaya operasional bisa ditekan di tengah persaingan yang semakin ketat.

Dalam keterangannya, Arif menjelaskan bahwa skala ekonomi menjadi aspek penting bagi UMKM yang ingin memproduksi barang dalam jumlah besar. Ia menekankan bahwa modernisasi produksi tidak selalu menuntut investasi besar. Teknologi tepat guna yang dirancang sesuai kebutuhan sering kali menjadi solusi efektif dan efisien untuk membantu usaha kecil mempercepat proses kerja.

Arif memberi contoh bagaimana sejumlah industri rumahan yang sebelumnya hanya mampu menghasilkan beberapa unit produk dalam sehari, kini mampu memproduksi ratusan item setelah mengadopsi teknologi sederhana. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan volume, tetapi juga pada efisiensi biaya sehingga harga produk menjadi lebih kompetitif di pasar.

Peningkatan Kapasitas dan Penguatan Rantai Pasok

Arif menegaskan bahwa penerapan Teknologi Untuk UMKM merupakan langkah penting agar pelaku usaha tidak tertinggal. “Kalau alat yang dipakai sesuai kebutuhan, peningkatan produksinya bisa berkali lipat. Efeknya langsung terlihat pada efisiensi harga dan daya saing produk,” ujar Arif.

Pada 2025, Kementerian UMKM telah menyiapkan program melalui pembiayaan DAK Nonfisik bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menghubungkan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) ke rantai pasok industri. Program ini mencakup pelatihan bagi 4.649 peserta, pendampingan oleh hampir 200 tenaga pendamping, serta inkubasi bisnis bagi 75 tenant terpilih.

Langkah itu dirancang untuk memperluas akses pasar, meningkatkan kemampuan produksi, serta membekali UMK dengan pengetahuan produksi terkini termasuk pemanfaatan teknologi digital. Arif menambahkan bahwa penguatan rantai pasok lokal diperlukan agar daerah memiliki ketahanan ekonomi yang lebih mandiri dan tidak terlalu bergantung pada pasokan dari luar wilayah.

Program tersebut juga menekankan peningkatan kualitas produk agar UMK mampu memenuhi standar pasar domestik maupun internasional. Arif berharap peningkatan kapasitas ini dapat membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha di berbagai sektor.

Sementara itu, pemilik Metro Mesin, Hadi Apriliawan, mengatakan bahwa keunggulan teknologi tepat guna terletak pada kemampuannya menyesuaikan diri dengan kebutuhan penggunanya. Ia mencontohkan penggunaan fitur berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mempercepat proses produksi dan meningkatkan jumlah output secara signifikan.

Menurut Hadi, perkembangan Teknologi Untuk UMKM membuka ruang besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tanpa biaya investasi yang berlebihan. Adaptasi teknologi yang tepat menjadi langkah penting agar UMKM dapat berkembang di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah.