Jumat, November 6, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 37

Marketplace Diminta Tolak Pedagang Tanpa Nomor Induk Berusaha

0

Kepemilikan Nomor Induk Berusaha kini menjadi perhatian pemerintah seiring berlakunya aturan baru yang mengatur aktivitas perdagangan melalui platform digital. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengimbau seluruh pelaku usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan skala besar, untuk segera melengkapi legalitas usahanya agar dapat bersaing lebih baik di ekosistem perdagangan elektronik.

Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang resmi diberlakukan sejak 8 Juni 2026. Melalui regulasi ini, setiap pelaku usaha yang memasarkan produknya secara daring diwajibkan memiliki izin usaha paling dasar berupa Nomor Induk Berusaha.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa proses pengurusan Nomor Induk Berusaha saat ini semakin mudah karena dapat dilakukan secara online melalui sistem Online Single Submission (OSS). Pelaku usaha hanya perlu menyiapkan dokumen identitas serta data usaha untuk kemudian mengajukan permohonan melalui platform yang telah disediakan pemerintah.

Menurut Budi, legalitas usaha tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan regulasi, tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha untuk mengakses berbagai program pendanaan, pembinaan, hingga kemitraan bisnis. Karena itu, pemerintah mendorong platform e-commerce untuk aktif memberikan informasi dan pendampingan kepada para pedagang yang belum memiliki izin usaha.

Nomor Induk Berusaha Jadi Syarat Utama Berjualan di E-Commerce

Dalam aturan terbaru tersebut, tanggung jawab kepatuhan tidak hanya dibebankan kepada pedagang. Penyelenggara platform perdagangan elektronik juga diwajibkan memastikan setiap penjual yang bergabung telah memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku.

Kemendag menegaskan bahwa platform digital harus menolak pendaftaran pedagang yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha atau izin usaha sesuai regulasi. Kebijakan ini diterapkan untuk menciptakan ekosistem perdagangan digital yang lebih tertib, aman, dan transparan.

Meski demikian, pemerintah memberikan masa penyesuaian bagi para pelaku usaha. Pedagang yang telah lebih dulu aktif di marketplace diberikan waktu hingga 18 bulan untuk melengkapi legalitas usahanya. Sementara bagi pelaku usaha baru, batas waktu yang diberikan adalah enam bulan sejak mulai beroperasi.

Pemerintah berharap kewajiban memiliki NIB ini dapat meningkatkan profesionalisme pelaku usaha digital sekaligus memperkuat daya saing produk Indonesia di tengah pertumbuhan perdagangan elektronik yang terus berkembang pesat.

7 Cara Bangun Trust Bisnis Kuliner dari Dapur Rumahan yang Sederhana, Emang Bisa?

Membangun usaha kuliner dari rumah kini semakin mudah berkat media sosial dan layanan pesan antar. Namun, ada satu tantangan yang sering dihadapi pelaku UMKM kuliner: bagaimana bangun trust bisnis kuliner ketika proses produksi dilakukan di dapur rumah yang sederhana?

Banyak orang mengira kepercayaan pelanggan hanya bisa diperoleh jika memiliki dapur profesional dengan peralatan mahal. Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Berempat.com melihat bahwa konsumen saat ini lebih memperhatikan konsistensi kebersihan dibanding tampilan dapur yang terlihat mewah.

Alasannya cukup jelas. Data Kementerian Kesehatan yang dikutip WHO menunjukkan bahwa kasus keracunan pangan di Indonesia masih menjadi perhatian, dengan makanan yang diproduksi di rumah tangga menyumbang sekitar 28% kejadian keracunan pangan yang tercatat. Kondisi tersebut membuat konsumen semakin selektif dalam memilih produk makanan yang mereka beli.

Karena itu, pelaku usaha makanan rumahan perlu menunjukkan bukti nyata bahwa produknya aman dan higienis. Berikut tujuh cara yang bisa dilakukan.

1. Tampilkan Proses Produksi Secara Transparan

Konsumen modern menyukai keterbukaan. Manfaatkan Instagram, TikTok, atau WhatsApp Business untuk memperlihatkan proses memasak, pengemasan, hingga penyimpanan bahan baku.

Tidak perlu studio profesional. Video sederhana yang menunjukkan area kerja bersih, penggunaan sarung tangan, atau proses pencucian bahan sudah cukup meningkatkan kepercayaan pelanggan.

2. Gunakan Seragam atau Apron yang Rapi

Penampilan tim produksi memberi kesan pertama yang kuat. Apron bersih, penutup kepala, dan masker saat mengolah makanan dapat menjadi sinyal bahwa bisnis memperhatikan standar kebersihan.

Bahkan usaha skala rumahan dapat terlihat profesional hanya dengan perlengkapan sederhana yang digunakan secara konsisten.

3. Pisahkan Area Produksi dan Aktivitas Rumah Tangga

Salah satu kekhawatiran pelanggan adalah kemungkinan kontaminasi dari aktivitas rumah sehari-hari.

Jika memungkinkan, tentukan satu area khusus untuk produksi makanan. Tidak harus ruangan terpisah, tetapi setidaknya ada pembatas yang membuat area memasak usaha berbeda dengan area aktivitas keluarga.

4. Dokumentasikan Jadwal Pembersihan

Banyak bisnis kecil mengabaikan hal ini. Padahal, dokumentasi sederhana seperti checklist harian kebersihan dapat menjadi nilai tambah.

Misalnya mencatat jadwal mencuci peralatan, membersihkan meja produksi, atau mengganti lap dapur. Dokumentasi tersebut juga dapat ditunjukkan ketika ada pelanggan yang bertanya mengenai standar kebersihan usaha.

5. Gunakan Kemasan yang Bersih dan Tertutup

Kemasan sering kali menjadi titik kontak terakhir sebelum produk sampai ke tangan pelanggan.

Pilih kemasan yang tertutup rapat, tidak mudah bocor, dan terlihat bersih. Tambahan segel stiker juga dapat memberikan kesan bahwa produk belum pernah dibuka sejak keluar dari dapur produksi.

Cara Bangun Trust Bisnis Kuliner Lewat Bukti, Bukan Janji

Banyak pelaku usaha sibuk mengatakan produknya higienis, tetapi lupa menunjukkan buktinya.

Faktanya, penelitian mengenai keamanan pangan pada UMKM menunjukkan bahwa aspek higiene pengolah makanan dan proses distribusi masih menjadi titik yang paling sering membutuhkan perbaikan. Artinya, pelanggan akan lebih percaya pada tindakan nyata dibanding slogan pemasaran semata.

Karena itu, strategi terbaik untuk bangun trust bisnis kuliner adalah memperlihatkan praktik kebersihan yang dilakukan setiap hari.

6. Miliki Sertifikasi atau Izin yang Relevan

Jika usaha mulai berkembang, pertimbangkan mengurus sertifikat seperti PIRT, Sertifikat Halal, atau perizinan lain yang relevan.

Langkah ini memberikan sinyal bahwa produk telah melalui proses pengawasan tertentu. Data BPOM menunjukkan bahwa usaha mikro dan kecil mendominasi perusahaan pangan yang terdaftar dalam sistem registrasi pangan olahan, menandakan semakin banyak UMKM yang mulai memperhatikan aspek legalitas dan keamanan produk.

7. Manfaatkan Testimoni Pelanggan Secara Konsisten

Tidak ada promosi yang lebih kuat daripada pengalaman pelanggan.

Mintalah ulasan setelah pembelian, terutama yang menyinggung rasa, kualitas produk, dan kebersihan kemasan. Kumpulan testimoni tersebut akan menjadi aset berharga untuk meningkatkan kepercayaan calon pelanggan baru.

Ketika seseorang melihat puluhan pelanggan memberikan ulasan positif mengenai kualitas dan kebersihan produk, proses pengambilan keputusan menjadi jauh lebih mudah.

Kepercayaan Dibangun dari Kebiasaan Kecil

Dapur mewah memang menarik dilihat, tetapi bukan faktor utama yang membuat pelanggan loyal. Yang lebih penting adalah konsistensi menjaga kebersihan, transparansi proses produksi, dan keseriusan dalam menerapkan standar keamanan pangan.

WHO juga menekankan bahwa pengawasan keamanan pangan modern semakin berfokus pada pengendalian risiko dan praktik kebersihan yang diterapkan sehari-hari, bukan sekadar tampilan fasilitas produksi.

Bagi pelaku usaha makanan rumahan, kabar baiknya adalah semua langkah tersebut bisa dimulai tanpa modal besar. Dengan menunjukkan praktik yang benar dan konsisten, proses bangun trust bisnis kuliner dapat dilakukan bahkan dari dapur sederhana sekalipun.

Peternak Unggas Dapat Angin Segar, Pemerintah Dorong Konsumsi Ayam dan Telur

0

Pemerintah berupaya menjaga keberlangsungan usaha Peternak Unggas di tengah tekanan harga yang masih terjadi pada komoditas telur dan ayam hidup. Penurunan harga di tingkat produsen dinilai perlu segera diatasi agar tidak berdampak pada kelangsungan usaha peternakan rakyat di berbagai daerah.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan pemerintah tidak ingin harga produk peternakan terus berada di bawah level yang menguntungkan bagi produsen. Menurutnya, kondisi yang saat ini dihadapi Peternak Unggas membutuhkan perhatian khusus karena harga telur dan ayam sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi, Amran menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk membantu menjaga stabilitas harga. Salah satu strategi yang dinilai efektif adalah meningkatkan penyerapan produk peternakan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Program tersebut diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan produk peternakan di dalam negeri. Dengan meningkatnya penyerapan, Peternak Unggas diharapkan memperoleh harga jual yang lebih layak dan sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP) yang telah ditetapkan pemerintah.

Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Peternak Unggas

Amran mengungkapkan pemerintah tengah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar konsumsi telur dan ayam dalam program MBG dapat ditingkatkan. Jika sebelumnya hanya satu kali dalam sepekan, frekuensinya diharapkan bisa bertambah hingga tiga kali dalam seminggu.

Langkah tersebut diyakini dapat menjadi solusi jangka pendek untuk menyerap produksi dalam negeri sekaligus memperkuat posisi Peternak Unggas yang selama ini terdampak fluktuasi harga pasar.

Berdasarkan data Bapanas per 15 Juni 2026, harga ayam broiler di tingkat peternak mulai menunjukkan perbaikan. Rata-rata harga nasional tercatat mencapai Rp22.107 per kilogram, naik dibandingkan hari sebelumnya.

Meski demikian, perbedaan harga antarwilayah masih cukup lebar. Sumatera Selatan menjadi daerah dengan harga ayam hidup terendah, sedangkan Riau mencatat harga tertinggi yang bahkan telah melampaui HAP tingkat peternak.

Untuk komoditas telur ayam ras, harga rata-rata nasional berada di kisaran Rp24.019 per kilogram. Selain memperkuat penyerapan pasar, pemerintah juga membantu Peternak Unggas melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) jagung pakan.

Harga Antam Hari Ini Naik, Investor Logam Mulia Kembali Optimistis

0

Pergerakan harga antam hari ini kembali menjadi perhatian pelaku investasi logam mulia setelah mengalami kenaikan pada perdagangan Rabu pagi. Berdasarkan pembaruan yang dirilis melalui laman resmi Logam Mulia, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp4.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya.

Kenaikan tersebut membuat harga antam hari ini untuk ukuran satu gram berada di level Rp2.733.000. Sementara itu, nilai buyback atau harga pembelian kembali oleh Antam juga mengalami peningkatan menjadi Rp2.514.000 per gram.

Perubahan harga emas ini mencerminkan dinamika pasar yang terus bergerak mengikuti berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi global, nilai tukar mata uang, hingga permintaan investor terhadap aset safe haven. Meski demikian, harga emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan pasar.

Selain memantau pergerakan harga, investor juga perlu memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku dalam setiap transaksi emas batangan. Pemerintah masih menerapkan aturan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017 yang mengatur pembelian maupun penjualan kembali emas.

Bagi pemilik emas yang melakukan transaksi buyback dengan nilai lebih dari Rp10 juta, akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Besaran tarif yang berlaku mencapai 1,5 persen bagi pemegang NPWP dan 3 persen untuk wajib pajak yang tidak memiliki NPWP.

Harga Antam Hari Ini Naik, Berikut Daftar Pecahan Emas Terbaru

Berdasarkan data terbaru, harga antam hari ini untuk pecahan 0,5 gram dipatok Rp1.416.500. Sementara ukuran 2 gram dibanderol Rp5.406.000 dan ukuran 5 gram berada di level Rp13.440.000.

Untuk pecahan yang lebih besar, emas Antam ukuran 10 gram dijual Rp26.825.000, sedangkan ukuran 25 gram mencapai Rp66.937.000. Adapun emas batangan 50 gram dipasarkan seharga Rp133.795.000.

Pada kategori investasi besar, emas ukuran 100 gram dibanderol Rp267.512.000, sementara ukuran 250 gram mencapai Rp668.515.000. Untuk ukuran 500 gram, harganya berada di level Rp1,336 miliar dan ukuran 1 kilogram dipasarkan sekitar Rp2,673 miliar.

Kenaikan harga antam hari ini menunjukkan bahwa minat terhadap instrumen investasi emas masih cukup tinggi. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, logam mulia tetap menjadi salah satu pilihan investasi yang banyak dilirik karena dianggap mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.

Bisnis Jasa Review Semakin Dibutuhkan di Tengah Banyaknya Pilihan Produk

0

Tidak sedikit orang yang memiliki kebiasaan memberikan penilaian terhadap produk yang mereka gunakan sehari-hari. Mulai dari gadget, aplikasi, peralatan rumah tangga, makanan, hingga layanan digital. Menariknya, kebiasaan tersebut sebenarnya bisa berkembang menjadi bisnis jasa review yang menghasilkan pendapatan jika dikelola dengan cara yang tepat. Di Berempat.com, kami melihat semakin banyak peluang usaha yang lahir bukan dari kemampuan memproduksi barang, melainkan dari kemampuan memberikan penilaian, rekomendasi, dan sudut pandang yang membantu orang lain mengambil keputusan.

Fenomena ini semakin relevan karena jumlah pilihan produk yang tersedia saat ini terus bertambah. Konsumen tidak lagi hanya mencari produk terbaik, tetapi juga membutuhkan panduan sebelum membeli. Di sinilah peran orang-orang yang terbiasa melakukan review secara objektif menjadi semakin bernilai.

Menurut data dari BrightLocal Consumer Review Survey, lebih dari 90% konsumen membaca ulasan sebelum membeli produk atau menggunakan layanan tertentu. Sementara laporan dari PowerReviews Research menunjukkan bahwa sebagian besar pembeli online menjadikan ulasan sebagai salah satu faktor utama dalam keputusan pembelian.

Data tersebut menunjukkan bahwa opini dan evaluasi terhadap produk kini memiliki nilai ekonomi yang nyata.

Mengapa Kemampuan Mereview Bisa Menjadi Peluang Bisnis?

Banyak orang mengira review hanya sebatas memberikan pendapat pribadi. Padahal di balik aktivitas tersebut terdapat kemampuan analisis yang cukup berharga.

Seseorang yang terbiasa membandingkan produk biasanya mampu melihat kelebihan, kekurangan, serta kecocokan produk untuk kebutuhan tertentu. Kemampuan ini sangat dibutuhkan oleh individu maupun bisnis yang ingin membuat keputusan lebih tepat.

Sebagai contoh, banyak UMKM yang bingung memilih aplikasi kasir, software akuntansi, alat produksi, hingga strategi pemasaran digital. Mereka sering membutuhkan masukan dari pihak yang telah mencoba berbagai pilihan sebelumnya.

Karena itu, bisnis jasa review tidak selalu harus berbentuk konten media sosial atau video YouTube. Dalam beberapa kasus, layanan tersebut dapat berkembang menjadi konsultasi yang membantu klien menentukan pilihan terbaik berdasarkan kebutuhan mereka.

Dari Review Produk Menjadi Konsultasi yang Bernilai

Perbedaan utama antara reviewer biasa dan konsultan terletak pada cara mereka memberikan solusi.

Reviewer umumnya membahas produk secara umum untuk audiens luas. Sebaliknya, konsultan membantu seseorang menemukan pilihan yang paling sesuai dengan situasi yang dihadapi.

Misalnya, seseorang yang sering mengulas laptop tidak hanya menjelaskan spesifikasi perangkat. Ia juga dapat menawarkan layanan konsultasi bagi mahasiswa, pekerja kreatif, atau pemilik bisnis yang bingung memilih perangkat kerja.

Hal serupa bisa diterapkan pada berbagai bidang lain seperti:

  • Peralatan fotografi.
  • Software bisnis.
  • Peralatan dapur.
  • Produk kecantikan.
  • Perlengkapan olahraga.
  • Teknologi rumah pintar.
  • Aplikasi produktivitas.

Semakin spesifik bidang yang dikuasai, semakin tinggi peluang membangun reputasi sebagai ahli dalam kategori tersebut.

Membangun Bisnis Jasa Review yang Dipercaya

Tantangan terbesar dalam bidang ini bukan mencari produk untuk diulas, melainkan membangun kredibilitas.

Menurut laporan dari Edelman Trust Barometer, kepercayaan menjadi faktor penting yang memengaruhi apakah seseorang akan mengikuti rekomendasi yang diberikan pihak lain.

Karena itu, objektivitas harus menjadi modal utama.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Menjelaskan kelebihan dan kekurangan secara seimbang.
  • Menggunakan produk secara langsung sebelum memberikan penilaian.
  • Menyertakan pengalaman nyata dan studi kasus.
  • Menghindari klaim berlebihan.
  • Fokus pada kebutuhan pengguna, bukan sekadar spesifikasi.

Pendekatan seperti ini membantu membangun reputasi jangka panjang yang jauh lebih berharga dibanding keuntungan sesaat.

Saat Opini Menjadi Aset yang Bisa Dijual

Di era digital, informasi menjadi komoditas yang memiliki nilai tinggi. Banyak orang rela membayar untuk menghindari keputusan yang salah, terutama ketika menyangkut investasi waktu maupun uang.

Inilah alasan mengapa bisnis jasa review memiliki peluang yang menarik. Bukan karena orang ingin mendengar pendapat semata, tetapi karena mereka membutuhkan panduan yang membantu memilih dengan lebih percaya diri.

Menariknya, bisnis ini juga relatif fleksibel. Seseorang bisa memulainya melalui blog, media sosial, newsletter, kanal video, hingga sesi konsultasi pribadi. Seiring bertambahnya pengalaman dan portofolio, layanan yang ditawarkan dapat berkembang menjadi sumber pendapatan yang lebih besar.

Pelarangan Bahan Tambahan pada Produk Tembakau Tuai Penolakan, Industri Khawatir Terpukul

0

Wacana pelarangan bahan tambahan pada produk tembakau yang tengah dibahas dalam Rancangan Keputusan Menteri Kesehatan (RKMK) memicu respons dari berbagai kalangan. Pelaku industri, serikat pekerja, hingga asosiasi usaha menilai kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap sektor usaha dan tenaga kerja yang bergantung pada industri hasil tembakau.

Menurut sejumlah pihak, bahan tambahan pada produk tembakau selama ini menjadi salah satu unsur penting yang membedakan karakter setiap merek. Penggunaan mentol, pemanis, maupun ekstrak tertentu dinilai berperan dalam menciptakan cita rasa dan aroma khas yang menjadi identitas produk di pasar.

Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman–SPSI, Henry Wardana, menilai aturan yang terlalu ketat terhadap industri legal justru berisiko mendorong pertumbuhan rokok ilegal. Ia mengingatkan bahwa produk ilegal sering kali tidak memiliki standar yang jelas terkait bahan baku maupun proses produksinya.

Henry menegaskan pemerintah perlu mempertimbangkan dampak ekonomi secara menyeluruh sebelum menetapkan kebijakan baru. Menurutnya, keseimbangan antara aspek kesehatan dan keberlangsungan lapangan kerja harus menjadi perhatian utama.

Bahan Tambahan pada Produk Tembakau Dinilai Punya Peran Penting

Ia menambahkan, pembatasan terhadap bahan tambahan di rokok tembakau dapat memengaruhi preferensi konsumen. Jika produk legal kehilangan karakter rasa yang selama ini diminati, sebagian konsumen dikhawatirkan beralih ke produk ilegal yang masih menawarkan variasi serupa.

Pandangan senada disampaikan Ketua Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo), Benny Wachjudi. Ia menjelaskan bahwa setiap produsen memiliki formulasi berbeda untuk menghasilkan aroma dan rasa tertentu yang menjadi daya tarik utama bagi konsumen.

Menurut Benny, larangan terhadap bahan tambahan pada produk tembakau tidak hanya berdampak pada rokok konvensional, tetapi juga berpotensi memengaruhi industri rokok elektronik. Ia menilai kebijakan tersebut dapat mengganggu keberlangsungan usaha yang selama ini berkembang dengan mengandalkan inovasi produk.

Selain itu, Benny mengingatkan bahwa regulasi yang berlaku saat ini masih memberikan ruang bagi penggunaan bahan tambahan yang telah terbukti aman secara ilmiah dan memenuhi standar food grade. Karena itu, ia berharap pemerintah melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan final.

Pelaku industri berharap proses penyusunan regulasi dilakukan secara terbuka dan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. Dengan demikian, kebijakan terkait bahan tambahan pada produk tembakau dapat menghasilkan solusi yang seimbang antara kepentingan kesehatan masyarakat dan keberlanjutan sektor usaha.

Meredanya Konflik Timur Tengah Dorong Pemulihan Pasar Kripto

0

Optimisme terhadap pemulihan pasar kripto kembali menguat setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah mereda. Kesepakatan awal yang dicapai Amerika Serikat dan Iran untuk mengakhiri konflik serta membuka kembali Selat Hormuz menjadi katalis positif yang mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk mata uang kripto.

Membaiknya situasi global membuat pelaku pasar mulai meninggalkan sikap defensif yang mendominasi beberapa pekan terakhir. Investor kembali memburu instrumen dengan potensi imbal hasil tinggi setelah ketidakpastian yang sempat membayangi pasar internasional menunjukkan tanda-tanda mereda.

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian, mengatakan perkembangan tersebut memberikan dorongan kuat terhadap pemulihan pasar kripto. Menurutnya, saat risiko geopolitik berkurang, investor cenderung meningkatkan alokasi dana pada aset yang memiliki volatilitas tinggi seperti Bitcoin dan berbagai aset digital lainnya.

Dampak positif langsung terlihat pada pergerakan harga Bitcoin yang sempat menembus level 65.900 dolar AS pada perdagangan Senin. Berdasarkan data CoinMarketCap, aset kripto terbesar di dunia itu bergerak di kisaran 63.900 hingga 65.900 dolar AS atau naik sekitar 2 persen dalam sehari.

Kenaikan tersebut membuat Bitcoin berada hampir 8 persen di atas titik terendahnya pekan lalu yang sempat turun di bawah level 60.900 dolar AS. Kondisi ini semakin memperkuat sinyal pemulihan pasar kripto setelah periode tekanan yang cukup panjang akibat sentimen global.

Pemulihan Pasar Kripto Didukung Sentimen Global yang Membaik

Selain Bitcoin, sejumlah aset digital utama lainnya juga mencatatkan performa positif. Ethereum naik sekitar 5,1 persen menjadi 1.758 dolar AS, sementara Solana menguat 6,6 persen ke level 72,6 dolar AS. XRP turut mengalami kenaikan sebesar 7,1 persen dan diperdagangkan di kisaran 1,2 dolar AS.

Di kelompok aset berkapitalisasi besar, Hyperliquid (HYPE) menjadi salah satu yang mencuri perhatian setelah melonjak sekitar 11,6 persen hingga mencapai 67,8 dolar AS.

Penguatan tersebut terjadi bersamaan dengan membaiknya sentimen risiko global. Pemulihan pasar kripto juga didukung oleh turunnya harga minyak mentah Brent lebih dari 4 persen setelah pasar menilai ancaman gangguan pasokan energi mulai berkurang.

Meredanya ketegangan geopolitik turut mendorong investor kembali masuk ke berbagai instrumen investasi yang sebelumnya ditinggalkan akibat tingginya ketidakpastian. Situasi ini menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi aset digital untuk bergerak menguat.

Tidak hanya aset kripto, pasar saham Asia dan kontrak berjangka indeks saham Amerika Serikat juga bergerak di zona hijau. Kondisi tersebut menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelaku pasar terhadap prospek ekonomi global dalam jangka pendek.

Kesepakatan AS dan Iran Masuki Tahap Akhir, Rupiah Tancap Gas Pelan-Pelan!

0

Harapan pasar terhadap Kesepakatan AS dan Iran memberikan sentimen positif bagi pergerakan nilai tukar rupiah pada awal pekan. Mata uang Garuda tercatat menguat terhadap dolar Amerika Serikat setelah pelaku pasar merespons perkembangan terbaru hubungan diplomatik kedua negara yang dinilai berpotensi meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Pada perdagangan Senin pagi, rupiah menguat sekitar 82 poin atau 0,46 persen ke level Rp17.778 per dolar AS. Posisi tersebut lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di kisaran Rp17.860 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai penguatan rupiah didorong oleh meningkatnya optimisme investor terhadap peluang tercapainya Kesepakatan AS dan Iran. Kondisi tersebut memicu perubahan sentimen pasar dari sikap hati-hati menjadi lebih berani mengambil risiko.

Menurutnya, membaiknya prospek perdamaian di Timur Tengah turut menekan indeks dolar AS dan mendorong aliran dana kembali masuk ke aset-aset di negara berkembang. Selain itu, harga minyak mentah dunia juga mulai bergerak turun seiring berkurangnya kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global.

Laporan yang beredar menyebutkan bahwa proses negosiasi antara Washington dan Teheran menunjukkan perkembangan positif. Bahkan, Kesepakatan AS dan Iran disebut telah memasuki tahap akhir dan berpeluang segera difinalisasi dalam waktu dekat.

Kesepakatan AS dan Iran Dorong Sentimen Positif Pasar

Informasi tersebut diperkuat oleh pemberitaan media Iran yang menyebutkan bahwa dokumen kesepahaman kedua negara nantinya akan memperoleh legitimasi melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Langkah tersebut dipandang sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih stabil setelah bertahun-tahun diwarnai ketegangan politik dan ekonomi.

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengungkapkan bahwa rancangan nota kesepahaman antara kedua negara telah selesai disusun. Dokumen itu dijadwalkan ditandatangani di Swiss pada 19 Juni 2026.

Jika benar terealisasi, Kesepakatan AS dan Iran diperkirakan akan membawa dampak luas terhadap pasar global. Selain meningkatkan kepercayaan investor, kesepakatan tersebut juga berpotensi memperkuat stabilitas kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat perhatian dunia.

Tak hanya itu, Kesepakatan AS dan Iran juga dikabarkan mencakup rencana pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi urat nadi perdagangan minyak dunia. Perkembangan tersebut menjadi faktor yang terus dicermati pelaku pasar karena berpengaruh langsung terhadap harga energi dan arah pergerakan mata uang global.

Dengan meredanya tensi geopolitik, pelaku pasar berharap kondisi ekonomi internasional menjadi lebih stabil. Situasi ini dapat membuka peluang penguatan lebih lanjut bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, yang selama ini cukup sensitif terhadap perubahan sentimen global.

Pengesahan UU P2SK Buka Peluang Pertumbuhan Kripto Berkelanjutan

0

Upaya menciptakan pertumbuhan kripto berkelanjutan di Indonesia dinilai semakin mendapatkan dukungan setelah DPR RI mengesahkan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK). Regulasi baru tersebut diyakini dapat memperkuat fondasi industri aset digital sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem kripto nasional.

CEO Tokocrypto Calvin Kizana menyambut positif pengesahan revisi UU P2SK yang dinilai menjadi langkah strategis dalam memperbaiki tata kelola industri aset kripto. Menurutnya, keberadaan regulasi yang lebih kuat akan membantu menciptakan iklim usaha yang sehat dan mendukung pertumbuhan kripto berkelanjutan dalam jangka panjang.

Meski demikian, Calvin menegaskan bahwa pelaku industri masih menunggu rincian aturan yang telah disahkan. Kejelasan mengenai implementasi kebijakan dinilai penting agar proses penyesuaian berjalan lancar tanpa menimbulkan ketidakpastian bagi pelaku usaha maupun investor.

Ia menambahkan, industri kripto membutuhkan regulasi yang tidak hanya tegas, tetapi juga mampu mengikuti perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Dengan demikian, inovasi tetap dapat tumbuh tanpa mengabaikan aspek perlindungan konsumen dan pengawasan.

Regulasi Dinilai Jadi Kunci Pertumbuhan Kripto Berkelanjutan

Menurut Calvin, kolaborasi antara regulator dan pelaku industri menjadi faktor penting dalam mewujudkan pertumbuhan kripto berkelanjutan. Tokocrypto, kata dia, siap bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan penerapan regulasi berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh ekosistem.

Sebelumnya, DPR RI resmi mengesahkan revisi UU P2SK dalam rapat paripurna pada awal Juni 2026. Perubahan tersebut mencakup berbagai sektor keuangan, termasuk penguatan pengaturan terhadap aset keuangan digital dan aset kripto.

Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto OJK, Adi Budiarso, menjelaskan bahwa OJK telah terlibat dalam proses pembahasan substansi aturan tersebut bersama pemerintah sebelum disahkan.

Setelah regulasi berlaku, OJK akan menjalankan fungsi pengawasan, perlindungan konsumen, pengaturan, hingga penegakan hukum di sektor aset digital. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kepastian hukum yang lebih baik dan mendukung pertumbuhan kripto di Indonesia.

Pelaku industri pun berharap aturan turunan yang jelas, mekanisme pengawasan yang transparan, serta komunikasi yang terbuka antara regulator dan industri dapat menjadi fondasi penting untuk mempercepat pertumbuhan kripto berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing industri aset digital nasional.

Menciptakan Brand yang Diingat Tidak Selalu Berawal dari Logo atau Slogan Loh!

0

Dalam upaya menciptakan brand yang diingat, banyak bisnis menghabiskan waktu dan biaya untuk membuat logo, slogan, hingga kampanye pemasaran yang kreatif. Namun ada satu hal menarik yang sering muncul secara alami dari pelanggan, yaitu julukan atau “nama panggilan” untuk sebuah bisnis. Berempat.com melihat fenomena ini sebagai salah satu bentuk branding yang sering luput diperhatikan, padahal dampaknya bisa sangat besar terhadap daya ingat pelanggan.

Coba perhatikan lingkungan sekitar. Ada warung yang lebih dikenal dengan sebutan “warung nasi jumbo”, toko fotokopi yang dijuluki “fotokopi depan kampus”, atau kedai kopi yang dikenal sebagai “kopi pojokan”. Julukan-julukan tersebut sering kali lebih mudah diingat dibanding nama resmi bisnisnya.

Menariknya, nama panggilan semacam ini tidak lahir dari rapat pemasaran atau strategi branding yang rumit. Sebaliknya, julukan tersebut muncul karena pelanggan menemukan ciri khas yang paling melekat dari sebuah usaha.

Dalam dunia pemasaran, kondisi ini berkaitan dengan konsep brand recall, yaitu kemampuan konsumen mengingat sebuah merek saat membutuhkan produk atau layanan tertentu. Menurut laporan dari Nielsen Global Trust in Advertising, merek yang lebih mudah diingat memiliki peluang lebih besar untuk dipilih konsumen dibanding merek yang kurang familiar. Karena itulah, bisnis yang memiliki identitas kuat cenderung lebih mudah bertahan dalam persaingan.

Julukan Pelanggan Bisa Menjadi Identitas yang Kuat

Banyak pelaku usaha berusaha menjelaskan keunggulan bisnis mereka melalui berbagai promosi. Namun pelanggan sering menyederhanakan semua informasi tersebut menjadi satu karakteristik yang paling mudah diingat.

Misalnya, sebuah toko bisa dikenal sebagai tempat dengan pelayanan tercepat. Restoran bisa dikenal sebagai tempat dengan porsi terbesar. Sementara toko online bisa terkenal karena pengirimannya yang sangat cepat.

Julukan yang muncul dari pelanggan biasanya berakar dari pengalaman nyata. Karena berasal dari persepsi konsumen, julukan tersebut sering kali terasa lebih autentik dibanding slogan yang dibuat sendiri oleh bisnis.

Inilah alasan mengapa menciptakan brand yang diingat tidak selalu harus dimulai dari kampanye besar. Terkadang, identitas yang paling kuat justru lahir dari pengalaman pelanggan yang konsisten.

Jika banyak pelanggan menyebut bisnis dengan julukan yang sama, hal itu menunjukkan bahwa bisnis telah berhasil menanamkan satu asosiasi yang jelas di benak pasar.

Mengapa Julukan Lebih Mudah Menempel di Ingatan?

Otak manusia cenderung lebih mudah mengingat sesuatu yang sederhana dan spesifik.

Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh Harvard Business Review mengenai brand perception, konsumen lebih mudah mengingat merek yang memiliki asosiasi tunggal yang kuat dibanding merek yang mencoba dikenal karena terlalu banyak hal sekaligus.

Sebagai contoh, pelanggan mungkin lupa nama resmi sebuah toko, tetapi mereka tetap ingat “toko yang selalu buka sampai malam” atau “tempat servis laptop yang cepat”.

Julukan seperti itu bekerja karena memberikan gambaran yang jelas tentang manfaat atau karakter bisnis.

Ketika pelanggan kembali membutuhkan produk atau layanan tertentu, asosiasi tersebut muncul lebih dulu dalam ingatan mereka.

Cara Memanfaatkan Julukan Pelanggan untuk Branding

Jika bisnis mulai memiliki julukan yang sering digunakan pelanggan, jangan langsung mengabaikannya. Justru hal tersebut bisa menjadi petunjuk penting tentang bagaimana pasar memandang usaha yang dijalankan.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Mengamati sebutan yang sering muncul di ulasan atau komentar pelanggan.
  • Memahami alasan di balik julukan tersebut.
  • Memperkuat keunggulan yang menjadi sumber munculnya julukan.
  • Menggunakannya sebagai inspirasi dalam strategi komunikasi dan pemasaran.

Sebagai contoh, jika pelanggan sering menyebut sebuah usaha sebagai “tempat cetak kilat”, maka kecepatan layanan dapat dijadikan bagian utama dari identitas brand.

Dengan cara ini, bisnis tidak sedang menciptakan persepsi baru, melainkan memperkuat persepsi yang sudah terbentuk secara alami.

Menciptakan Brand yang Diingat Berawal dari Pengalaman Pelanggan

Banyak bisnis terlalu fokus pada bagaimana mereka ingin dikenal, tetapi kurang memperhatikan bagaimana mereka sebenarnya dikenal oleh pelanggan.

Padahal persepsi pelanggan sering kali menjadi aset branding yang sangat berharga. Menurut data dari Edelman Trust Barometer, rekomendasi dan pengalaman nyata dari konsumen tetap menjadi salah satu faktor yang paling memengaruhi kepercayaan terhadap sebuah bisnis.

Karena itu, menciptakan brand yang diingat bukan hanya soal membuat nama yang menarik atau logo yang unik. Yang lebih penting adalah menghadirkan pengalaman yang konsisten hingga pelanggan secara sukarela mengasosiasikan bisnis dengan sesuatu yang spesifik.