Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 122

Jakarta Sneakers Day Jadi Gerbang Brand Lokal ke Dunia, Pemerintah Beri Apresiasi!

0

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, memberikan apresiasi terhadap perhelatan Jakarta Sneakers Day (JSD) yang sukses menjadi ajang strategis bagi produk-produk lokal menembus pasar mancanegara. Irene menekankan pentingnya platform promosi seperti JSD untuk mengangkat daya saing merek lokal agar mampu berdiri sejajar dengan produk internasional.

“Saya sangat bangga melihat begitu banyak pelaku usaha lokal mendapatkan panggung di JSD. Ini menjadi bukti nyata bahwa brand-brand dalam negeri kita memiliki kapasitas untuk bersaing secara global,” ujar Irene saat menghadiri acara yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu, 15 Februari 2025.

Gelaran JSD yang telah eksis sejak 2016 itu dikenal sebagai festival yang merayakan budaya sneakers serta berbagai subkultur kreatif yang menyertainya. Tahun ini, JSD menghadirkan sebanyak 109 booth dengan dominasi 80 persen brand asli Indonesia.

Dukungan Publik Diharapkan Kian Menguat

Irene berharap ke depannya, semakin banyak masyarakat yang terlibat aktif dalam mendukung ekosistem kreatif tanah air dengan cara mengunjungi event-event seperti JSD. Menurutnya, keterlibatan publik akan membuka jalan lebih lebar bagi pelaku usaha lokal untuk bertumbuh.

“Saya berharap masyarakat makin antusias menghadiri acara semacam ini. Dengan begitu, produk lokal akan semakin dikenal luas, dan pelaku industri kreatif kita mendapat kesempatan berkembang lebih pesat,” tutur Irene.

Dominasi Brand Lokal Jadi Sinyal Positif

Co-Founder Infia sekaligus penggagas Jakarta Sneakers Day, Andrey Noelfry, turut mengungkapkan rasa optimisnya melihat dominasi brand lokal dalam JSD tahun ini. Menurut Andrey, pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa industri sneakers dalam negeri sedang melaju pesat.

“Antusiasme brand lokal luar biasa tahun ini. Dengan ruang yang lebih besar, banyak pelaku usaha dalam negeri yang ingin berpartisipasi. Komposisi tenant lokal mencapai 80 persen, membuktikan bahwa Indonesia berpotensi menjadi pusat sneakers lokal terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Andrey.

Lebih lanjut, Andrey berharap pemerintah, khususnya Kemenparekraf, terus memperkuat dukungannya agar industri kreatif ini bisa menjangkau audiens lebih luas, termasuk memperkenalkan brand lokal ke berbagai daerah di Indonesia.

“Melalui event seperti JSD ini, kita bisa melihat bahwa brand sneakers lokal mampu mendominasi pasar dalam negeri dan punya peluang besar menembus pasar internasional. Kami berharap pemerintah dapat lebih aktif memberikan dukungan, terutama dalam membantu memperkenalkan merek-merek lokal ke pasar yang lebih luas,” pungkasnya.

Jumlah SPKLU Melonjak 299%, PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

0

PLN mempercepat pengembangan sarana pendukung kendaraan listrik demi memberikan kenyamanan optimal bagi pemilik electric vehicle (EV) di seluruh Indonesia. Selama tahun 2024, jumlah fasilitas pengisian daya yang disediakan PLN meroket drastis. Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tumbuh hingga 299%, dari 1.081 unit pada 2023 menjadi 3.233 unit di 2024.

Tak hanya itu, layanan Home Charging Services (HCS) mengalami lonjakan signifikan hingga 302%, dari 9.393 unit pada 2023 menjadi 28.356 unit pada 2024. PLN juga memperluas keberadaan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU), yang kini mencapai 9.956 unit demi memperkuat keberlangsungan ekosistem EV di Indonesia.

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun fondasi kuat bagi ekosistem kendaraan listrik. Langkah ini merupakan bagian dari misi besar mencapai Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Sebagai perusahaan energi nasional, PLN sepenuhnya mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Pengadaan infrastruktur yang merata menjadi kunci agar masyarakat merasa nyaman beralih ke kendaraan ramah lingkungan,” ujar Darmawan.

Lonjakan Transaksi Pengisian Listrik

Selain bertambahnya jumlah fasilitas, aktivitas pengisian daya kendaraan listrik juga menunjukkan peningkatan tajam sepanjang 2024. Tercatat, transaksi pengisian daya di SPKLU meningkat 337% menjadi 402.509 kali dibandingkan 2023 yang hanya mencapai 119.600 kali.

Konsumsi listrik oleh kendaraan listrik melalui SPKLU melesat 370%, dari 2,4 juta kWh pada 2023 menjadi 9,1 juta kWh di 2024. Pemakaian listrik dari SPLU bertambah 176% menjadi 12,8 juta kWh, sementara penggunaan HCS melonjak 403% menjadi 11,8 juta kWh.

“Infrastruktur yang semakin lengkap ini membawa kenyamanan lebih bagi pengguna kendaraan listrik. Antusiasme masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik terus meningkat, seiring berkembangnya sarana pendukung,” terang Darmawan.

Penguatan di Jalur Strategis

Untuk mendukung mobilitas pengguna EV, PLN juga memperbanyak SPKLU di titik-titik vital. Khususnya di jalur Trans Jawa dan Trans Sumatra, kini tersedia 500 SPKLU di 297 lokasi.

“Fasilitas ini kami bangun berdasarkan analisis kebutuhan pengguna. Kami ingin memastikan perjalanan masyarakat dengan EV berlangsung tanpa hambatan,” jelas Darmawan.

Tak berhenti di situ, PLN menghadirkan aplikasi PLN Mobile untuk memperkaya layanan bagi pemilik kendaraan listrik. Aplikasi ini dilengkapi fitur Trip Planner yang memudahkan pengguna merencanakan perjalanan, mencakup informasi lokasi SPKLU, estimasi jarak tempuh, hingga kebutuhan pengisian daya.

“Dengan penyebaran fasilitas pengisian daya yang makin merata dan dukungan teknologi, kami berharap masyarakat semakin percaya diri menggunakan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari,” tutup Darmawan.

Pengemudi Ojol Ancam Off Bid Massal, Desak Keadilan Upah dan Hak Pekerja!

0

Ribuan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) berencana menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran pada Senin (17/2/2025). Aksi ini dilatarbelakangi desakan agar pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap hak-hak pekerja transportasi berbasis aplikasi, termasuk Tunjangan Hari Raya (THR).

Ketua SPAI, Lily Pujiati, mengonfirmasi bahwa aksi tersebut dijadwalkan dimulai pukul 10.00 WIB di depan Kantor Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) di Jakarta. Diperkirakan sekitar 500 hingga 1.000 pengemudi ojol akan turun ke jalan menyuarakan aspirasi mereka.

“Kami akan berkumpul sejak pukul 10 pagi hingga selesai. Para pengemudi ojol dari berbagai daerah turut berpartisipasi dalam aksi ini,” ungkap Lily saat dihubungi, Minggu (16/2/2025).

Imbauan Off Bid Nasional untuk Ojol

Sebagai bagian dari aksi tersebut, Lily mengimbau seluruh pengemudi ojol untuk melakukan aksi “off bid” atau berhenti menerima order selama aksi berlangsung. Ajakan ini tidak hanya berlaku di Jakarta, melainkan juga di berbagai daerah lain seperti Sukabumi, Dumai, Pontianak, dan Pangkal Pinang.

“Kami sudah menginstruksikan rekan-rekan untuk off bid pada 17 Februari. Ini aksi serentak sebagai bentuk solidaritas,” jelasnya.

Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan pengemudi terhadap sistem kemitraan yang dinilai merugikan mereka. Lily menyoroti fleksibilitas kemitraan yang dijadikan dalih oleh perusahaan platform untuk menghindari kewajiban memberikan hak-hak pekerja, seperti THR, upah layak, dan jaminan kesejahteraan.

“Platform digital meraup keuntungan besar, sementara pengemudi hanya mendapat upah minim dan dibebani jam kerja yang melebihi batas wajar. Mereka tidak mendapatkan hak-hak normatif seperti upah lembur, cuti haid, cuti melahirkan, dan batas waktu kerja yang manusiawi,” papar Lily.

Lily menegaskan, pemerintah harus hadir untuk mengatasi ketidakadilan ini. Ia meminta Kemenaker segera merumuskan kebijakan yang melindungi hak-hak pengemudi ojol, taksol, dan kurir sebagai pekerja sektor informal yang telah memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian.

“Kebijakan yang berpihak pada pengemudi sangat penting. Negara tidak boleh membiarkan perusahaan platform terus memperkaya diri dengan mengorbankan kesejahteraan pengemudi,” ujarnya.

Eksploitasi Jam Kerja bagi Ojol

Lebih jauh, Lily mengungkapkan bahwa praktik algoritma yang digunakan perusahaan platform kerap memaksa pengemudi untuk bekerja jauh melebihi jam kerja normal. Banyak pengemudi terpaksa bekerja hingga 17 jam sehari demi mendapatkan penghasilan yang mencukupi.

“Karena pendapatan per order tidak menentu dan terus ditekan, pengemudi dipaksa bekerja lebih lama. Hal ini tidak sehat, baik untuk fisik maupun mental mereka,” tegasnya.

Selain itu, Lily juga menyoroti persaingan tidak sehat di antara perusahaan platform. Masing-masing berlomba menawarkan tarif murah untuk menarik pelanggan, namun dampaknya justru merugikan pengemudi. Pendapatan yang semakin kecil membuat kesejahteraan pengemudi terpuruk.

“Insentif yang diberikan perusahaan hanya ilusi. Itu justru mendorong pengemudi bekerja tanpa henti, karena jika berhenti, penghasilan mereka makin turun. Ini eksploitasi yang harus dihentikan,” pungkasnya.

Melalui aksi ini, para pengemudi berharap suara mereka didengar oleh pemerintah dan perusahaan platform. Keseimbangan antara keuntungan perusahaan dan kesejahteraan pekerja menjadi tujuan utama yang mereka perjuangkan.

Peluang Bisnis Parfum, Apakah Masih Menggoda di Tahun-Tahun Mendatang?

Parfum itu udah kayak bagian dari gaya hidup banyak orang. Rasanya kurang lengkap kalau keluar rumah nggak semprot wangi-wangian dulu. Tapi, pernah kepikiran nggak sih, apakah peluang bisnis parfum ini masih punya masa depan yang cerah? Kalau kamu lagi mikir-mikir buat terjun ke dunia ini, yuk ikut Berempat.com membahasnya.

Parfum Nggak Pernah Kehabisan Pemakai

Coba deh, lihat sekeliling. Kayaknya hampir semua orang pakai parfum, kan? Dari yang murah meriah sampai yang mahal banget, semua punya pasarnya sendiri. Ini jadi bukti kalau kebutuhan akan parfum itu bakal terus ada. Orang semakin sadar pentingnya tampil wangi dan percaya diri. Bahkan, tren parfum makin berkembang, bukan cuma soal wangi yang enak, tapi juga jadi identitas diri.

Perkembangan Tren Parfum

Dulu parfum ya cuma buat bikin wangi, sekarang beda ceritanya. Ada parfum khusus buat relaksasi, ada yang aromanya unik banget sampai bisa jadi ciri khas seseorang. Belum lagi tren parfum lokal yang makin naik daun. Banyak brand lokal bermunculan dengan kualitas yang nggak kalah sama merek luar.

Bisnis Parfum di Masa Depan, Masih Cerah Nggak?

Kalau ngomongin prospek, peluang di bisnis parfum termasuk yang cukup stabil. Kenapa? Karena orang akan selalu butuh produk yang bikin mereka wangi dan percaya diri. Ditambah lagi, pasar parfum makin luas. Bukan cuma kalangan atas, anak-anak muda juga mulai suka koleksi parfum sesuai mood dan aktivitas mereka.

Selain itu, sekarang mulai banyak permintaan parfum custom atau parfum refill yang lebih ramah kantong. Ini jadi peluang besar buat kamu yang pengin mulai bisnis parfum dengan modal yang lebih terjangkau.

Apa yang Bisa Kamu Lakukan Kalau Mau Mulai?

  1. Belajar Bikin Parfum Jangan takut buat belajar! Sekarang banyak kok kelas online atau workshop pembuatan parfum. Kamu bisa mulai dari racikan simpel dulu.
  2. Mulai dari Kecil Kamu bisa coba bikin tester dulu atau jual parfum refill. Selain lebih murah, ini juga ngebantu kamu tahu selera pasar sebelum produksi besar-besaran.
  3. Pakai Media Sosial Promosiin produkmu lewat Instagram, TikTok, atau marketplace. Video unboxing, review aroma, sampai tips pakai parfum bisa jadi konten menarik buat naikin penjualan.

Jadi, bisnis parfum di masa depan masih prospek banget. Selama orang butuh tampil wangi dan percaya diri, peluang bisnis ini bakal terus ada. Yang penting, kamu harus jeli sama tren dan selera pasar. Siapa tahu, parfum racikanmu nanti jadi favorit banyak orang.

Prabowo Upayakan Penurunan Harga Tiket Pesawat dan Ongkos Haji!

0

Presiden Prabowo Subianto menggarisbawahi tekad pemerintah untuk mengupayakan penurunan biaya sejumlah kebutuhan vital masyarakat. Fokus utamanya tertuju pada harga tiket pesawat domestik serta biaya penyelenggaraan ibadah haji yang dinilai masih memberatkan rakyat.

Dalam peringatan HUT ke-17 Partai Gerindra yang berlangsung pada Sabtu (15/2/2025), Prabowo menginstruksikan agar kedua komponen biaya tersebut dapat diturunkan. Ia menegaskan bahwa kebijakan ini menjadi bagian dari citra pemerintahannya yang berpihak pada rakyat kecil.

“Saya ingin rakyat merasakan dampak nyata dari kepemimpinan ini. Harga tiket pesawat harus bisa lebih murah. Kalau bisa diturunkan lagi, tentu lebih baik,” ujar Prabowo dalam pidatonya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti besarnya ongkos perjalanan ibadah haji yang setiap tahunnya terus meningkat. Prabowo meminta Menteri Agama dan pihak terkait untuk mengkaji kemungkinan pengurangan biaya.

“Saya ingin memastikan ongkos haji lebih terjangkau. Kalau bisa, ditekan lagi supaya rakyat lebih mudah menunaikan ibadah,” tambahnya.

Selain itu, Harga Gabah Petani Juga Jadi Perhatian Khusus!

Meski begitu, Prabowo memberikan catatan khusus terkait harga hasil pertanian. Menurutnya, harga gabah harus justru dinaikkan agar petani dapat memperoleh kesejahteraan yang lebih baik.

“Yang boleh naik justru harga gabah. Petani kita harus mendapat perhatian lebih,” tegasnya.

Menindaklanjuti arahan tersebut, jajaran kementerian bergerak cepat. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengonfirmasi telah menggelar pertemuan lintas kementerian guna merumuskan strategi penurunan harga tiket pesawat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran 2025.

Koordinasi Lintas Kementerian untuk Penurunan Harga

“Kami tengah membahas kemungkinan adanya potongan tarif tiket penerbangan. Koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan agar kebijakan ini dapat mengakomodasi kepentingan masyarakat sekaligus menjaga keberlangsungan sektor penerbangan,” ungkap Dudy dalam pernyataan resmi, Sabtu (15/2/2025).

Dudy mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah menteri, termasuk Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Menteri BUMN, Menteri Agama, serta beberapa instansi lainnya. Diskusi intensif juga dilakukan dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Perdagangan, dan Kementerian Komunikasi dan Digital.

Langkah antisipatif terus disiapkan untuk mengamankan kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini. Kemenhub telah memulai survei pemetaan pergerakan masyarakat selama periode liburan, menguji kelayakan sarana transportasi, hingga menyusun kebijakan teknis demi memastikan pelayanan yang aman dan lancar.

“Kami berupaya agar seluruh proses transportasi saat Lebaran nanti berjalan tanpa hambatan. Semua pihak kami libatkan dalam persiapan ini,” kata Dudy.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir sempat memberikan sinyal terkait keberlanjutan program diskon tiket pesawat saat Lebaran. Kebijakan serupa dinilai sukses membantu masyarakat pada masa liburan Natal dan Tahun Baru 2024.

“Pengalaman saat Nataru lalu cukup berhasil menurunkan harga tiket hingga 10 persen. Kami mulai berbicara lagi untuk penerapan kebijakan serupa di Lebaran nanti,” ujar Erick di Jakarta.

Pemerintah Pastikan UMKM Tetap Tangguh di Tengah Pengetatan Anggaran!

0

Pemerintah menegaskan upaya penguatan sektor UMKM tetap menjadi prioritas meskipun kebijakan pengetatan anggaran direncanakan untuk tahun fiskal 2025. Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, memastikan bahwa daya saing UMKM harus terus dijaga agar mampu bertahan dan berkembang.

Dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI pada Rabu (12/2), Maman menguraikan strategi adaptif yang akan diterapkan guna mengamankan pertumbuhan UMKM di tengah keterbatasan anggaran. Beberapa langkah di antaranya adalah penataan ulang skema penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR), sinergi lintas instansi, hingga pembentukan holding UMKM untuk memperkuat posisi produk lokal di pasar.

Evaluasi Menyeluruh atas Program KUR

Maman menyoroti perlunya pembenahan dalam distribusi program KUR yang selama ini dinilai berjalan stagnan. Menurutnya, proses penyaluran dana masih dihadapkan pada kendala teknis seperti syarat agunan yang memberatkan pelaku usaha kecil serta kuota pencairan yang cepat habis.

“KUR ini program yang sangat baik, tetapi butuh pengawasan lebih ketat. Sering kali penyaluran dana tidak disertai evaluasi komprehensif, sehingga menyulitkan banyak UMKM untuk mengakses pembiayaan. Kami ingin memastikan pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo nanti, penyaluran KUR lebih efektif dan tepat sasaran,” ujar Maman.

Sebagai solusi, Maman merancang sistem pemantauan distribusi KUR yang akan dievaluasi setiap dua bulan. Proses ini juga akan melibatkan Komisi VII DPR RI sebagai mitra pengawasan untuk menjamin pemerataan akses bagi pelaku UMKM hingga ke pelosok negeri.

Penguatan SDM Lewat Kolaborasi Pelatihan

Selain aspek pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Maman mengungkapkan rencana sinergi dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memanfaatkan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pelatihan bagi pelaku UMKM.

“Kami memilih pendekatan optimalisasi sarana yang ada ketimbang membangun infrastruktur baru. BLK yang tersebar di seluruh wilayah akan dijadikan tempat pelatihan praktis, agar UMKM bisa lebih cepat beradaptasi dan meningkatkan keterampilan mereka,” jelas Maman.

Maman juga mendorong perusahaan besar dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) agar melibatkan UMKM sebagai mitra bisnis berkelanjutan, bukan sekadar objek kegiatan tanggung jawab sosial (CSR). Menurutnya, integrasi dalam rantai pasok industri akan memperkuat konektivitas dan meningkatkan peluang UMKM untuk naik kelas.

“Kolaborasi business to business harus menjadi arah baru. UMKM perlu diberdayakan sebagai bagian integral dalam ekosistem industri besar agar kemitraan berjalan secara konsisten,” tegasnya.

Adaptasi Pengusaha UMKM di Era Digital

Menyikapi percepatan digitalisasi, Maman mendorong pelaku UMKM untuk lebih aktif memanfaatkan platform e-commerce sebagai sarana pemasaran. Namun, ia mencatat adanya keluhan terkait lonjakan biaya promosi digital yang kini mencapai 8-12 persen, jauh di atas kisaran sebelumnya yang hanya sekitar 2 persen.

“Kami terus mendorong UMKM agar akrab dengan teknologi digital. Tapi, di sisi lain, diperlukan regulasi yang bisa menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis e-commerce dan keberpihakan terhadap UMKM,” tutur Maman.

Menanggapi serbuan produk impor, khususnya dari China, Maman menilai peningkatan daya produksi lokal menjadi solusi jangka panjang. Ia menggagas pembentukan klaster produksi berbasis holding UMKM sebagai langkah strategis untuk mencapai skala produksi besar dengan harga yang lebih kompetitif.

“Kita tidak bisa asal menutup akses digital bagi produk impor. Yang harus kita lakukan adalah memastikan UMKM bisa memproduksi barang berkualitas dengan biaya yang lebih efisien,” ujarnya.

Komisi VII DPR RI menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah strategis Kementerian UMKM. Ketua Komisi VII, Saleh Partaonan Daulay, menaruh harapan agar Maman beserta jajarannya mampu mengatasi tantangan terbatasnya anggaran melalui kreativitas dan inovasi dalam melayani pelaku UMKM.

“Kami percaya Pak Maman adalah figur yang tangguh. Dengan semangat itu, kami yakin beliau mampu menjalankan tugas dengan baik, meskipun di tengah kondisi anggaran yang terbatas,” pungkas Saleh.

Santai di Rumah, Hobi Jalan, Duit Datang! Intip Peluang Bisnis Rumahan Ini

Siapa sih yang nggak pengin punya usaha sendiri di rumah, sambil ngerjain hal yang kita suka? Apalagi kalau hobi kita ternyata bisa jadi sumber penghasilan. Rasanya pasti asik banget, kan? Ngerjain sesuatu yang kita enjoy, tapi tetap dapet duit. Nah, bisnis rumahan berbasis hobi ini bisa jadi pilihan buat kamu yang pengin mulai usaha kecil-kecilan tanpa harus keluar rumah. Yuk, kali ini Berempat.com akan membahasnya lebih dalam.

Kenapa Bisnis dari Hobi Itu Seru Banget?

Pertama, karena kamu ngerjain sesuatu yang kamu suka. Nggak ada tuh rasa terpaksa atau bosen karena memang dasarnya kamu enjoy. Kedua, biasanya kalau kita suka sama sesuatu, pengetahuan kita soal itu udah lumayan banyak. Jadi, awal mula merintis bisnis juga nggak terlalu berat karena kita udah ngerti dasarnya.

Selain itu, bisnis dari hobi juga bikin kamu lebih sabar dan tekun. Karena dasarnya kamu memang cinta sama apa yang kamu kerjain, jadi nggak gampang nyerah kalau ada kendala di tengah jalan.

Ide Bisnis Rumahan yang Berangkat dari Hobi

Kalau kamu masih bingung, ini dia beberapa contoh bisnis rumahan yang bisa kamu mulai dari hobi:

  1. Hobi Memasak
  2. Hobi Fotografi
    • Jasa foto produk UMKM
    • Foto keluarga atau newborn di rumah
    • Jual hasil foto di platform seperti Shutterstock
  3. Hobi Tanaman
    • Jual tanaman hias
    • Bikin pot tanaman unik
    • Jual media tanam atau pupuk organik
  4. Hobi Kerajinan Tangan (DIY)
    • Bikin hampers atau gift box
    • Produksi lilin aroma terapi
    • Bikin sabun handmade
  5. Hobi Desain atau Menggambar
    • Jual jasa desain grafis
    • Bikin ilustrasi digital
    • Cetak tote bag atau kaos hasil desain sendiri

Modal Kecil, Asal Konsisten!

Yang bikin bisnis rumahan ini menarik adalah banyak yang bisa dimulai dengan modal kecil. Kamu bisa mulai dari bahan-bahan yang ada di rumah atau alat yang udah kamu punya. Misalnya, kalau kamu suka masak, ya mulai aja dari dapur rumah. Atau kalau kamu suka foto, pakai kamera HP dulu juga nggak masalah, yang penting hasilnya oke.

Modal yang lebih penting lagi sebenarnya adalah waktu dan konsistensi. Jangan mentang-mentang di rumah, jadi ngerasa bisa santai terus. Tetap harus ada jadwal biar usahamu berkembang.

Cara Biar Bisnis Rumahan Bisa Laku di Pasaran!

Sekarang udah enak banget karena ada media sosial. Kamu bisa manfaatin Instagram, TikTok, atau Facebook buat promosiin produkmu. Jangan lupa foto produk yang menarik ya, karena orang tuh beli sesuatu biasanya karena visualnya menggoda.

Selain itu, coba deketin komunitas yang sesuai dengan produkmu. Misalnya kamu jualan tanaman hias, ikut komunitas pecinta tanaman. Kalau kamu bikin kue, gabung di grup ibu-ibu atau arisan. Relasi itu penting buat ngebantu bisnis berkembang.

Intinya, bisnis rumahan berbasis hobi itu bisa jadi jalan yang seru buat dapet penghasilan tambahan, bahkan bisa jadi sumber penghasilan utama kalau ditekuni. Yang penting, mulai aja dulu. Nggak perlu nunggu sempurna, yang penting jalan. Siapa tahu, hobi yang selama ini cuma buat kesenangan pribadi, malah bisa jadi bisnis yang sukses.

Web3 Melaju Pesat di Indonesia, Peluang Baru bagi Ekonomi Kreatif

0

Ekosistem teknologi Web3 tengah mengalami pertumbuhan pesat di Indonesia, menjadi sorotan baru dalam mendorong laju ekonomi kreatif. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengingatkan bahwa peluang besar ini tidak boleh disia-siakan, khususnya bagi pengembangan sektor kreatif tanah air.

“Perkembangan Web3 di Indonesia sangat cepat. Kita bisa melihat dampaknya yang mulai merambah berbagai sektor seperti keuangan, pariwisata, industri kreatif, hingga usaha kecil dan menengah (UMKM). Dengan posisi Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi digital yang signifikan, potensi teknologi Web3 bisa menjadi lokomotif penggerak baru,” ujar Irene saat berbicara dalam diskusi panel bertajuk “Web3 Industry Outlook: Global and Indonesian Market Perspective 2025” yang digelar oleh Xellar bersama komunitas pelaku industri Web3 di Mega Kuningan, Jakarta, Kamis, 13 Februari 2025.

Peran Vital Edukasi dalam Mendorong Bisnis Web3 di Indonesia

Web3 dikenal sebagai generasi ketiga teknologi web yang berbasis blockchain dengan sistem desentralisasi. Teknologi ini membuka peluang inovasi yang diyakini bisa mengubah lanskap dunia usaha, termasuk sektor kripto yang belakangan diminati banyak pengusaha muda di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut, Irene menegaskan bahwa edukasi mengenai teknologi ini sangat krusial, terutama bagi talenta baru yang mulai melirik bisnis berbasis blockchain, NFT, dan aset kripto. Menurutnya, membangun bisnis di ranah Web3 bukan sekadar memahami cara membuat dompet kripto, melainkan juga menguasai fondasi bisnis berkelanjutan.

“Kita ingin generasi baru ini paham bahwa Web3 lebih dari sekadar kripto. Mereka harus tahu bagaimana membangun bisnis yang kokoh, memahami tantangan yang muncul, serta menemukan solusi terbaik agar usahanya bisa bertahan dalam jangka panjang. Apalagi perkembangan industri ini begitu dinamis,” tutur Irene yang turut didampingi Direktur Teknologi Digital Baru Kemenekraf, Dandhy Yudha Feryawan.

Diskusi panel yang diprakarsai oleh Xellar, sebuah perusahaan penyedia dompet kripto, bertujuan menjadi jembatan antara pelaku industri Web3 dengan individu yang baru berminat terjun di bisnis ini. CEO Xellar, Daniel Suwahjo, menilai keterbukaan informasi mengenai industri Web3 masih menjadi kendala. Padahal, menurutnya, potensi pengembangan teknologi ini di Indonesia sangat besar.

“Kami melihat antusiasme dari berbagai kalangan. Tidak hanya komunitas kripto, tetapi juga korporasi dan orang-orang yang belum terlalu memahami Web3 namun memiliki minat besar untuk terlibat. Tujuan diskusi ini adalah menciptakan ruang bagi mereka untuk bertemu dan berdialog dengan praktisi industri agar bisa berkolaborasi membangun sesuatu yang berdampak nyata,” jelas Daniel.

Melalui forum seperti ini, diharapkan industri Web3 di Indonesia bisa tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, serta melahirkan inovasi-inovasi baru yang mendukung perkembangan ekonomi kreatif digital di masa depan.

Digitalisasi dan Ekspor, Bikin Peran UMKM Jadi ‘Naik Kelas’!

0

Pemerintah menempatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai ujung tombak untuk menggerakkan roda perekonomian nasional di tahun 2025. Dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen pada tahun ini dan target mencapai 8 persen dalam lima tahun ke depan, pemerintah optimistis peran UMKM menjadi kunci pencapaian target ambisius tersebut.

Menteri Usaha Kecil Menengah (UKM) Maman Abdurrahman menilai peran UMKM sangat krusial dalam menopang perekonomian. Ia meyakini, apabila UMKM berkembang pesat, dampak positifnya akan dirasakan di berbagai sektor lainnya.

“Saya percaya, jika pelaku UMKM kita semakin maju, seluruh aspek perekonomian Indonesia juga akan ikut tumbuh dan berkembang,” ujar Maman saat menghadiri diskusi ekonomi di Jakarta.

Peranan UMKM semakin mendapat sorotan lantaran sektor ini terbukti mampu bertahan bahkan menjadi penopang utama selama masa pandemi COVID-19. Pakar ekonomi dari Universitas Indonesia sekaligus pendiri Rumah Perubahan, Rhenald Kasali, menekankan pentingnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital agar UMKM terus tumbuh.

“Kita belajar dari periode krisis 2019 hingga 2021. Saat itu, UMKM menjadi salah satu sektor yang mampu bertahan. Kini, tantangan berikutnya adalah mendorong mereka naik kelas melalui inovasi dan kolaborasi lintas pihak,” kata Rhenald.

Digitalisasi Buka Peluang Baru bagi UMKM

Perkembangan teknologi serta pesatnya adopsi e-commerce dinilai membuka peluang lebih luas bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Direktur Digital Business Peruri, Farah Fitria Rahmawati, mengungkapkan bahwa pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan pelaku UMKM, baik di dalam negeri maupun untuk menjangkau pasar global.

“Transformasi digital memungkinkan UMKM memperluas jaringan pemasaran, tidak hanya di tingkat lokal, melainkan hingga ke mancanegara,” jelas Farah.

Perubahan pola bisnis juga terlihat di pusat perdagangan besar seperti Pasar Tanah Abang. Para pedagang yang dahulu mengandalkan penjualan tatap muka, kini mulai aktif memanfaatkan platform e-commerce dan media sosial, bahkan menggunakan strategi live streaming untuk menarik lebih banyak pelanggan.

Maman menilai adaptasi tersebut menjadi langkah cerdas agar UMKM tetap mampu bersaing di era digital. Pemerintah, lanjutnya, akan terus memantau regulasi terkait e-commerce agar tidak merugikan pelaku usaha kecil.

“Kami memastikan agar biaya transaksi di platform e-commerce tetap terjangkau sehingga tidak memberatkan UMKM. Kami juga akan terus meningkatkan partisipasi UMKM di berbagai platform digital tiap tahunnya,” tegas Maman.

Dorong UMKM Tembus Pasar Ekspor

Selain memperkuat digitalisasi, pemerintah juga mendorong UMKM untuk menjajal pasar internasional. Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Menteri BUMN Erick Thohir tengah merancang sinergi lintas kementerian guna memperluas akses UMKM ke pasar ekspor.

Program UMKM Bisa Ekspor menjadi salah satu langkah konkret yang tengah digalakkan. Program ini dirancang untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan pembeli dari berbagai negara, sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami optimistis kolaborasi dengan BUMN bisa menjadi jembatan agar UMKM Indonesia mampu bersaing di kancah global. Platform khusus UMKM yang telah berjalan lima tahun terakhir mencatatkan keterlibatan lebih dari 55 ribu UMKM dengan total transaksi mendekati Rp 50 triliun,” ungkap Erick.

Pemerintah berharap, melalui inovasi, digitalisasi, dan penguatan sinergi lintas sektor, UMKM Indonesia dapat terus tumbuh dan menjadi penggerak utama perekonomian menuju Indonesia yang lebih maju.

Live Shopping TikTok Tanpa Stok Barang, Emang Beneran Bisa Cuan?

Siapa sih yang nggak kenal TikTok? Aplikasi yang awalnya dikenal sebagai platform hiburan ini sekarang jadi ladang cuan buat banyak orang. Salah satu cara yang lagi naik daun adalah live shopping di TikTok. Biasanya orang jualan barang sambil live, tapi gimana kalau kita pengin ikut cuan tapi nggak punya modal buat stok barang? Tenang, bisa kok! Yuk, simak tips dari Berempat.com berikut ini.

1. Bisa Banget Jualan di TikTok Tanpa Modal Barang!

Percaya atau nggak, kamu bisa kok mulai live shopping di TikTok tanpa harus keluar modal buat beli stok barang. Rahasianya ada di sistem reseller atau dropshipper. Dengan sistem ini, kamu cuma perlu modal akun TikTok, alat live streaming yang memadai, dan skill komunikasi yang oke. Barang? Itu urusan supplier!

2. Apa Itu Dropshipper dan Reseller?

Biar makin paham, yuk kenalan sama dua istilah ini:

  • Dropshipper: Kamu jadi perantara antara supplier dan pembeli. Kamu nggak pegang barang sama sekali. Begitu ada pesanan, supplier yang kirim barang langsung ke pembeli atas nama kamu.
  • Reseller: Kamu tetap jualan produk orang lain, tapi biasanya kamu beli dulu barangnya (meski bisa mulai dengan jumlah kecil). Bedanya, kamu yang kirim barang ke pembeli.

Kalau tujuannya bener-bener tanpa modal barang, jadi dropshipper adalah pilihan terbaik.

3. Apa Aja yang Harus Kamu Siapin?

Meskipun nggak butuh stok barang, ada beberapa hal yang tetap harus kamu siapin biar live shopping TikTok kamu berjalan lancar:

  • Akun TikTok yang Aktif: Mulai bangun akun yang aktif dan punya pengikut. Nggak perlu ribuan dulu, yang penting aktif dan punya interaksi.
  • Peralatan Live: Paling minimal, kamu butuh ring light biar pencahayaan bagus dan HP dengan kamera yang layak. Kalau ada tripod, lebih enak lagi.
  • Produk untuk Ditampilkan: Meski kamu dropship, coba pinjam contoh produk dari supplier atau pakai foto dan video produk dari mereka buat ditampilkan pas live.
  • Koneksi dengan Supplier: Cari supplier yang terpercaya, responsif, dan punya stok yang jelas. Kamu bisa cari di TikTok Shop, Shopee, atau marketplace lainnya.

4. Cara Mulai Live Shopping Tanpa Modal Barang

Kalau udah siap semua, tinggal eksekusi:

  1. Daftar TikTok Shop: Buat akun TikTok Shop biar bisa nyambungin produk ke live kamu.
  2. Pilih Produk yang Laris: Cari barang yang lagi rame, kayak fashion, aksesoris, skincare, atau produk rumah tangga.
  3. Hubungi Supplier: Tawarkan kerjasama dropship atau reseller. Banyak supplier yang welcome, kok!
  4. Mulai Live: Saat live, tampilkan produk yang kamu jual. Bisa pakai contoh fisik atau tunjukin video/foto produk. Jelasin keunggulan barangnya dengan gaya yang santai biar penonton betah.
  5. Cantumkan Produk di Live: Pakai fitur pin produk di TikTok biar penonton bisa langsung klik dan beli.

5. Dengan Live di TikTok, Bisa Cuan Berapa?

Penghasilan dari live shopping ini variatif banget. Ada yang dapet ratusan ribu, ada juga yang sampai jutaan per hari. Semua tergantung seberapa sering kamu live, seberapa bagus produk yang dijual, dan seberapa pandai kamu menarik penonton.

Jadi, jualan di TikTok Shop tanpa modal barang itu bukan mimpi kok. Dengan jadi dropshipper, kamu cuma perlu modal akun, peralatan live sederhana, dan kemauan buat belajar. Siapa tahu, live pertama kamu langsung pecah dan jadi langkah awal buat cuan terus-terusan.