Selasa, Mei 12, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 121

Menepis Isu Deindustrialisasi, Sektor Manufaktur RI Justru Makin Berkibar

0

Ketidakpastian ekonomi global akibat ketegangan geopolitik dan dinamika perdagangan internasional memberi dampak signifikan terhadap berbagai sektor usaha, termasuk industri manufaktur RI. Namun, di tengah berbagai tekanan tersebut, sektor pengolahan nonmigas justru menunjukkan daya tahan yang kuat dan tetap berperan sebagai tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.

Data terbaru menunjukkan bahwa industri manufaktur tumbuh stabil dengan capaian 4,75 persen sepanjang 2024. Secara keseluruhan, perekonomian RI mencatat pertumbuhan 5,03 persen pada tahun yang sama, dan kontribusi sektor manufaktur menjadi yang tertinggi terhadap PDB, yakni sebesar 0,90 persen.

“Hampir seperlima dari pertumbuhan ekonomi nasional bersumber dari sektor manufaktur, menjadikannya sektor kunci setelah perdagangan,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat memberi keterangan di Jakarta, Kamis, 20 Februari 2025.

Kontribusi sektor manufaktur terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) terus meningkat selama tiga tahun terakhir. Pada 2022, sektor ini menyumbang 18,34 persen, kemudian naik menjadi 18,67 persen di 2023, dan meningkat lagi menjadi 18,98 persen pada tahun 2024.

Momentum Positif di Ekspor dan Investasi

Tidak hanya di pasar domestik, sektor manufaktur juga memperlihatkan performa kuat dalam perdagangan internasional. Sepanjang 2024, ekspor hasil industri pengolahan nonmigas mencapai USD196,54 miliar atau menyumbang 74,3 persen dari total ekspor nasional. Di sisi investasi, sektor ini menyerap dana sebesar Rp721,3 triliun atau 42,1 persen dari total investasi nasional.

Keunggulan manufaktur Indonesia juga terlihat di kancah global. Berdasarkan data Bank Dunia, nilai tambah manufaktur (Manufacturing Value Added/MVA) Indonesia pada 2023 mencapai USD255 miliar, menempatkan Indonesia di posisi ke-12 dunia dalam kategori negara dengan nilai tambah industri tertinggi. Pencapaian ini jauh melampaui negara-negara ASEAN lainnya seperti Thailand (USD128 miliar) dan Vietnam (USD102 miliar).

Performa cemerlang sektor manufaktur turut menciptakan peluang kerja yang lebih luas. Jumlah tenaga kerja yang terserap di sektor industri pengolahan nonmigas meningkat dari 17,43 juta orang pada 2020 menjadi 19,96 juta orang pada 2024.

Indikator optimisme pelaku usaha pun turut menguat. Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur Indonesia berada di level 51,9, sedangkan Indeks Kepercayaan Industri (IKI) mencapai 53,1 pada Januari 2025. Angka di atas ambang batas 50 itu mengindikasikan sektor manufaktur sedang berada dalam fase ekspansi.

Menepis Isu Deindustrialisasi

Menanggapi isu yang menyebutkan Indonesia tengah mengalami deindustrialisasi, Menperin Agus Gumiwang menegaskan bahwa data-data tersebut justru membuktikan hal sebaliknya. “Fakta pertumbuhan positif ini menjadi bukti konkret bahwa industri manufaktur kita tetap berkembang dan terus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian,” tegasnya.

Untuk mempertahankan momentum ini, pemerintah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang mendukung penguatan sektor manufaktur. Menperin mengajak seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk merancang regulasi yang ramah investasi serta mampu menciptakan kondisi kondusif bagi pertumbuhan industri.

“Kita semua harus bergandengan tangan menciptakan ekosistem industri yang tangguh, inovatif, dan adaptif agar manufaktur Indonesia semakin berdaya saing di tingkat global,” pungkasnya.

Melonjak 77 Persen, Usaha Kosmetik Lokal Jadi Pilar Baru Ekonomi Indonesia

0

Sektor kosmetik lokal semakin menegaskan perannya sebagai penopang perekonomian nasional. Produk kecantikan buatan Indonesia kian diminati, seiring dengan bertumbuhnya jenama lokal yang mampu bersaing di pasar domestik dan mulai merambah pasar global.

Merespons perkembangan tersebut, Kementerian Perindustrian berkomitmen untuk terus mendorong inovasi dan memperkuat daya saing pelaku usaha kosmetik. Kemenperin juga menyampaikan apresiasi atas ketangguhan industri kosmetik lokal yang berhasil bertahan dan bahkan berkembang di tengah tekanan situasi ekonomi global.

“Pasca-pandemi, kita menyaksikan pertumbuhan luar biasa di sektor ini. Pelaku usaha kosmetik meningkat lebih dari 77 persen dalam tiga tahun terakhir, dari 726 unit usaha pada 2020 menjadi 1.292 unit di 2024. Sebagian besar, yakni 83 persen, merupakan usaha mikro dan kecil, sementara 17 persen sisanya terdiri atas industri menengah dan besar,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Kamis, 20 Februari 2025.

Reni menilai tren ini mengisyaratkan besarnya potensi industri kosmetik nasional yang harus terus didukung agar bisa menjadi motor penggerak ekonomi. Untuk itu, Kemenperin turut mendukung penyelenggaraan ajang Female Daily Future of Beauty Summit 2025 yang berlangsung di Jakarta.

Momentum Pertumbuhan Industri Kosmetik Lokal

Reni menyebutkan acara tersebut menjadi sarana penting bagi para pelaku industri kecantikan untuk bertukar wawasan dan merancang langkah strategis guna mengembangkan industri kosmetik nasional di masa depan.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan lainnya akan menjadi kunci agar Indonesia mampu tampil sebagai pemain penting di kancah global,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Reni mengutip data Statista yang memperkirakan nilai pasar kosmetik Indonesia akan mencapai USD9,7 miliar pada 2025, dengan pertumbuhan rata-rata 4,33 persen per tahun hingga 2030. Menurutnya, data ini mengindikasikan tingginya permintaan produk kecantikan lokal, sekaligus membuktikan bahwa industri ini berkontribusi besar terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi masyarakat.

Peluang di Pasar Halal dan Bahan Alami

Lebih luas, Reni menjelaskan bahwa secara global, industri kosmetik diproyeksikan bernilai USD677,2 miliar pada 2025 dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 3,37 persen. Indonesia memiliki peluang besar menggarap pangsa pasar ini, didukung populasi perempuan lebih dari 141 juta jiwa dan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan diri.

Selain itu, tren kosmetik halal juga semakin menguat. Berdasarkan laporan State of Global Islamic Economy 2023/24, Indonesia menjadi konsumen kosmetik halal terbesar kedua di dunia dengan nilai konsumsi mencapai USD5,4 miliar pada 2022.

“Tren ini sejalan dengan preferensi masyarakat yang kini lebih memilih produk ramah lingkungan dan berbahan alami. Indonesia sangat diuntungkan karena memiliki kekayaan biodiversitas dengan lebih dari 30.000 spesies tanaman berkhasiat,” kata Reni.

Data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) menunjukkan industri kosmetik, yang tergolong dalam kelompok industri kimia (KBLI 20), mengalami ekspansi selama 23 bulan berturut-turut. Hal ini menegaskan ketangguhan sektor kosmetik nasional menghadapi tantangan ekonomi global.

Untuk menjaga momentum positif ini, Kemenperin terus memperkuat ekosistem industri kosmetik agar semakin kompetitif. Langkah yang diambil meliputi peningkatan akses terhadap bahan baku, modernisasi teknologi produksi, hingga pengembangan sumber daya manusia yang mumpuni.

Selain itu, pemerintah mendorong riset dan pengembangan bahan baku lokal di fasilitas House of Wellness yang dikelola Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kimia, Farmasi, dan Kemasan di Jakarta. Upaya tersebut diperkuat dengan fasilitasi pelaku industri kosmetik untuk menembus pasar internasional melalui partisipasi di berbagai pameran global seperti Turkey Halal Expo, Almaty Kazakhstan Halal Expo, Kazan Halal Forum, dan Indonesia Halal Expo.

“Dengan kolaborasi yang solid dan dukungan penuh dari seluruh pihak, kita optimistis industri kosmetik Indonesia mampu menjadi kekuatan besar di pentas dunia,” tutup Reni.

Apple Perkenalkan iPhone 16e, Performa Gahar dengan Harga Bersahabat!

0

Raksasa teknologi Apple kembali membuat gebrakan dengan memperkenalkan iPhone 16e, varian terbaru dalam lini iPhone 16 yang dirancang untuk menghadirkan performa tinggi dengan harga lebih ramah di kantong. Perangkat ini dipersenjatai dengan cip A18 yang terkenal akan efisiensinya, serta modem C1 hasil rancangan Apple sendiri, yang menjadi modem seluler perdana buatan perusahaan tersebut.

Mengusung kemampuan Apple Intelligence, iPhone 16e menawarkan pengalaman kecerdasan personal yang intuitif, sekaligus tetap mengedepankan privasi pengguna. Sektor fotografi juga mendapat peningkatan signifikan melalui kamera utama 48MP dengan teknologi Fusion serta lensa Telephoto 2x terintegrasi, memungkinkan pengguna memperoleh hasil jepretan berkualitas optik tanpa perlu tambahan lensa.

Tidak hanya itu, fitur konektivitas satelit yang mencakup SOS Darurat, Bantuan Jalan Raya, Pesan via Satelit, dan pencarian perangkat melalui Find My turut disematkan, memberikan rasa aman bagi pengguna yang berada di luar jangkauan sinyal seluler maupun Wi-Fi.

“iPhone 16e menghadirkan berbagai fitur unggulan yang disukai pengguna pada lini iPhone 16, mulai dari ketahanan baterai luar biasa, kinerja cepat berkat cip A18 generasi terbaru, sistem kamera inovatif 2-in-1, hingga integrasi Apple Intelligence,” ujar Kaiann Drance, Wakil Presiden Pemasaran Produk iPhone Global Apple.

Keunggulan Spesifikasi dan Fitur iPhone 16e

Ponsel ini hadir dengan layar Super Retina XDR berukuran 6,1 inci berteknologi OLED, yang menampilkan visual tajam dan warna cerah, cocok untuk menonton konten HDR, bermain gim, hingga membaca teks. Daya tahan baterainya diklaim sebagai yang terbaik di kelas iPhone 6,1 inci, dengan kemampuan bertahan hingga enam jam lebih lama dibanding iPhone 11, dan 12 jam lebih awet dibanding seluruh generasi iPhone SE.

Dari sisi ketahanan fisik, iPhone 16e dilengkapi sertifikasi IP68 yang tahan percikan air, debu, serta memiliki lapisan Ceramic Shield di bagian depan dan kaca belakang yang disebut sebagai yang terkuat di industri smartphone.

Pengguna juga dimanjakan dengan kemudahan pengisian daya nirkabel serta port USB-C yang kompatibel dengan berbagai aksesori. Sistem keamanan Face ID yang ditenagai kamera TrueDepth turut hadir untuk membuka ponsel, otorisasi pembayaran, dan akses aplikasi secara praktis dan aman.

Kemampuan Mesin Pacu iPhone 16e

Performa iPhone 16e kian optimal berkat CPU enam inti yang 80 persen lebih cepat dibanding cip A13 Bionic pada iPhone 11, serta GPU empat inti yang menghadirkan grafis memukau. Ponsel ini mampu menjalankan gim AAA dengan teknologi ray tracing untuk pencahayaan realistis. Neural Engine 16 inti yang dibenamkan diklaim mampu menjalankan model kecerdasan buatan hingga enam kali lebih cepat dibanding generasi cip A13.

Modem C1 yang dikembangkan langsung oleh Apple menjadi sorotan karena diklaim sebagai modem paling efisien dalam sejarah iPhone. Ditambah dengan desain internal terbaru serta manajemen daya canggih dari iOS 18, daya tahan baterai iPhone 16e mampu mencapai level yang luar biasa.

Menunjukkan komitmen Apple terhadap keberlanjutan lingkungan, iPhone 16e diproduksi dengan energi terbarukan sebagai bagian dari misi Apple 2030 untuk mencapai netral karbon di seluruh rantai pasok dan siklus produk.

iPhone 16e tersedia dalam dua pilihan warna elegan, hitam dan putih, dengan opsi kapasitas penyimpanan 128GB, 256GB, dan 512GB. Perangkat ini dibanderol mulai dari 599 dolar AS atau sekitar Rp9,3 juta.

Pemesanan awal dimulai pada Jumat, 21 Februari 2025 pukul 5 pagi Waktu Pasifik, sementara distribusi resmi akan dimulai Jumat, 28 Februari 2025. Peluncuran awal mencakup 59 negara, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Jerman, India, hingga Malaysia.

Sinergi Pelaku Usaha Kecil dan Perusahaan Besar, UMKM Siap Naik Kelas

0

Pemerintah menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasi antara pelaku usaha kecil dan perusahaan besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis UMKM. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, menyoroti bahwa sinergi yang berlandaskan prinsip kemitraan merupakan kunci utama agar sektor UMKM bisa berkembang lebih pesat dan berdaya saing.

“Ketika perusahaan-perusahaan besar sempat goyah dihantam pandemi COVID-19, UMKM justru tampil sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Para pelaku UMKM tidak mencari belas kasih, yang mereka butuhkan adalah kolaborasi yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Maman saat berbicara dalam forum ekonomi Kumparan The Economic Insight 2025 di Jakarta, Rabu, 19 Februari 2025.

Maman menekankan bahwa pendekatan yang diperlukan untuk mendorong UMKM bukan sekadar program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), melainkan harus mengarah pada tanggung jawab bisnis perusahaan (Corporate Business Responsibility/CBR).

“Selama UMKM dipandang semata sebagai bagian dari program sosial, kemajuannya akan terbatas. Namun, jika UMKM dilibatkan dalam strategi bisnis perusahaan besar sebagai mitra sejajar, saya yakin sektor ini akan tumbuh lebih kuat,” kata Maman.

Pentingnya Pendekatan Ekonomi Pasar

Ia menjelaskan bahwa pendekatan berbasis ekonomi pasar dengan hubungan saling menguntungkan antara pelaku usaha menjadi langkah yang paling tepat. Profesionalisme dan prinsip untung-rugi harus menjadi landasan dalam membangun relasi antara UMKM dan korporasi besar.

“Saya mengajak semua pihak untuk mulai melibatkan UMKM dengan pola kemitraan yang setara, melalui pendekatan business to business (B2B),” serunya.

Di sisi lain, Maman menilai kebijakan pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada pelaku usaha kecil dan menengah sebagai langkah progresif yang dapat membuka peluang baru.

“Semangat yang melandasi regulasi baru dalam Undang-Undang Minerba ini sangat positif, karena memberi ruang bagi UMKM untuk naik kelas. Kita berharap sektor UMKM mampu menjadi pilar utama ekonomi nasional, seperti yang terjadi di negara-negara maju seperti China, Korea Selatan, dan Jepang,” paparnya.

Tantangan berikutnya, menurut Maman, adalah membangun keterhubungan antara UMKM dan industri skala besar agar tercipta ekosistem usaha yang saling menopang.

“Fakta di lapangan menunjukkan bahwa keterhubungan ini masih menjadi pekerjaan rumah. Oleh karena itu, kami di kementerian berkomitmen untuk menjadikan pembangunan rantai pasok antara UMKM dan perusahaan besar sebagai prioritas. Kami juga akan mensyaratkan sinergi dengan UMKM dalam pemberian IUP kepada usaha kecil,” ungkapnya.

Memasuki 2025, Indonesia memasuki babak baru dalam pemulihan ekonomi dengan menitikberatkan pada investasi dan penguatan sektor riil. Presiden Prabowo Subianto bahkan menargetkan laju pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Dua sektor strategis yang dinilai berperan vital dalam mendongkrak ekonomi nasional adalah UMKM dan pariwisata. Berdasarkan data Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, sektor UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja, dengan lebih dari 64 juta unit usaha yang menopang perekonomian rakyat.

Jelang Panen Raya, Pemerintah Pastikan Ketersediaan Stok Beras Terkendali!

0

Pemerintah Indonesia memastikan ketersediaan stok beras nasional tetap dalam kondisi stabil memasuki tahun 2025. Upaya antisipasi telah dilakukan sejak tahun sebelumnya, di mana Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog disiapkan dalam jumlah memadai untuk menghadapi berbagai tantangan pangan.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah strategis agar pasokan beras untuk masyarakat tetap aman, meskipun terjadi fluktuasi harga maupun potensi gangguan pangan.

“Kami telah menyusun perencanaan sejak dini, dengan memastikan ketersediaan stok CBP sebanyak 2 juta ton sejak 2024. Ini menjadi cadangan penting guna menjamin kebutuhan masyarakat, terutama saat memasuki awal tahun dan masa panen yang belum merata,” ujar Arief dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 17 Februari 2025.

Persiapan Matang Menyongsong Periode Rawan Pangan

Pada awal tahun 2025, data menunjukkan stok CBP yang tersimpan di Bulog mencapai rekor tertinggi, yakni 2 juta ton. Sementara itu, proyeksi neraca pangan nasional mencatat total ketersediaan beras secara nasional mencapai 8,148 juta ton.

“Dengan angka tersebut, kami yakin menghadapi Ramadan dan Idulfitri tahun ini dengan optimisme tinggi. Apalagi, periode itu juga bertepatan dengan musim panen raya padi, sehingga kestabilan harga diharapkan tetap terjaga,” jelas Arief.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap dinamika pangan di kawasan Asia Tenggara, menyusul pengumuman keadaan darurat pangan yang dikeluarkan Filipina pada awal Februari 2025. Pemerintah Filipina terpaksa melepas cadangan beras guna menekan lonjakan harga akibat defisit pasokan di negara tersebut.

Sebagai perbandingan, data dari Philippine News Agency menyebutkan bahwa Filipina mengalami deflasi harga beras sebesar 2,3 persen pada Januari 2025, setelah sebelumnya mencatat inflasi 0,08 persen pada Desember 2024.

“Kita bersyukur kondisi beras di Indonesia relatif stabil. Kami turut mendoakan agar situasi di Filipina segera pulih, karena ketahanan pangan adalah kepentingan bersama di kawasan ini,” tutur Arief.

Penguatan Peran Bulog Sesuai Amanat Regulasi

Sebagai bagian dari amanat Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2021, Bapanas memiliki kewenangan untuk menugaskan Perum Bulog dalam mengelola CBP. Tugas ini meliputi penyaluran bantuan pangan, stabilisasi harga, serta distribusi beras dalam situasi darurat, seperti bencana alam.

Selain menjamin kecukupan stok, pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, guna memastikan distribusi beras berjalan efisien hingga ke pelosok negeri. Langkah ini bertujuan menjaga kestabilan harga dan daya beli masyarakat, khususnya di tengah situasi global yang kerap berpengaruh pada sektor pangan.

“Kami ingin memastikan bahwa beras yang tersedia saat ini mencukupi kebutuhan nasional, sekaligus sebagai jaring pengaman saat diperlukan intervensi pasar,” tegas Arief.

Langkah pemerintah ini merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan jangka panjang, dengan menitikberatkan pada penguatan produksi dalam negeri dan upaya mencapai swasembada beras. Panen raya yang diprediksi berlangsung mulai Maret hingga Mei 2025 diharapkan menjadi momentum optimal untuk meningkatkan serapan gabah petani dan memperkuat stok beras nasional.

Dengan stok yang telah dipersiapkan secara matang sejak tahun sebelumnya, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak khawatir terhadap ketersediaan beras sepanjang 2025. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjaga stabilitas pangan demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

MLM Itu Bisnis Beneran atau Penipuan? Ini Fakta yang Harus Kamu Tahu!

Kayaknya hampir semua orang pernah denger soal bisnis MLM, kan? Biasanya mulai dari teman lama tiba-tiba ngehubungin ngajak ketemuan, eh ujung-ujungnya nawarin peluang bisnis. Katanya sih bisa dapet penghasilan gede, tinggal rekrut orang, terus duit ngalir terus. Tapi, nggak sedikit juga yang bilang MLM itu penipuan. Jadi, yang bener yang mana, nih?

Biar kamu nggak salah paham, yuk ikut Berempat.com membahas tuntas soal bisnis MLM. Apa itu beneran peluang usaha yang bagus, atau cuma kedok tipu-tipu doang?

Apa Sih MLM Itu?

MLM alias Multi Level Marketing itu sistem pemasaran berjenjang. Intinya, kamu nggak cuma jual produk, tapi juga ngajak orang lain buat gabung jadi member atau mitra. Nah, nanti kamu dapet komisi dari hasil penjualan produk dan dari orang-orang yang kamu rekrut (biasa disebut downline).

Contohnya gini: Kamu jual produk A, dapet untung. Terus, kamu ngajak teman kamu, sebut aja B, buat jadi member. B jualan juga, kamu dapet komisi dari hasil penjualan B. Kalau B ngajak lagi orang lain, misalnya C, kamu masih kecipratan komisi juga. Begitu seterusnya.

Kenapa Banyak yang Bilang MLM Itu Penipuan?

Banyak orang skeptis sama MLM karena beberapa alasan ini:

  1. Fokusnya Bukan di Produk, Tapi Rekrut Orang Kalau kamu gabung MLM, tapi lebih sering disuruh cari anggota baru daripada jualan produk, ini tanda-tanda bahaya. Bisnis yang sehat itu ya fokus jualan produk, bukan cuma ngejar rekrut anggota.
  2. Modal Awal Besar, Tapi Hasil Nggak Jelas Ada MLM yang nyuruh anggotanya beli paket produk jutaan rupiah buat gabung. Katanya sih nanti bakal balik modal, tapi kenyataannya banyak yang zonk. Produk numpuk di rumah, nggak laku dijual.
  3. Janji Kaya Instan Kalau ada yang bilang gabung MLM bisa langsung kaya dalam waktu singkat, mending kamu pikir-pikir lagi. Bisnis apapun butuh usaha dan proses. Kalau terkesan terlalu gampang, bisa jadi itu cuma manis di awal.
  4. Skema Piramida Ini yang sering bikin MLM dicap penipuan. Skema piramida itu sistemnya mirip MLM, tapi yang diutamakan cuma rekrut anggota baru, tanpa produk yang jelas. Ujung-ujungnya, yang di atas doang yang dapet untung, yang di bawah cuma keluar duit doang.

MLM yang Bener Itu Kayak Apa?

Biar nggak salah kaprah, ini ciri-ciri MLM yang bener dan bisa jadi bisnis yang sehat:

  • Produknya Jelas dan Berkualitas: Ada barang nyata yang bisa kamu jual, dan emang bermanfaat buat orang lain.
  • Pendapatan Utama dari Penjualan Produk: Komisi kamu lebih banyak dari hasil jualan produk, bukan cuma dari rekrut orang.
  • Nggak Maksa Rekrut Orang: Gabung atau nggaknya orang lain nggak jadi tekanan buat kamu. Fokusnya tetap jualan produk.
  • Nggak Ada Biaya Keanggotaan yang Nggak Masuk Akal: Modal awal wajar buat beli produk, bukan sampai jutaan cuma buat daftar.
  • Ada Izin Resmi: Perusahaan MLM yang legal biasanya udah terdaftar di Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI) dan punya izin usaha.

Jadi, MLM Penipuan atau Bukan?

Jawabannya: Tergantung MLM-nya. Nggak semua MLM itu penipuan, tapi emang banyak juga yang nyamar pakai sistem MLM buat nutupin skema piramida atau money game. Makanya, sebelum gabung, kamu harus kritis dan teliti.

Tips Biar Nggak Ketipu MLM Abal-Abal

  1. Cari Tahu Perusahaannya: Googling nama perusahaan MLM-nya. Cek di situs resmi APLI (www.apli.or.id) buat lihat apakah terdaftar.
  2. Tanya Detail Sistem Komisi: Lebih banyak dapat uang dari jual produk atau rekrut orang? Kalau lebih banyak rekrut orang, hati-hati.
  3. Jangan Mudah Percaya Janji Manis: Kalau ada yang bilang gabung bisa langsung kaya, mending mundur pelan-pelan.
  4. Ikut Karena Mau, Bukan Karena Terpaksa: Jangan gabung cuma karena nggak enak nolak teman atau saudara. Bisnis harus dijalani dengan hati, bukan karena paksaan.

Bisnis MLM bisa jadi peluang yang bagus, asal beneran jual produk dan dijalankan dengan sistem yang sehat. Tapi, kamu juga harus hati-hati karena banyak juga yang bawa nama MLM buat nipu. Jadi, sebelum gabung, riset dulu, jangan buru-buru. Ingat, yang namanya usaha itu butuh kerja keras, nggak ada yang instan. Kalau niatnya bener, usaha apa pun pasti bisa sukses.

Tak Perlu ke Luar Negeri, Kini Warga Bisa Menabung Emas di Bank Emas Nasional

0

Langkah baru di sektor keuangan nasional segera diwujudkan dengan kehadiran bank emas atau bullion bank sebagai solusi penyimpanan emas bagi masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa bullion bank akan memberikan opsi bagi masyarakat untuk menabung emas dengan lebih aman dan terstruktur di lembaga perbankan dalam negeri.

“Keberadaan bullion bank bukan merupakan kewajiban bagi masyarakat, melainkan menjadi pilihan tambahan layaknya layanan perbankan lainnya,” ujar Airlangga saat menghadiri Indonesia Economic Summit (IES) 2025 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa, 18 Februari 2025.

Airlangga mengungkapkan bahwa selama ini banyak masyarakat Indonesia memilih menyimpan emas mereka di bank luar negeri. Situasi tersebut membuat Indonesia kehilangan potensi ekonomi besar dari aktivitas penyimpanan emas di dalam negeri.

“Saat ini emas hasil tambang kita lebih banyak disimpan di luar negeri. Sementara Indonesia hanya mendapat keuntungan kecil berupa biaya pengolahan atau tolling saja,” jelasnya.

Pegadaian dan BSI Jadi Pengelola Awal

Pada hari yang sama, Airlangga memastikan PT Pegadaian (Persero) serta Bank Syariah Indonesia (BSI) akan menjadi dua lembaga yang diberi mandat sebagai pengelola awal bullion bank. Kedua institusi ini dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk menangani layanan simpanan emas.

“Untuk tahap awal, Pegadaian dan BSI yang akan menjalankan operasional bullion bank ini. Pegadaian memiliki keterkaitan dengan BRI, sedangkan BSI akan melayani sesuai prinsip syariah,” tutur Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta.

Ia menambahkan bahwa dalam waktu dekat belum ada rencana untuk menambah pengelola baru di luar dua institusi tersebut. Pemerintah ingin memastikan sistem berjalan optimal sebelum memperluas jaringan bullion bank.

“Kami fokus pada dua lembaga ini dahulu agar ekosistem penyimpanan emas bisa berjalan baik,” tambahnya.

Tabungan Emas Lebih Aman dan Mudah

Dengan hadirnya bullion bank, masyarakat diharapkan memiliki akses lebih luas untuk berinvestasi emas dengan sistem yang terjamin. Pegadaian akan mengelola produk simpanan emas secara konvensional, sedangkan BSI akan menghadirkan layanan penyimpanan emas berbasis prinsip syariah.

Kehadiran bullion bank diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat terhadap investasi emas sebagai instrumen yang lebih stabil dan minim risiko.

Presiden RI, Prabowo Subianto, dijadwalkan akan meresmikan bullion bank pada 26 Februari 2025. Ia mengungkapkan bahwa lembaga penyimpanan emas ini menjadi yang pertama di Indonesia.

“Insya Allah, tanggal 26 Februari kita akan resmikan bank emas pertama di Indonesia. Ini merupakan langkah bersejarah bagi negeri kita,” ucap Prabowo dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Senin, 17 Februari 2025.

Menurut Prabowo, kehadiran bullion bank penting untuk menekan aliran emas hasil tambang ke luar negeri. Dengan adanya fasilitas penyimpanan emas yang terpercaya di dalam negeri, diharapkan kekayaan emas Indonesia dapat lebih optimal memberi manfaat bagi perekonomian nasional.

Cristiano Ronaldo Datang ke Indonesia, Warga Kupang Sambut Antusias!

0

Indonesia tengah bersiap menyambut kedatangan mega bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo, yang dijadwalkan mengunjungi Kupang pada Rabu, 19 Februari 2025. Kehadiran pemain asal Portugal tersebut dikabarkan terkait dengan sejumlah kegiatan amal yang akan dilaksanakan di wilayah tersebut.

Sekretaris Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) NTT, Abdul Muis, membenarkan rencana kunjungan Ronaldo tersebut. “Informasi yang kami terima, beliau akan datang menggunakan pesawat jet pribadi bersama rombongan,” ujarnya, Senin, 17 Februari 2025.

Muis mengungkapkan bahwa lawatan Ronaldo ini merupakan bagian dari kolaborasi dengan Yayasan Graha Kasih Indonesia. Kendati demikian, ia belum dapat membeberkan secara detail rangkaian acara yang bakal dijalani oleh eks bintang Manchester United dan Real Madrid itu.

Pengamanan Diperketat di Kupang

Seiring rencana kedatangan sang bintang, aparat keamanan mulai meningkatkan kewaspadaan di sejumlah titik di Kupang. Bandara El Tari serta area strategis lain di kota itu menjadi fokus pengamanan.

“Kami dari jajaran kepolisian siap memastikan keamanan tetap terkendali selama kunjungan berlangsung,” kata AKP Ferry Nur Alamsyah, Perwira Urusan Penmas Bidang Humas Polda NTT.

Langkah pengamanan ini melibatkan koordinasi antara Biro Operasi Polda NTT, Polresta Kupang Kota, dan Direktorat Intelkam Polda NTT. Personel disiapkan untuk menjaga rute perjalanan serta lokasi-lokasi yang diperkirakan akan disambangi oleh Ronaldo.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Henry Novika Chandra, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan menggelar rapat koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan sesuai rencana dan kondisi tetap kondusif selama kunjungan berlangsung.

Peran Artis Hollywood Coté de Pablo

Menariknya, kedatangan Ronaldo ini disebut-sebut tak lepas dari andil aktris asal Amerika Serikat, Coté de Pablo. Ketua Yayasan Graha Kasih Indonesia, Susy Maria Kapitana, menjelaskan bahwa Coté merupakan teman dekat Ronaldo dan menjadi sosok yang turut memfasilitasi kedatangan pesepak bola berjulukan CR7 itu.

“Coté sudah seperti anak sendiri bagi saya. Ia yang membantu menghubungkan kami dengan Ronaldo, sekaligus menjadi sponsor utama kegiatan sosial ini,” ungkap Susy.

Ia menambahkan, komunikasi intensif dengan Ronaldo dilakukan melalui aplikasi pesan instan guna memastikan kehadiran sang pemain. Ronaldo diperkirakan mendarat terlebih dahulu di Jakarta pada Selasa, 18 Februari 2025, sebelum melanjutkan penerbangan ke Kupang keesokan harinya.

Warga setempat pun menyambut kabar ini dengan antusias, mengingat kehadiran salah satu pesepak bola terbaik dunia tersebut menjadi momen langka bagi NTT. Kehadiran Ronaldo diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi generasi muda di daerah tersebut, terutama dalam bidang olahraga.

Jualan Afiliasi di TikTok Sepi? Coba Cara Ini Biar Engagement Naik Drastis!

Siapa sih yang nggak kenal TikTok? Platform yang awalnya cuma buat joget-joget ini sekarang jadi ladang cuan buat banyak orang, termasuk buat kamu yang main afiliasi. Tapi, pernah nggak sih ngerasa konten udah dibuat capek-capek, eh kok hasilnya sepi banget? Tenang, kamu nggak sendirian! Banyak yang ngalamin hal yang sama. Nah, biar produk afiliasi kamu makin rame pembeli, yuk kita bahas cara ningkatin engagement di TikTok.

Kenapa Engagement untuk Produk Afiliasi di TikTok Itu Penting?

Engagement itu ibarat nyawa di TikTok. Semakin banyak yang like, komen, dan share, makin besar peluang konten kamu viral. Kalau udah viral, link afiliasi kamu makin banyak yang klik. Cuan? Jelas makin deras!

1. Buat Konten yang Relate Sama Audiens

Jangan cuma nunjukin produk doang. Orang suka konten yang nyambung sama kehidupan sehari-hari mereka. Misalnya, kamu jual produk skincare, coba bikin konten tentang “Gini Nih Rasanya Pas Kulit Mulai Glowing Karena Skincare Murah Ini”. Bikin orang merasa, “Wah, aku banget nih!”.

2. Mainin Storytelling

Cerita itu ampuh banget buat bikin orang betah nonton. Misalnya, ceritain pengalaman kamu pertama kali pakai produk itu. “Awalnya aku nggak percaya, cuma penasaran aja. Eh, pas nyoba… wah, kaget sih, beneran works!”. Orang lebih suka denger cerita ketimbang hard selling.

3. Jangan Lupa Call to Action (CTA)

Ini penting banget tapi sering kelupaan. Setelah review, ajak orang buat klik link di bio atau keranjang kuning. Contohnya: “Linknya udah aku taruh di keranjang kuning ya, langsung cek aja sebelum kehabisan!”.

4. Konsisten Upload Konten

TikTok itu butuh konsistensi. Jangan cuma sekali-dua kali upload, terus ngarepin langsung viral. Minimal, coba posting 1-2 kali sehari. Semakin sering muncul, semakin besar peluang konten kamu dilihat orang.

5. Ikuti Tren, Tapi Bikin Versi Kamu

TikTok itu cepet banget trennya berubah. Kamu harus update! Cek sound yang lagi viral atau challenge terbaru, terus selipin produk afiliasi kamu di situ. Tapi tetap usahakan sesuai gaya kamu, biar nggak terkesan maksa.

6. Interaksi Sama Followers

Jangan jadi kreator yang cuma upload terus hilang. Balas komen, tanya pendapat, atau bikin polling di kolom komentar. Ini bikin followers merasa dihargai dan mereka jadi lebih sering interaksi sama konten kamu.

7. Manfaatkan Fitur TikTok

  • Pin Komentar: Taruh link produk atau info penting di komentar paling atas.
  • Live TikTok: Selain bikin konten, coba juga sesekali live. Biasanya, orang lebih percaya kalau lihat produk dipakai langsung.
  • TikTok Shop Affiliate: Hubungkan produk langsung di video kamu biar orang bisa klik keranjang kuning tanpa ribet.

Meningkatkan engagement produk afiliasi di TikTok memang butuh usaha, tapi hasilnya bisa sepadan. Yang penting, terus belajar dan peka sama tren. Jangan takut eksperimen dan nikmati prosesnya. Siapa tahu, konten kamu yang selanjutnya jadi viral besar dan bikin saldo makin tebal.

Harga Pangan Diprediksi Naik Lagi Jelang Ramadan dan Idulfitri!

0

Kenaikan harga sejumlah bahan pangan pokok kembali menjadi sorotan menjelang bulan suci Ramadan dan perayaan Idulfitri tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa selama dua tahun terakhir, harga komoditas seperti beras, daging ayam, telur ayam, bawang merah, dan bawang putih selalu menunjukkan lonjakan signifikan setiap kali memasuki masa puasa dan Lebaran.

Fenomena ini disampaikan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang berlangsung di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Senin, 17 Februari 2025.

“Dalam kurun waktu dua tahun belakangan, kami mengamati pola yang berulang. Setiap memasuki Ramadan dan menjelang Idulfitri, harga sejumlah kebutuhan pokok seperti daging ayam, telur, beras, bawang merah, dan bawang putih selalu mengalami kenaikan yang cukup mencolok,” jelas Pudji.

Lonjakan Harga Ayam dan Telur Perlu Diantisipasi

Sebagai contoh, Pudji mengungkapkan bahwa pada Ramadan tahun 2024, tepatnya di bulan Maret, harga daging ayam mengalami lonjakan sebesar 5,64% dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month/mtm). Sementara itu, pada Januari 2025, harga ayam kembali meningkat sebesar 1,16% secara bulanan.

Kenaikan serupa juga terjadi pada komoditas telur ayam. Pada Maret 2024, harga telur melonjak hingga 9,4% secara bulanan. Sedangkan pada Januari 2025, inflasi harga telur tercatat sebesar 0,44% dibandingkan bulan sebelumnya.

Pergerakan Harga Beras, Bawang Merah, dan Bawang Putih

Sedikit berbeda, harga beras pada periode Lebaran tahun lalu justru sempat mengalami penurunan karena bertepatan dengan musim panen raya. Namun, situasi berubah pada awal tahun ini. Pada Januari 2025, harga beras tercatat mengalami inflasi sebesar 0,36% secara bulanan.

Di sisi lain, harga bawang merah dan bawang putih juga menjadi perhatian. Maret 2024 menjadi titik awal lonjakan harga bawang merah yang naik 2,33% secara bulanan, kemudian melonjak tajam hingga 30,75% saat Lebaran pada April 2024. Kondisi serupa terjadi pada bawang putih yang mengalami inflasi sebesar 3,86% di bulan Maret dan terus meningkat 5,51% di bulan berikutnya.

“Pada Januari 2025, kami juga mencatat harga beras masih mengalami inflasi sebesar 0,36%. Sementara itu, harga bawang merah dan bawang putih juga belum menunjukkan penurunan signifikan,” tutur Pudji.

Menghadapi tren ini, Pudji mengingatkan pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk memperkuat langkah antisipasi guna memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga menjelang Ramadan dan Idulfitri 2025.