Top Mortar tkdn
Home Ekonomi Cuaca El Nino Segera Melanda, Bapanas Optimistis Stok Beras Cukup hingga 2027

Cuaca El Nino Segera Melanda, Bapanas Optimistis Stok Beras Cukup hingga 2027

0
Cuaca El Nino Segera Melanda, Bapanas Optimistis Stok Beras Cukup hingga 2027 (Dok Foto: Bapanas)

Pemerintah memastikan kesiapan menghadapi potensi Cuaca El Nino yang diperkirakan mulai memengaruhi Indonesia dalam beberapa waktu ke depan. Salah satu langkah antisipasi yang telah dilakukan adalah memperkuat cadangan pangan nasional, khususnya beras, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terjaga meski terjadi gangguan produksi akibat perubahan iklim.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengatakan pemerintah telah belajar dari pengalaman menghadapi El Nino pada 2023. Persiapan dilakukan jauh sebelum potensi musim kering kembali datang, termasuk memperbesar Cadangan Beras Pemerintah (CBP).

Menurut Amran, stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 5,2 hingga 5,3 juta ton. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah pengelolaan cadangan beras pemerintah dan dinilai cukup untuk menjaga stabilitas pasokan apabila Cuaca El Nino berdampak pada sektor pertanian.

Ia optimistis ketersediaan beras masih mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir 2026. Bahkan, berdasarkan perhitungan pemerintah, stok yang tersedia diperkirakan masih mencukupi sampai sekitar Mei tahun berikutnya apabila kondisi berjalan sesuai proyeksi.

Stok Beras Dinilai Cukup Hadapi Cuaca El Nino

Berdasarkan pembaruan Proyeksi Neraca Pangan nasional, stok beras pada akhir 2026 diperkirakan mencapai 16,24 juta ton. Angka tersebut berasal dari stok awal tahun yang dipadukan dengan proyeksi produksi sekitar 34,76 juta ton, kemudian dikurangi kebutuhan konsumsi nasional sepanjang tahun.

Dengan proyeksi tersebut, pemerintah menilai cadangan yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan konsumsi selama kurang lebih lima bulan pada 2027. Selain itu, memasuki musim panen raya pada Maret dan April, persediaan beras diperkirakan kembali bertambah sehingga ketahanan pangan nasional semakin kuat menghadapi Cuaca El Nino.

Sementara itu, realisasi penyaluran Cadangan Beras Pemerintah hingga 23 Juni 2026 telah mencapai lebih dari satu juta ton. Penyaluran tersebut mencakup bantuan pangan beras, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), kebutuhan anggaran pemerintah, serta penanganan keadaan darurat.

Di sisi lain, stok beras yang tersimpan di Perum Bulog tercatat mencapai sekitar 5,17 juta ton. Sebagian besar berasal dari hasil pengadaan produksi dalam negeri sepanjang 2026, ditambah sisa stok akhir 2025 yang juga berasal dari serapan gabah petani lokal.

Exit mobile version