Top Mortar tkdn
Home Bisnis Ekosistem Musik Nasional Tumbuh Pesat, Royalti Musisi Indonesia Terus Meningkat

Ekosistem Musik Nasional Tumbuh Pesat, Royalti Musisi Indonesia Terus Meningkat

0
Ekosistem Musik Nasional Tumbuh Pesat, Royalti Musisi Indonesia Terus Meningkat (Dok Foto: Kemenekraf)

Penguatan ekosistem musik Indonesia kembali menjadi perhatian pemerintah seiring berkembangnya industri kreatif berbasis digital. Kementerian Ekonomi Kreatif menilai kehadiran platform streaming telah membuka peluang lebih luas bagi musisi lokal untuk memperkenalkan karya mereka hingga ke pasar internasional, sekaligus menciptakan sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, saat menghadiri acara Spotify Loud & Clear Indonesia di Jakarta. Menurutnya, musik kini bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga media yang mampu membawa identitas budaya Indonesia ke berbagai belahan dunia.

Ia menuturkan, ketika lagu-lagu karya musisi Indonesia didengarkan di negara lain, secara tidak langsung budaya dan cerita yang terkandung di dalamnya ikut dikenal oleh masyarakat global. Kondisi itu dinilai memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai salah satu sektor yang berkontribusi terhadap citra Indonesia di tingkat internasional.

Spotify Loud & Clear sendiri merupakan program tahunan yang menghadirkan transparansi mengenai mekanisme distribusi royalti dari layanan streaming. Melalui inisiatif tersebut, para pelaku industri dapat memahami bagaimana pendapatan dari karya musik dihasilkan sekaligus melihat peluang memperluas pasar di luar negeri.

Streaming Digital Perluas Peluang Musisi Indonesia

Teuku Riefky menilai perkembangan platform digital telah mengubah cara musisi membangun karier. Kini, talenta dari berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama untuk dikenal tanpa harus bergantung pada jalur distribusi konvensional.

Menurutnya, pembangunan ekosistem musik yang sehat membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku industri, dan para kreator. Sinergi tersebut penting agar industri musik nasional mampu tumbuh secara berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi para pelakunya.

Saat ini sektor ekonomi kreatif tercatat menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja. Lebih dari separuh jumlah tersebut berasal dari generasi muda, terutama kalangan milenial dan Generasi Z, yang menjadi motor penggerak lahirnya inovasi baru di berbagai subsektor kreatif, termasuk musik.

Musik Lokal Semakin Diminati Pasar Global

Managing Director Spotify Southeast Asia, Gustav Back, mengungkapkan bahwa sepanjang 2025 karya musisi Indonesia ditemukan lebih dari 6,3 miliar kali oleh pendengar baru melalui platform Spotify. Selain itu, pendapatan royalti musisi Indonesia meningkat lebih dari 16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Menariknya, sekitar 60 persen royalti tersebut berasal dari pendengar di luar negeri, seperti Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Malaysia, hingga Inggris. Fakta tersebut menunjukkan bahwa ekosistem musik Indonesia semakin mampu menembus pasar internasional melalui dukungan teknologi digital.

Data Spotify juga memperlihatkan dominasi karya anak bangsa di dalam negeri. Sepanjang 2025, sekitar 80 persen lagu yang masuk dalam daftar Spotify Indonesia Daily Top 50 berasal dari musisi lokal. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa ekosistem musik nasional terus berkembang, didukung kolaborasi pemerintah dan industri dalam menciptakan ruang yang lebih inklusif, adaptif, serta kompetitif bagi para pelaku musik Indonesia.

Exit mobile version