Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis 15 Istilah Penting yang Harus Diketahui Pengusaha Online

15 Istilah Penting yang Harus Diketahui Pengusaha Online

0
15 Istilah Penting yang Harus Diketahui Pengusaha Online

Dalam era digital seperti sekarang, bisnis online menjadi salah satu cara paling efektif untuk mencapai pelanggan di berbagai belahan dunia. Namun, untuk bisa sukses dalam menjalankan bisnis online, kita perlu memahami berbagai istilah dan konsep yang sering digunakan. Istilah-istilah ini tidak hanya membantu kita berkomunikasi dengan lebih baik dengan para profesional di bidang ini, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana mengoptimalkan strategi pemasaran dan penjualan.

Kali ini Berempat.com akan memberikan daftar istilah atau kata-kata yang perlu kamu ketahui untuk menjalankan bisnis online dengan lebih mudah.

1. Closing

Closing adalah proses di mana seorang pelanggan akhirnya memutuskan untuk membeli produk atau layanan yang kita tawarkan. Ini adalah tahap terakhir dalam proses penjualan dan sangat penting karena di sinilah kita akhirnya mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut.

2. Lead

Lead adalah seseorang atau perusahaan yang menunjukkan minat terhadap produk atau layanan kita. Mereka belum tentu akan membeli, tapi mereka sudah menunjukkan ketertarikan awal. Misalnya, seseorang yang mengisi formulir di situs web kita untuk meminta informasi lebih lanjut bisa disebut sebagai lead.

3. Conversion Rate

Conversion rate adalah persentase dari pengunjung situs web atau penerima kampanye pemasaran yang melakukan tindakan yang kita inginkan, seperti membeli produk, mendaftar untuk newsletter, atau mengisi formulir kontak. Misalnya, jika 100 orang mengunjungi situs kita dan 5 di antaranya melakukan pembelian, conversion rate-nya adalah 5%.

4. Traffic

Traffic merujuk pada jumlah pengunjung yang datang ke situs web kita. Semakin tinggi traffic, semakin banyak peluang kita untuk mendapatkan pelanggan. Traffic bisa berasal dari berbagai sumber, seperti mesin pencari, media sosial, atau iklan.

5. SEO (Search Engine Optimization)

SEO adalah serangkaian strategi dan teknik yang digunakan untuk meningkatkan peringkat situs web kita di hasil pencarian mesin pencari seperti Google. Dengan SEO yang baik, situs kita bisa muncul di halaman pertama hasil pencarian, sehingga lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan.

6. Content Marketing

Content marketing adalah strategi pemasaran yang fokus pada pembuatan dan distribusi konten yang berharga, relevan, dan konsisten untuk menarik dan mempertahankan audiens yang jelas. Konten ini bisa berupa artikel blog, video, infografis, dan lainnya. Tujuannya adalah untuk menarik minat audiens dan pada akhirnya mendorong mereka untuk melakukan tindakan yang menguntungkan bisnis kita.

7. PPC (Pay-Per-Click)

PPC adalah model periklanan di mana kita membayar setiap kali iklan kita diklik oleh seseorang. Contoh umum dari PPC adalah iklan Google Ads. Dengan PPC, kita bisa mengarahkan traffic ke situs kita secara cepat dengan membayar iklan yang ditampilkan di hasil pencarian atau situs web lain.

8. Engagement

Engagement adalah tingkat interaksi yang dilakukan oleh audiens terhadap konten kita. Ini bisa berupa like, komentar, share, atau tindakan lainnya. Tingkat engagement yang tinggi menunjukkan bahwa audiens tertarik dan terlibat dengan konten kita.

9. Bounce Rate

Bounce rate adalah persentase pengunjung yang meninggalkan situs kita setelah hanya melihat satu halaman saja, tanpa melakukan tindakan lebih lanjut. Jumlah bounce rate yang tinggi bisa menunjukkan bahwa konten atau pengalaman pengguna di situs kita tidak memadai atau tidak relevan.

10. E-commerce Platform

E-commerce platform adalah platform atau situs web yang digunakan untuk menjual produk atau layanan secara online. Contoh populer termasuk Shopify, WooCommerce, dan Magento. Platform ini biasanya menyediakan berbagai fitur untuk membantu kita mengelola inventaris, pembayaran, pengiriman, dan aspek lain dari penjualan online.

Dengan memahami daftar istilah di dunia bisnis online ini, kita bisa lebih percaya diri dan mudah dalam menjalankan bisnis online.

Exit mobile version