After Sales untuk UMKM yang Sering Diabaikan, Padahal Bisa Meningkatkan Penjualan Loh!

0
23
After Sales untuk UMKM yang Sering Diabaikan, Padahal Bisa Meningkatkan Penjualan Loh!
After Sales untuk UMKM yang Sering Diabaikan, Padahal Bisa Meningkatkan Penjualan Loh! (Foto Ilustrasi)
Pojok Bisnis

After sales untuk UMKM sering kali kurang mendapat perhatian karena banyak pelaku usaha lebih fokus mencari pelanggan baru dibanding mempertahankan pelanggan lama. Padahal, bagi bisnis kecil dengan anggaran pemasaran terbatas, pelanggan yang kembali membeli justru bisa menjadi sumber pendapatan yang lebih stabil. Di Berempat.com, kami melihat bahwa strategi sederhana setelah transaksi sering kali mampu menciptakan hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan dan meningkatkan peluang penjualan berulang.

Banyak pemilik usaha menganggap proses penjualan selesai ketika pelanggan sudah membayar. Kenyataannya, pengalaman setelah pembelian justru dapat menentukan apakah pelanggan akan kembali atau beralih ke kompetitor.

Menurut penelitian dari Harvard Business Review, meningkatkan retensi pelanggan sebesar 5% dapat meningkatkan keuntungan bisnis hingga 25% sampai 95%, tergantung pada industri yang dijalankan. Sementara itu, data dari Bain & Company menunjukkan bahwa mempertahankan pelanggan lama umumnya jauh lebih murah dibanding memperoleh pelanggan baru.

Fakta tersebut menjelaskan mengapa strategi purna jual atau after sales menjadi bagian penting dalam pertumbuhan bisnis, termasuk bagi UMKM yang masih berada pada tahap pengembangan.

PT Mitra Mortar indonesia

Mengapa After Sales Penting untuk Bisnis Kecil?

Pelanggan yang puas tidak hanya berpotensi melakukan pembelian ulang, tetapi juga dapat merekomendasikan bisnis kepada orang lain.

Dalam banyak kasus, rekomendasi dari pelanggan lama memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibanding iklan. Ketika seseorang mendapatkan pengalaman positif setelah bertransaksi, mereka lebih cenderung membagikannya kepada keluarga, teman, atau rekan kerja.

Karena itu, after sales untuk UMKM bukan sekadar bentuk pelayanan tambahan. Strategi ini dapat menjadi investasi jangka panjang yang membantu membangun loyalitas pelanggan.

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh antara lain:

  • Meningkatkan pembelian ulang.
  • Membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan.
  • Meningkatkan kepercayaan terhadap bisnis.
  • Mengurangi biaya pemasaran untuk mencari pelanggan baru.
  • Mendorong promosi dari mulut ke mulut.

Bahkan usaha berskala kecil seperti toko online, bisnis makanan, atau jasa rumahan dapat menerapkan strategi ini tanpa biaya yang besar.

Ide After Sales Sederhana yang Mudah Diterapkan UMKM

Kabar baiknya, tidak semua program after sales membutuhkan sistem yang rumit atau anggaran besar. Banyak cara sederhana yang justru lebih efektif karena terasa personal bagi pelanggan.

Salah satu contoh paling mudah adalah mengirim pesan terima kasih setelah transaksi. Langkah kecil ini menunjukkan bahwa pelanggan dihargai dan tidak dianggap sekadar pembeli.

Selain itu, pelaku usaha juga dapat mencoba beberapa strategi berikut:

  • Memberikan voucher diskon untuk pembelian berikutnya.
  • Mengirim tips penggunaan produk setelah pembelian.
  • Menawarkan layanan konsultasi singkat bagi pelanggan.
  • Membuat program loyalitas sederhana.
  • Mengirim ucapan pada momen tertentu seperti hari raya atau ulang tahun pelanggan.
  • Meminta masukan atau ulasan mengenai produk yang telah dibeli.

Menurut survei dari Zendesk Customer Experience Trends Report, sebagian besar pelanggan menganggap pengalaman layanan yang baik menjadi faktor penting dalam keputusan untuk kembali membeli dari sebuah brand.

Artinya, perhatian kecil setelah transaksi dapat memberikan dampak yang lebih besar daripada yang dibayangkan banyak pelaku usaha.

After Sales untuk UMKM Bisa Menjadi Pembeda dari Kompetitor

Di tengah persaingan yang semakin ketat, banyak produk dan layanan memiliki kualitas yang relatif mirip. Kondisi ini membuat pengalaman pelanggan menjadi faktor pembeda yang semakin penting.

Bayangkan ada dua toko yang menjual produk serupa dengan harga hampir sama. Salah satu toko hanya menyelesaikan transaksi tanpa tindak lanjut, sementara toko lainnya memberikan ucapan terima kasih, menanyakan pengalaman penggunaan produk, dan menawarkan bantuan jika pelanggan mengalami kendala.

Dalam situasi seperti itu, pelanggan biasanya lebih mudah mengingat bisnis yang memberikan perhatian lebih.

Karena itulah, after sales untuk UMKM tidak harus selalu berupa program besar atau teknologi canggih. Hal yang paling penting adalah menciptakan pengalaman yang membuat pelanggan merasa diperhatikan setelah transaksi selesai.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan