Jelang Libur Sekolah, Bali dan Destinasi Favorit Bersiap Sambut Ledakan Wisatawan

0
30
Jelang Libur Sekolah, Bali dan Destinasi Favorit Bersiap Sambut Ledakan Wisatawan
Jelang Libur Sekolah, Bali dan Destinasi Favorit Bersiap Sambut Ledakan Wisatawan (Dok Foto: Kemenpar)
Pojok Bisnis

Memasuki periode Jelang Libur Sekolah, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengingatkan seluruh pengelola destinasi wisata untuk meningkatkan kesiapan layanan dan fasilitas. Momentum liburan tahunan ini diperkirakan akan mendorong peningkatan jumlah wisatawan domestik di berbagai daerah, termasuk destinasi unggulan seperti Bali.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengatakan bahwa masa Jelang Libur Sekolah selalu menjadi salah satu periode tersibuk bagi sektor pariwisata nasional. Karena itu, setiap pengelola destinasi diminta memastikan seluruh aspek pelayanan berjalan optimal demi memberikan pengalaman terbaik bagi wisatawan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan ke salah satu objek wisata populer di Bali, Waterbom Bali, pada Jumat (5/6/2026). Menurutnya, pemerintah ingin memastikan kesiapan destinasi wisata secara langsung sebelum arus kunjungan meningkat dalam beberapa pekan mendatang.

Selain menjadi peluang untuk meningkatkan jumlah wisatawan, periode Jelang Libur Sekolah juga dinilai sebagai kesempatan bagi industri pariwisata menunjukkan kualitas pengelolaan destinasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

PT Mitra Mortar indonesia

Keselamatan dan Kenyamanan Jadi Prioritas

Ni Luh menegaskan bahwa faktor keselamatan, keamanan, dan kenyamanan harus menjadi perhatian utama seluruh pelaku industri wisata. Persiapan tidak hanya mencakup kondisi sarana dan prasarana, tetapi juga pengelolaan pengunjung, mitigasi risiko, kebersihan lingkungan, hingga kesiapan sumber daya manusia.

Menurutnya, destinasi wisata yang mampu menjaga standar pelayanan akan memberikan dampak positif terhadap citra pariwisata Indonesia di mata wisatawan.

Untuk mendukung hal tersebut, Kemenpar telah menyiapkan berbagai program peningkatan kapasitas bagi pelaku industri wisata. Program itu mencakup pelatihan keselamatan pada sejumlah aktivitas berisiko tinggi seperti wisata air, arung jeram, snorkeling, hingga wisata pegunungan.

Selain pelatihan, pemerintah juga terus mendorong penerapan sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja pariwisata agar kualitas layanan semakin terjaga. Upaya ini menjadi bagian dari strategi menghadapi lonjakan wisatawan Jelang Libur Sekolah yang diprediksi terjadi di berbagai destinasi favorit.

Kemenpar juga telah menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang dapat menjadi acuan bagi pengelola destinasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan