Usaha Pembenihan Gurami dalam Galon

0
796
Gurame (dok digiku.com)

 

Kebanyakan dari kita tentu sudah mengenal ikan Gurami dengan baik, apalagi jenis ikan ini tergolong ikan yang di gemari berbagai lapisan masyarakat di negeri ini baik dalam bentuk hidup sebagai hiasan di aquarium maupun olahan. Harga ikan Gurami yang di atas rata-rata ikan air tawar lainnya ternyata tidak mempengaruhi permintaan ikan dengan nama latin Osphronemus goramy ini di masyarakat. Melihat hal tersebut, tidak heran bila banyak pembudi daya ikan memilih ikan Gurami sebagai komoditi andalan mereka.

Bagi sebagian orang membudidayakan ikan Gurami membutuhkan lahan yang luas dan modal yang besar. Namun hal tersebut tidak sepenuhnya benar, karena di lahan yang terbatas seperti pekarangan rumah kita juga bisa melakukan pembudidayaan ikan Gurami yang pastinya bisa memberikan penghasilan tambahan bagi keluarga.

Ada beberapa segmen dalam usaha guami yaitu pembibitan mulai dari telur, ukuran gabah, ukuran jempol, hingga ukuran 4 jari dan juga segmen pembesaran. Dari setiap segment tersebut tentunya memiliki beberapa kelebihan baik dari segi permodalan serta target pasarnya.  Jika Anda memiliki modal kecil dan juga lahan yang terbatas seperti yang dialami bapak Eko Susilo, pembenihan adalah solusinya. Sedangkan jika memiliki modal yang besar segmen pembesaran hingga konsumsi bisa menjadi pilihan.

Proses pembenihan ikan Gurami bisa dilakukan dalam media terbatas seperti misalnya kolam di halaman rumah, akuarium dan juga teknik pembenihan yang juga sangat efektif yaitu dengan media galon air. Sepintas pembenihan dengan media galon memang terlihat aneh dan mungkin juga banyak yang tidak percaya. Namun hal tersebut sudah Saya jalankan dan hasilnya bisa dibilang sangat memuaskan.

Kelebihan

Ada beberapa kelebihan yang bisa di rasakan dengan teknik pembenihan dalam galon. Yang pertama pembudi daya dapat langsung menggamati pertumbuhan ikan dan dapat mengontrolnya dengan lebih mudah lantaran permukaan galon yang transparan, dapat menurunkan tingkat kematian benih hingga 20%, dapat menekan modal kerja dan biaya operasional, media budi daya tidak terkena air hujan yang dapat mengubah kondisi suhu, pH, dan jumlah air secara mendadak sehingga nafsu makan ikan dapat dijaga dan kemungkinan dapat mencegah berkembang biaknya bakteri, dan keuntungan yang lain ialah mudah membersihkan kotoran yang ada di dalam media galon itu sendiri.

Proses pembuatan

Peralatan yang dibutuhkan dalam pembudidayaan Gurami dalam galon ini antara lain galon air mineral dengan kapasitas 19 liter, paralon, selang air, bak air, pompa air, pengatur suhu dan kadar air, dan yang terakhir rak galon yang dapat dibuat menggunakan besi. Untuk proses pembuatannya terbagi dalam tiga tahap, pertama memotong bagian dasar galon yang akan digunakan untuk pembenihan.

Jika sudah galon disusun secara bertingkat pada rak besi yang tersedia dengan letak posisi kerucut ada pada bagian bawah, adapun jumlah galon paling banyak biasanya 10 galon dan paling sedikit 3 galon air dan banyak air yang akan di masukan yaitu ¾ bagian galon dengan kapasitas galon ukuran 19 liter.

Tahap kedua, pembuatan bak penampungan air, yaitu sediakan dua buah bak penampungan yang terbagi sebagai media filterisasi dan pembagian air. Jika sudah langkah selanjutnya adalah letakkan bak tersebut dengan tata letak bak yang berfungi sebagai filterisasi di letakkan sejajar dengan galon-galon pembenihan, sedangkan bak pembagian air ditaruh pada posisi tidak sejajar atau lebih tinggi dari posisi galon, hal ini dimaksudkan agar air yang telah melalui proses filterisasi dapat masuk ke bak penampungan air.

Tahap yang ketiga pemasangan paralon, pemasangan paralon dilakukan pada masing-masing bagian kerucut galon hingga terhubung ke bak filter, hal ini bertujuan untuk mengalirkan air yang berada dalam galon menuju bak filter, yang kemudian air tersebut akan diangkut ke dalam bak pembagian air dan kembali di alirkan ke masing-masing galon. Perputaran air seperti ini akan berlangsung secara terus menerus dan lebih efisien karena air yang digunakan benar-benar maksimal tanpa menggantinya dengan air yang baru.

Ketiga tahap tersebut memang agak sulit, namun percayalah jika ada kemauan dan mau menggali lebih dalam, Anda pasti bisa membuatnya sendiri. Bila masih terasa sulit dalam merangkai media galon kami menyediakan satu paket rangkaian media galon siap pakai dengan harganya Rp 3 juta.

Pembenihan Gurami

Seteleh media galon siap, maka langkah selanjutknya ialah melakukan pembenihan ikan Gurami. Diawali dengan pemilihan telur Gurami yang akan di taruh dalam galon. Untuk bisa mendapatkan telur ini bisa di lakukan pemijahan sendiri atau membeli di peternak ikan Gurami.

Bersihkan telur Gurami dan lakukan penyortiran dengan membuat telur yang busuk atau gagal yang biasanya memiliki ciri warna kuning keputihan dan kusam. Setelah bersih kumpulkan telur untuk kemudian di masukan ke dalam galon dengan jumlah maksimal telur yang di masukan ke dalam galon adalah 1000 telur.

Setelah di taruh pada galon biasanya setelah 3 hari telur sudah mulai bergerak dengan ciri berputar-putar dan kemudian disusul dengan tumbuhnya ekor. Pada hari ketujuh larva sudah berbentuk seperti ikan kecil dengan ditandai warna kuning di bagian perutnya. Bagian kuning ini berfungi sebagi sumber makanan cadangan, dengan memiliki cadangan tersebut maka pada saat itu larva tidak memerlukan makanan tambahan.

Makanan cadangan tersebut biasanya akan habis pada hari keenam dan kedelapan, kondisi itu ditandai dengan hilangnya warna kuning pada perut larva. Pada saat itu sebaiknya Anda menyiapkan makanan untuk larva karena jika agar terhindar dari kematian. Adapun jenis pakan yang cocok untuk larva di antaranya plankton, artemia, dan kutu air.

Lama masa pembenihan sampai seukuran gabah memakan waktu paling lama 2 bulan dan benih seukuran tersebut sudah siap jual. Namun jika ingin membesarkannya maka benih dapat dibesarkan pada proses selanjutnya yang biasanya pada media kolom terpal hingga kolam semen.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembenihan Gurami, yang pertama pengaturan suhu. Pada masa pembenihan, suhu menjadi salah satu faktor penting karena suhu yang stabil sangat diperlukan dalam pertumbuhan benih ikan Gurami. Temperature suhu yang baik untuk pertumbuhan benih yaitu 27° – 30°C. Kedua adaaha pH meter, kestabilan pH air juga sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan benih Gurami dan pH air yang baik untuk pembenihan antar 6-8.

Kiat dan trik Usaha

Sejumlah literature mengenai bisnis Gurami, baik secara teknis budi daya, pangsa pasar, maupun manajemen bisnis ikan konsumsi sangat diperlukan pembudi daya guna menambah wawasan sebelum terjun ke usaha ini. Hal ini akan menjadi dasar pengetahuan pembudi daya selam proses pemeliharaan ikan Gurami.

Selain literature, untuk menekuni usaha ini Anda bisa pula mengikuti pelatihan-pelatihan yang diadakan berkaitan dengan budi daya Gurami ini. Salah satunya dengan melihat dan terjun langsung ke usaha yang dilakukan peternak lainnya, hal ini dapat dilakukan dengan cara observasi langsung ke kolam-kolam peternak/petani.

 

Oleh: Dr. Ir. Elang Ilik Martawijaya, MM

Penemu Pembenihan Gurami di dalam Galon

Sempur Kaler No 71, Bogor, Jawa Barat

Email. [email protected]

Email. [email protected]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.