Eat, Sleep and Dream with the Market Kunci Sukses The King of Property

0
217
Eddie Muljaman (dok Facebook eddie muljaman)

Born to be a winner demikian kata yang tepat disematkan pada sosok pekerja keras bernama Eddie Muljawan Soetedjo. Betapa tidak, ditengah kondisi sesulit apapun pria yang dikenal sebagai The King of Property ini tetap mampu menunjukkan prestasinya.

Sejak bergabung 1995 sebagai Agen ERA Bandung dan memfokuskan diri sebagai fulltimer tahun 2000 berbagai prestasi dan penghargaan selalu diraih Eddie tiap tahun. Di antaranya 4x Million Rupiah Club, 1x Senior Million Rupiah Club, 9x Multi Million Rupiah Club, 3x STAR Club, 3x Double STAR Club, 1x Triple STAR Club, 15x Top 25 MA Winner’s Circle hingga 16x TOP Regional Marketing Associate. Terbaru, Eddie kembali meraih prestasi The King of Property become Number 1 dari Top 25 bandung Periode Januari-Mei 2019.

“Selama 19 tahun saya fokus, hanya 2 kali saya terlewat TOP Regional Marketing Associate, karena tahun 2003-2004 saya sempet ikut MLM dengan downline sampai 1.000 orang. Setelah balik lagi ke ERA, come back lagi TOP Regional Marketing Associate,” bangganya.

Tahun 2017 Eddie mampu meraih prestasi terbanyak dan masuk peringkat 3 besar penjualan secondary market secara nasional. Berada di Bandung dengan pertumbuhan properti dan penjualan jauh di bawah Jakarta, Surabaya dan kota besar lainnya, Eddie cukup berbangga hati. Maklum namanya selalu menyelinap di antara Agen Properti Era Jakarta dan Surabaya.

“Harapan saya ke depan tetap menjadi Agen ERA terbaik asal Bandung di antara dominasi Agen ERA dari Jakarta dan Surabaya dengan meraih Top Producer 2018 hingga Top 5 Nasional,” harapnya.

Kunci sukses Eddie bisa sejajar dengan Agen Properti Jakarta dan Surabaya adalah membidik properti-properti yang berada di jalan utama Kota Bandung dengan kisaran harga puluhan miliar.

“Spesialisasi saya sekitar pusat kota Bandung, sehingga nilai volumenya juga besar. Hanya saja butuh effort dan ekstra kesabaran, apalagi karakter orang Bandung tidak mudah memutuskan jual beli properti dalam nilai besar seperti Jakarta dan Surabaya,” jelasnya.

Eddie mengatakan tahun 2018 adalah tahun yang cukup berat untuk penjualan bisnis properti. Meski harga telah terkoreksi (turun, –red) 20-30% dari tahun 2014 namun banyak pebisnis properti yang mengeluhkan penjualan properti baru maupun secondary. Namun ditengah masa sulit sekalipun, dengan dedikasinya selama 23 tahun di bidang penjualan properti menjadikan Eddie mampu melewati berbagai kendala dan masalah yang menghadang.

“Berbagai masalah dan kendala itu selalu ada, tapi bagaimana pinter-pinter kita menyikapinya,” cetusnya enteng.

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.