Marcel Chandrawinata Pilih Bisnis Kuliner Berkonsep Full Western

0
444

Siapa yang tidak kenal Marcel Chandrawinata, pria yang lahir di Hannover, Jerman 29 maret 1987, bisa dibilang sudah malang melintang di dunia entertainment tanah air sejak tahun 2005. Mulai dari sinetron, film, bintang iklan hingga presenter sudah dilakoninya. Nama Marcel Candrawinata mulai dikenal publik sejak perannya dalam film bergenre anak muda Catatan Akhir Sekolah dan Alexandria.

Tak hanya dikenal lewat kedua film tersebut, nama adik dari Putri Indonesia Tahun 2005, Nadine Chandrawinata ini, semakin berkibar setelah membintangi beberapa sinetron yang kerap tayang di layar televisi seperti Cowok Impian, Jodoh Romantis, Mawar dan beberapa sinetron lainnya. Dan yang paling anyar ialah penampilan Marcel dalam membawakan acara musik Dahsyat yang tampil setiap hari di layar televisi.

Kesibukannya di dunia entertainment, tidak membuat Marcel lelah dan mencoba kegiatan lain di luar dunia hiburan yang membesarkan namanya. Karena itu berbagai usaha dijalankan oleh saudara kembar dari aktor Mischa Chandrawinata ini mulai dari bisnis diving resort di Kepulauan Raja Ampat, Papua hingga bisnis kuliner dengan membuka resto. “Kalo yang diving udah running satu tahun dan rencananya juga mau buka car wash,” ungkapnya.

Dijelaskan Marcel, bisnis restoran yang ia kelola bersama kembarannya Mischa Chandrawinata ini, merupakan usaha kuliner pertamanya dan karena itu ia masih banyak belajar tentang usaha tersebut. Dipilihnya bidang kuliner sebagai salah satu usahanya karena menurut Marcel prospeknya sangat bagus dan merupakan salah satu usaha yang sedang tren dijalankan para artis.

Resto dengan brand Commune Café and Resto milik Marcel ini berbeda dengan resto kebanyakan karena unik dan menarik baik dalam tampilan interior maupun makanan yang disajikan. Bangunan resto tidak tampak seperti restoran pada umumnya, dari luar sekilas seperti sebuah galeri furniture yang berkonsep modern.

“Resto ini memiliki dua lantai dan lantai dasar saya gunakan sebagai galeri interior dan lantai kedua digunakan untuk café dan resto,” jelasnya.

Gaya restoran terkesan minimalis dan sangat nyaman dijadikan sebagai tempat hangout. Marcel sengaja mengusung konsep tersebut karena ingin memberikan kesan yang modern tetapi tetap terlihat santai.

“Soalnya ga cuma orang kantoran yang ke sini banyak juga anak-anak muda yang hangout ke Commune,” jelas artis jebolan Fakultas Teknik Universitas Pelita Harapan tahun 2010 ini.

Resto Commune menyediakan private room yang dilengkapi dengan sofa hitam dan meja panjang yang bisa dipakai 6 hingga 7 orang. Tetapi jika pengunjung ingin menikmati suasana casual bisa memilih tempat di area tengah atau meja bar yang sudah disediakan.

Menu makanan yang disajikan Commune lebih mengarah ke menu Western, karena selain banyak diminati, usaha sejenis ini masih jarang ada. “Menu Western yang banyak diminati salah satunya adalah Enterc Commune. Yaitu menu daging yang disiram dengan saus special ala Commune yang didampingi oleh gurihnya french fries dalam penyajiannya,” ujar Marcel.

Selain itu, Ccommune Café and Resto juga menyajikan menu lain seperti Béchamel Sauce yang merupakan pizza dengan roti tipis yang renyah dengan tambahan topping pepperoni dan keju yang benar-benar memanjakan lidah.

Selain makanan yang enak, café dan resto milik Marcel ini juga menyediakan beberapa menu minuman, salah satunya Mocktail Lemon Ginger. Selain itu juga terdapat menu minuman beralkohol seperti wine, beer, and cocktail. “Kalau yang ingin santai, di resto ini juga kami sediakan coffee,” ujarnya.

Dari segi harga, walaupun menu yang disajikan adalah menu ala Western namun, menurut Marcel harga-harga yang ia tawarkan sangat terjangkau, mulai Rp 20 ribu untuk minuman hingga Rp 40 ribu untuk makanan.

Dengan konsep Full Eropa, resto milik Marcel merupakan tempat yang cocok untuk hangout dan kumpul-kumpul. Selain itu, tempat ini juga sering digunakan untuk acara meeting orang-orang bisnis atau perkantoran dan juga gathering. “Karena daerah sini merupakan daerah perkantoran terus juga rumah yang disewa orang-orang diplomat,” jelasnya.

Commune Café and Bistro beroperasi mulai pukul 10.00 hingga pukul 22.00 untuk hari kerja sedangkan hari libur buka hingga pukul 01.00 WIB. Melihat respons yang sangat menjanjikan di dunia kuliner maka Marcel pun berencana untuk melakukan ekspansi dengan mengembangkan usaha kulinernya hingga ke daerah Bali yang merupakan pusat wisata di tanah air.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.