Tanggapan TKN Terhadap Ancaman Penembakan dan Penggunaan Foto Prabowo

0
159
Tanggapan TKN
Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman/RMOL
Pojok Bisnis

Tanggapan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran angkat suara untuk merespons ancaman penembakan yang diungkapkan melalui media sosial terhadap calon presiden nomor urut 01, Anies Baswedan. TKN menegaskan bahwa pemilik akun Tiktok dengan inisial AWK (23), yang ditangkap oleh polisi di Jember, Jawa Timur, bukanlah bagian dari kader Partai Gerindra. Dalam konferensi pers yang digelar di Media Center TKN di Jakarta Selatan pada Sabtu (13/1), Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman, memberikan klarifikasi ini untuk menghindari terjadinya kesalahpahaman.

Habiburokhman menjelaskan bahwa TKN telah memeriksa akun tersebut dan dapat dipastikan bahwa akun tersebut tidak terhubung dengan mereka dan bukanlah bagian dari tim kampanye. Meskipun akun tersebut menampilkan ancaman penembakan dan menggunakan foto Prabowo dengan sweater putih sebagai foto profilnya, Hal tersebut tidak menjadi tanggung jawab Gerindra maupun TKN Prabowo-Gibran.

Tanggapan TKN dalam upaya menenagkan situasi

Habiburokhman juga menambahkan bahwa foto yang digunakan sebagai profil akun tersebut mungkin saja diambil oleh siapa saja dan tersedia secara bebas di internet. Oleh karena itu, TKN tidak dapat dipertanggungjawabkan atas tindakan yang dilakukan oleh individu tersebut.

Dalam upaya untuk menenangkan situasi, Habiburokhman mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang bertujuan untuk menciptakan perpecahan. Hal ini mencerminkan pentingnya menjaga ketenangan dan kesatuan dalam menyikapi peristiwa seperti ini.

Top Mortar Semen Instan

Ancaman penembakan yang diungkapkan melalui media sosial merupakan tindakan yang serius dan tidak dapat dianggap remeh. Dalam situasi seperti ini, penting bagi semua pihak untuk bekerja sama dalam mengidentifikasi dan mengatasi ancaman serius melalui jalur hukum yang berlaku. TKN Prabowo-Gibran menekankan bahwa mereka mengutuk segala bentuk ancaman dan kekerasan yang ditujukan kepada siapapun, termasuk kepada calon presiden lainnya.

Kampanye politik harus dilakukan dengan cara yang damai dan menghormati prinsip demokrasi. Semua pihak, termasuk tim kampanye dan pendukung, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, saling menghormati, dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik.

Dalam situasi yang penuh dengan ketegangan seperti masa kampanye pemilihan presiden, penting bagi semua pihak untuk berhati-hati dalam menyampaikan informasi dan menghindari penyebaran berita palsu atau provokatif yang dapat memperburuk situasi. Masyarakat juga dihimbau untuk tetap waspada terhadap ancaman terorisme dan melaporkan segala aktivitas atau indikasi yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Saat ini, keamanan dan stabilitas negara adalah prioritas utama, dan semua pihak harus bersatu dalam menjaga keberlanjutan demokrasi dan memastikan pelaksanaan pemilihan presiden yang aman dan adil bagi semua pihak.

DISSINDO
Top Mortar Semen Instan