Ramalan Nasib Anies Usai Gelaran Formula E

Ramalan Nasib Anies Usai Gelaran Formula E
Ramalan Nasib Anies Usai Gelaran Formula E (Dok: Tribunnews.com)

Jakarta – Gelaran balap mobil Formula E bertajuk #JakartaEPrix, yang baru saja selesai dilaksanakan, Sabtu (4/6/2022), menyisakan beberapa tema perbicangan yang hangat. Hajat balap mobil listrik pertama di Indonesia langsung menjadi tema pembicaraan publik karena menyangkut banyak isu di dalamnya. Mulai dari isu tidak adanya dukungan pemerintah pusat kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, selaku inisiator penyelengaraan, hingga tebak-tebakan arah koalisi pencapresan jelang pemilu 2024.

Isu yang terakhir itu menjadi pembicaraan panjang hingga saat ini. Beberapa pengamat mulai memperkirakan siapa tokoh yang akan disandingkan dengan Anies Baswedan di pilpres nanti. Padahal hingga kini posisi Anies dalam kontestasi politik lima tahunan itu sendiri masih belum jelas. Dengan posisinya sebagai tokoh nonpartai Anies masih harus berikhtiar mendapatkan dukungan resmi dari beberapa partai politik untuk mendapatkan tiket pilpres. Bila gagal maka kandas pula kesempatan “Pak Anies” nyapres di pemilu 2024.

Capres atau Cawapres

Hasil survey beberapa lembaga memang menempatkan Anies sebagai tokoh yang bernilai. Hasil surveynya selalu bersaing dengan beberapa tokoh lain yang digadang-gadang menjadi capres atau cawapres. Meski bukan orang partai tapi jumlah dukungan politik kepadanya cukup melimpah. Apalagi usai gelaran #JakartaEPrix ini, pesona Anies melambung dan menjadi pusat pembicaraan. Tak heran bila dalam gelaran event tersebut setiap kata dan gerak Anies diperhatikan sebagai kode politik menuju pilpres 2024.

Saat duduk berdampingan dengan Ketua DPR RI, Puan Maharani, segera saja pengamat politik menerjemahkan sebagai tanda Anies akan dipasangkan dengan Puan di pilpres nanti. Pengamat politik Kedai Kopi, Hendri Satrio, menyebut itu kode. Sementara pendukung Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono tak kalah seru memperkirakan Anies akan bergandengan dengan putra Presiden RI keenam itu, pasca beredarnya foto Anies bersalaman akrab dengan AHY. Beberapa tokoh Partai Demokrat bahkan merasa yakin Anies akan bersedia menjadi pendamping AHY untuk bertanding di pilpres nanti.

Tak kalah seru kader Partai Demokrat pun ikut-ikutan memprediksi bakal calon pendamping Anies di pilpres. Dipilihnya Ahmad Sahroni sebagai Ketua Pelaksana #JakartaEPrix menjadi dasar perkiraan itu. Sebab Sahroni adalah salah satu petinggi di Partai Demokrat. Apalagi sebelumnya sang Ketua Umum, Sura Paloh, sudah terang-terangan akan mencalonkan Anies menjadi kandidat capres dari partainya. Tinggal mencari siapa yang akan menjadi cawapresnya. Dengan dipilihnya Ahmad Sahroni dalam ajang balap mobil tersebut munculah spekulasi bahwa Anies akan disandingkan dengan salah satu tokoh dari Partai Nasdem. Siapa orangnya itu yang belum dimunculkan kepada public.

Calon Nama Pendamping

Di luar tebak-tebakan itu masih banyak dugaan-dugaan lain yang berkembangan di masyarakat. Setiap orang merasa mendapatkan petunjuk nyata siapa yang akan mendapingi Anies di pilpres dari gelaran balap itu. Anies bukan hanya diperkirakan akan bersanding dengan Puan atau AHY, mantan Menteri Pendidikan itu juga diperkirakan akan maju menjadi capres dengan Prabowo, Ganjar, Ridwan Kamil, Sandiaga Uno, Erick Thohir bahkan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri.

Tapi dengan siapakah sebenarnya Anies akan berdampingan. Tentu tidak bisa secepatnya menjawab teka-teki itu. Selain waktu pilpres masih lama, sepanjang menuju pilpres itu juga bakal banyak dinamika politik yang tak terduga. Sah-sah saja siapapun menduga-duga atau mengira-gira siapa yang akan menjadi partner Anies dalam pilpres nanti. Tapi pada akhirnya semua akan kembali pada kompromi elit-elit politik yang tergoda pada pesona Anies Rasyid Baswedan.

Artikel Sebelumnya12 Aktivitas agar Lebih Produktif pada Hari Senin
Artikel SelanjutnyaPemerintah Perlu Meninjau Ulang Kenaikan Harga Tiket Candi Borobudur