Jumat, September 4, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 98

Sri Mulyani Diganti, Purbaya Yudi Sadewa Resmi Jadi Menteri Keuangan Baru

0

Isu Sri Mulyani diganti akhirnya terjawab. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik sejumlah menteri baru, termasuk Menteri Keuangan pengganti Sri Mulyani Indrawati. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Menurut Prasetyo, pelantikan akan meliputi enam kementerian, termasuk satu kementerian baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah. Selain itu, ada pergantian posisi di Kementerian Koordinator Politik dan Keamanan, Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Kementerian Koperasi, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga.

“Presiden akan melantik menteri-menteri baru sore ini di Istana Negara. Ada satu kementerian baru, sementara lima lainnya mengalami perubahan susunan pejabat,” ungkap Prasetyo.

Purbaya Yudi Sadewa Ditunjuk Sebagai Menkeu

Salah satu pergantian yang paling menyita perhatian publik adalah di Kementerian Keuangan. Posisi Sri Mulyani diganti oleh Purbaya Yudi Sadewa, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Nama Sri Mulyani sempat menjadi sorotan setelah rumahnya dirusak massa saat kerusuhan pada akhir Agustus lalu. Isu pengunduran dirinya pun sempat merebak. Namun, kabar tersebut terbantahkan ketika ia masih terlihat menghadiri rapat terbatas di Istana Merdeka pada 4 September 2025. Dalam rapat itu, Presiden Prabowo membahas kondisi ekonomi, pangan, dan sosial bersama para menteri bidang ekonomi serta Gubernur Bank Indonesia.

Presiden juga menekankan agar program prioritas seperti Sekolah Rakyat, ketahanan pangan, dan energi tetap berjalan efektif agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Profil Singkat Purbaya Yudi Sadewa

Pengganti Sri Mulyani, Purbaya Yudi Sadewa, bukan sosok baru di dunia ekonomi. Sebelum dipercaya sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS sejak 2020 melalui Keputusan Presiden RI Nomor 58/M, Purbaya sudah malang melintang di berbagai posisi strategis.

Lulusan Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) ini kemudian melanjutkan studi ke Amerika Serikat. Ia meraih gelar Master of Science (MSc) dan doktor di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana. Dengan latar belakang akademik dan pengalaman yang kuat, Purbaya diharapkan mampu melanjutkan kebijakan fiskal sekaligus menghadirkan stabilitas ekonomi di tengah dinamika global.

Pergantian menteri keuangan ini diyakini akan menjadi salah satu langkah strategis Presiden Prabowo dalam memperkuat jajaran kabinetnya. Di tengah persaingan global yang kian ketat dan kondisi ekonomi domestik yang penuh tantangan, pemerintah dituntut menghadirkan kebijakan fiskal yang efektif, stabil, dan pro rakyat.

Optimalisasi Penyaluran Beras SPHP ke Ritel Modern, Upaya Jaga Stabilitas Pangan Nasional

0

Pemerintah terus memperkuat langkah stabilisasi harga pangan melalui Penyaluran Beras SPHP ke Ritel Modern. Upaya ini dilakukan Badan Pangan Nasional (NFA) bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah, menyasar 214 kabupaten/kota yang selama Agustus lalu masih mencatat harga beras melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam rapat koordinasi virtual bertajuk Optimalisasi Penyaluran Beras SPHP, Rabu (3/9/2025), Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA, I Gusti Ketut Astawa, menegaskan pentingnya memperkuat stok beras SPHP di jaringan ritel modern. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk menyeimbangkan distribusi beras yang belakangan lebih banyak mengalir ke pasar tradisional.

“Ini tindak lanjut rapat inflasi yang dipimpin Mendagri. Walau beberapa daerah sudah menunjukkan penurunan harga, masih ada 214 kabupaten/kota yang harganya tetap tinggi,” ujar Ketut.

214 Daerah Jadi Fokus Distribusi

Adapun daerah sasaran program ini tersebar di 33 provinsi. Dari jumlah itu, 113 kabupaten/kota masuk Zona 1, 81 kabupaten/kota di Zona 2, dan 20 kabupaten/kota di Zona 3. Panel Harga Pangan NFA mencatat, daerah yang harga berasnya sudah sesuai atau di bawah HET terus bertambah. Jika pada minggu ketiga Agustus ada 167 kabupaten/kota, pada minggu pertama September jumlahnya meningkat 49,8 persen menjadi 246 kabupaten/kota.

Ketut menambahkan, pergeseran pola distribusi dari penggilingan padi yang kini banyak menjual ke pasar tradisional justru memberi berkah bagi pelaku UMKM. Konsumen mulai membanjiri pasar tradisional karena pilihan beras lebih beragam, meski sebagian masih dijual di atas HET.

Ritel Modern Jadi Alternatif Penting

Kepala NFA, Arief Prasetyo Adi, menekankan bahwa Penyaluran Beras SPHP ke Ritel Modern harus terus diperluas. Menurutnya, keberadaan beras SPHP di ritel modern memberikan pilihan yang lebih terjangkau bagi masyarakat di tengah dominasi beras premium dengan harga tinggi.

“Ritel modern harus punya stok SPHP agar masyarakat tidak hanya disuguhi beras khusus dengan harga mahal. Pemerintah pun akan mengatur distribusi beras khusus ini lewat sertifikasi izin edar,” jelas Arief.

Dari sisi pelaksana, Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, menegaskan pihaknya telah memberikan relaksasi proses distribusi agar penyaluran ke pasar tidak terkendala. Bulog juga mendukung pemerintah daerah, terutama di wilayah dengan kendala geografis berat.

“Kami fokus menurunkan harga di 214 kabupaten/kota. Untuk pengecer pasar yang kesulitan input data, bisa ajukan manual, nanti tim Bulog akan membantu melalui sistem Klik SPHP,” kata Suyamto.

Meski begitu, Suyamto mengakui ada sekitar 10 kabupaten/kota, mayoritas di Papua, yang masih sulit dijangkau karena tingginya biaya angkut. Ia mengusulkan pembukaan gudang filial di wilayah tersebut untuk memastikan distribusi lebih merata.

Dengan strategi ini, pemerintah berharap keberadaan beras SPHP di pasar tradisional maupun ritel modern bisa menahan gejolak harga sekaligus memberi masyarakat akses lebih luas terhadap beras dengan harga sesuai HET.

Jurus Marketing Murah Tapi Efektif, Gimana Cara Buat Konten Instagram Viral?

Banyak pelaku usaha berlomba-lomba mencari cara agar bisa membuat konten Instagram viral. Alasannya jelas: satu unggahan yang viral bisa meningkatkan exposure bisnis, menarik pelanggan baru, bahkan mendongkrak penjualan dalam waktu singkat. Tapi, bikin konten Instagram viral bukan sekadar ikut tren, melainkan memahami strategi di balik perilaku audiens dan algoritma.

Kalau bisnis ingin terus berkembang di ranah digital, jangan hanya asal posting. Perlu ada rencana dan eksekusi yang matang agar setiap konten punya peluang besar untuk dilihat, dibagikan, dan diingat. Lalu, bagaimana cara membuat konten yang bisa menembus perhatian banyak orang di Instagram?

Kunci Membuat Konten Instagram Viral untuk Bisnis

Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan supaya postingan bisnis tidak hanya sekadar lewat di timeline, tapi juga benar-benar menarik perhatian audiens.

  1. Kenali Target Audiens dengan Baik
    Konten viral biasanya lahir dari keterkaitan yang kuat dengan audiens. Pahami siapa yang menjadi target utama: usia, minat, hingga gaya hidup mereka. Konten untuk anak muda jelas berbeda dengan konten untuk kalangan profesional.

  2. Ikuti Tren, Tapi Jangan Hanya Jadi Peniru
    Mengikuti tren bisa memperbesar peluang konten viral, tapi sekadar menyalin tidak akan bertahan lama. Tambahkan sentuhan unik dari brand, misalnya gaya bahasa khas, visual kreatif, atau cerita yang relevan dengan bisnis.

  3. Gunakan Visual yang Menarik
    Instagram adalah platform visual. Foto dan video yang tajam, cerah, dan estetik cenderung lebih disukai. Kalau perlu, gunakan template desain sederhana yang konsisten agar feed terlihat rapi.

  4. Tulisan Caption yang Menggugah
    Caption sering kali jadi faktor penentu apakah orang akan berinteraksi atau tidak. Gunakan kalimat yang memancing diskusi, menghibur, atau memberikan nilai tambah. Ajukan pertanyaan, sertakan tips, atau bawa audiens masuk ke dalam cerita.

  5. Manfaatkan Fitur Interaktif
    Reels, Stories, dan Polling adalah fitur yang bisa membantu meningkatkan engagement. Konten Instagram viral sering kali berawal dari Reels karena algoritma mendorong konten pendek dan menarik ke lebih banyak pengguna.

Tips Praktis Agar Konten Lebih Mudah Viral

Selain strategi umum, ada beberapa tips praktis yang bisa langsung dicoba oleh pemilik bisnis agar konten lebih berpotensi viral.

  • Posting di Waktu yang Tepat
    Analisis jam aktif audiens di Instagram. Biasanya, malam hari atau jam istirahat siang lebih ramai. Posting di jam yang tepat bisa mempercepat engagement awal.

  • Gunakan Hashtag yang Viral
    Jangan asal menaruh hashtag populer. Gunakan hashtag yang spesifik dengan niche bisnis. Ini membantu konten lebih mudah ditemukan oleh target pasar yang tepat.

  • Buat Konten yang Bisa Dibagikan
    Edukasi, humor, atau konten yang menyentuh emosi biasanya lebih sering dibagikan. Semakin sering konten dibagikan, semakin besar peluang jadi viral.

  • Konsistensi adalah Kunci
    Tidak ada rumus pasti kapan sebuah konten bisa viral. Namun, dengan konsistensi posting dan eksperimen, peluang untuk menciptakan konten Instagram viral akan semakin besar.

Membuat konten Instagram viral memang tidak bisa dijamin seratus persen. Namun, dengan memahami audiens, memanfaatkan tren, dan menjaga kualitas konten, peluang untuk mencapai itu jauh lebih besar. Ingat, tujuan utama bukan sekadar viral, tapi membangun hubungan dengan audiens dan menguatkan brand.

Bisnis yang mampu menggabungkan kreativitas, konsistensi, dan strategi akan lebih mudah menarik perhatian di Instagram. Jadi, jangan takut bereksperimen dengan format baru dan terus belajar dari respon audiens. Siapa tahu, unggahan berikutnya justru jadi pintu besar bagi pertumbuhan bisnis.

OJK Siapkan Skema Pembiayaan UMKM untuk Permudah Akses Kredit

0

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah menyiapkan langkah baru yang diharapkan mampu mendorong akses kredit bagi pelaku usaha kecil. Regulasi yang akan segera diterbitkan itu meminta Lembaga Jasa Keuangan untuk menyediakan kebijakan serta Skema Pembiayaan UMKM yang lebih ramah dan sesuai kebutuhan sektor tersebut.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut aturan ini menjadi salah satu upaya memperbaiki hambatan struktural yang selama ini mengganjal pertumbuhan usaha kecil. Menurutnya, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi, sehingga perlu perlakuan khusus dalam hal pembiayaan.

“Dalam upaya memberikan kemudahan akses bagi pelaku usaha, OJK meminta agar Lembaga Jasa Keuangan menyiapkan kebijakan serta skema khusus dalam produk pembiayaan UMKM. Aturan ini diharapkan segera terbit dalam waktu dekat,” ujar Dian dalam Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Agustus, dikutip Minggu (7/9/2025).

Pertumbuhan Kredit dan Peran UMKM

Data OJK menunjukkan, hingga Juli 2025 penyaluran kredit tumbuh 7,03 persen secara tahunan atau setara Rp8.043,2 triliun. Pertumbuhan tertinggi tercatat pada Kredit Investasi sebesar 12,42 persen, diikuti Kredit Konsumsi 8,11 persen, sementara Kredit Modal Kerja tumbuh 3,08 persen.

Jika dilihat dari sisi debitur, kredit korporasi mencatat kenaikan 9,59 persen. Sebaliknya, kredit untuk sektor UMKM hanya tumbuh 1,82 persen. Kondisi ini memperlihatkan perlunya dorongan tambahan agar sektor usaha kecil mampu berkembang lebih cepat.

OJK juga mencatat, berdasarkan jenis bank, kantor cabang bank asing justru menjadi kelompok dengan pertumbuhan kredit tertinggi, mencapai 9,90 persen secara tahunan.

Dari sisi sektor ekonomi, ada beberapa bidang yang mencatat lonjakan signifikan. Pertambangan dan penggalian tumbuh 18,31 persen, pengangkutan dan pergudangan naik 22,25 persen, sementara aktivitas jasa lainnya bahkan melesat hingga 28,92 persen.

Likuiditas Perbankan Tetap Terjaga

Selain pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Juli 2025 tercatat naik 7 persen yoy menjadi Rp9.294 triliun. Peningkatan ini ditopang pertumbuhan giro sebesar 10,72 persen, tabungan 5,91 persen, dan deposito 4,84 persen.

Likuiditas perbankan juga dipastikan masih aman. Rasio Alat Likuid terhadap Non-Core Deposit (AL/NCD) berada di level 119,43 persen dan Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) sebesar 27,08 persen, jauh di atas ambang batas ketentuan. Adapun Liquidity Coverage Ratio (LCR) mencapai 205,26 persen.

Kualitas kredit pun dinilai terjaga, dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,28 persen dan NPL net 0,86 persen. Loan at Risk (LaR) relatif stabil di level 9,68 persen, mirip dengan kondisi sebelum pandemi.

Strategi Pemerintah Memperkuat Fundamental Ekonomi Nasional di Tengah Gejolak Global

0

Menghadapi gejolak ekonomi global yang penuh ketidakpastian, pemerintah menegaskan komitmen untuk terus memperkuat fundamental ekonomi nasional. Strategi ini dijalankan melalui kolaborasi erat dengan dunia usaha, agar perekonomian Indonesia tetap tangguh, kompetitif, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sambutannya pada acara Luncheon Meeting bersama Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (4/9), menyampaikan bahwa ruang diskusi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting. Menurutnya, kerja sama lintas sektor akan menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tengah tantangan global.

“Kami terbuka untuk berbagai usulan kebijakan yang bisa mendukung penciptaan lapangan kerja, sekaligus memberi masyarakat peluang lebih luas,” ujar Airlangga.

Program Strategis dan Dukungan Dunia Usaha

Dalam kesempatan itu, Menko Airlangga menyoroti sejumlah program prioritas yang sedang digencarkan pemerintah. Mulai dari revitalisasi industri padat karya, stimulus untuk sektor pariwisata, hingga dukungan terhadap perumahan rakyat melalui program FLPP dan KUR. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program makan bergizi gratis, bantuan subsidi upah, serta perluasan akses pembiayaan bagi UMKM dan petani.

Seiring bertambahnya lulusan baru setiap tahun, pemerintah mengusulkan agar perusahaan besar membuka program magang industri selama enam bulan. Skema ini bukan sekadar kerja praktik, tetapi juga memberi pengalaman nyata sekaligus honorarium bagi para peserta. Dengan begitu, perusahaan dapat menemukan talenta baru yang sesuai kebutuhan, sementara para lulusan mendapatkan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja.

Airlangga juga menyinggung peluang besar dari sektor pariwisata. Dengan dibukanya sejumlah bandara internasional baru, dunia usaha diharapkan mampu mengoptimalkan potensi wisata unggulan di berbagai daerah. Hal ini dipandang mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus membuka lapangan kerja baru.

Transformasi Digital dan Proyek Strategis Nasional

Pemerintah turut menekankan pentingnya transformasi digital dalam pembangunan ekonomi. Menurut Airlangga, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) akan membuka lapangan kerja dalam jumlah signifikan. “Untuk kebutuhan data labeling saja, bisa menyerap hingga 10 ribu tenaga kerja,” ungkapnya.

Selain digitalisasi, pemerintah juga mempercepat Proyek Strategis Nasional, salah satunya rencana pembangunan Giant Sea Wall yang ditujukan melindungi pesisir dari dampak perubahan iklim. Proyek ini akan dijalankan bertahap dengan menggandeng mitra internasional, mulai dari Korea, Jepang, Tiongkok, hingga Eropa.

Komitmen Global dan Arah Kebijakan

Di kancah internasional, Indonesia terus memperkuat posisinya. Airlangga menyebut, perjanjian dagang IEU-CEPA dijadwalkan ditandatangani pada 23 September 2025. Selain itu, perundingan dengan Amerika Serikat juga akan dilanjutkan. Indonesia bahkan mencatat kemenangan penting di WTO terkait sengketa biodiesel dan nikel, menegaskan sikap tegas pemerintah dalam melindungi kepentingan nasional.

Airlangga menekankan, seluruh langkah ini bukan hanya respons jangka pendek, melainkan bagian dari strategi besar untuk memperkuat fundamental ekonomi nasional. Stabilitas makro, kepastian hukum, serta dukungan fiskal akan terus dijaga agar iklim usaha semakin kondusif dan kepercayaan investor meningkat.

“Kesuksesan membangun ekonomi tidak bisa dicapai sendiri. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi fondasi utama untuk mewujudkan pertumbuhan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Mendag Siapkan Revisi Aturan Penyaluran Minyakita, Harga di Pasaran Masih Tinggi

0

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan pemerintah tengah menyiapkan revisi Aturan Penyaluran Minyakita menyusul harga minyak goreng rakyat tersebut yang kembali naik di pasaran. Minyakita yang seharusnya dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter, kini banyak ditemukan dengan harga Rp17.000 per liter bahkan lebih.

Menurut Budi, perubahan aturan ini akan memperluas jalur distribusi Minyakita, termasuk melibatkan perusahaan pelat merah. “Kita akan ubah Permendag terkait Minyakita. Distribusinya sebagian bisa dilakukan lewat BUMN pangan, seperti Bulog dan lainnya. Saat ini pembahasan sedang berjalan,” ujar Budi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (6/9/2025).

Data dari Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) menunjukkan rata-rata harga Minyakita berada di kisaran Rp17.430 per liter. Padahal, sesuai regulasi, HET sudah dinaikkan dari Rp14.000 menjadi Rp15.700 per liter sejak terbitnya Permendag Nomor 18 Tahun 2024.

Distribusi Lewat BUMN Jadi Fokus

Rencana revisi Aturan Penyaluran Minyakita sebenarnya sejalan dengan ketentuan yang ada dalam Permendag tersebut. Pasal 8 mengatur bahwa produsen wajib menyalurkan Minyakita ke distributor lini pertama (D1) atau BUMN pangan, lalu dilanjutkan hingga ke pengecer. Setiap distribusi juga diwajibkan tercatat dalam sistem SIMIRAH untuk menjaga transparansi.

Namun, meski aturan ini sudah ada, praktik di lapangan masih belum ideal. Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) menilai kenaikan harga Minyakita justru dipicu lemahnya kontrol distribusi. Sekjen Ikappi, Reynaldi Sarijowan, menyebut harga di sejumlah daerah bisa mencapai Rp16.700–Rp17.000, bahkan menembus Rp20.000 per liter di Papua dan wilayah timur.

“Kenaikan ini memang terlihat kecil, tapi dampaknya luas bagi masyarakat. Indonesia sebagai produsen sawit terbesar seharusnya tidak kesulitan menyediakan minyak goreng murah,” kata Reynaldi, Jumat (29/8/2025).

Ia menilai regulasi yang ada, termasuk kebijakan Domestic Market Obligation (DMO), justru menciptakan hambatan di pasar. Padahal, Indonesia menguasai sekitar 58 persen produksi crude palm oil (CPO) dunia, atau 46,5 juta metrik ton dari total 79,16 juta metrik ton pada periode 2022–2023.

Dengan revisi aturan, pemerintah berharap distribusi Minyakita lebih merata dan harga bisa kembali sesuai HET. Kehadiran BUMN dalam jalur distribusi diharapkan mampu menjadi penyeimbang pasar sekaligus menjamin ketersediaan.

Masyarakat pun menantikan langkah konkret pemerintah, agar Minyakita tetap bisa diakses dengan harga wajar, sesuai tujuan awalnya sebagai minyak goreng rakyat.

Pestapora 2025 Tuai Kritik, Penyelenggara Akui Kelalaian Soal Sponsor

0

Festival musik Pestapora 2025 yang berlangsung di Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, tengah menjadi sorotan tajam. Sejumlah musisi dan band memutuskan mundur setelah mencuat kabar adanya keterlibatan PT Freeport Indonesia sebagai salah satu sponsor acara tersebut. Meski pihak penyelenggara buru-buru mengumumkan bahwa kerja sama dengan Freeport telah dihentikan, beberapa penampil tetap memilih tidak naik panggung sebagai bentuk sikap.

Di antara nama-nama yang membatalkan tampil adalah Navicula, Leipzig, Ornament, Negativa, Rekah Ruah, Durga, Sukatani, Kelelawar Malam, Centra, dan The Jeblogs. Keputusan itu disampaikan melalui akun media sosial masing-masing, tak lama setelah kontroversi sponsor mencuat ke publik.

Band Rebellion Rose mengambil langkah berbeda. Mereka memastikan tetap hadir di Pestapora 2025, namun menegaskan tidak akan membawakan lagu. Melalui unggahan di Instagram pada Sabtu (6/9), mereka menyatakan akan menggunakan panggung untuk bercerita dan berorasi, sembari mengembalikan seluruh bayaran yang diterima. “Kami ingin tetap menghargai penonton yang sudah membeli tiket, tapi sekaligus menjaga konsistensi sikap kami,” tulis Rebellion Rose. Usai orasi, mereka berencana bernyanyi secara unplugged di luar panggung.

Kekecewaan Musisi dan Sikap Penyelenggara

Tak hanya mereka, grup musik Sukatani juga mengumumkan batal tampil melalui unggahan di akun resminya. “Kami memutuskan untuk tidak jadi pentas di Pestapora 2025. Sampai jumpa di kesempatan lain,” tulis Sukatani. Sementara itu, .Feast dan Hindia secara tegas menyampaikan rasa kecewa dan marah terhadap penyelenggara.

“Kami merasa ruang musik seharusnya menjadi tempat aman untuk berekspresi dan menyuarakan aspirasi. Dengan berat hati, kami memilih mundur,” tulis keduanya dalam pernyataan bersama.

Di tengah derasnya kritik, Direktur Festival Pestapora, Kiki Aulia Ucup, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Ia menyebut kerja sama dengan Freeport sebagai bentuk kelalaian pihak penyelenggara. “Kami memahami bahwa keputusan ini menimbulkan kekecewaan. Karena itu, kami resmi memutus kerja sama dengan PT Freeport Indonesia,” ujar Kiki melalui video yang diunggah di akun resmi Pestapora.

Kontroversi tersebut mencuat sejak hari pertama festival, saat parade di arena acara menampilkan spanduk bertuliskan “Tembaga Ikutan Berpestapora” dengan logo Freeport. Aksi itu memicu kritik keras di media sosial, karena perusahaan tambang tersebut sudah lama menjadi sorotan terkait aktivitasnya di Papua.

Meski pihak penyelenggara berusaha meredam polemik, mundurnya sejumlah line up besar membuat suasana festival tahun ini terasa berbeda. Banyak penonton menyayangkan situasi ini, namun sebagian mengapresiasi sikap musisi yang tetap konsisten dengan prinsip mereka.

Rahasia UMKM Berhasil, Atur Uang dengan Aplikasi Keuangan Gratis!

Mengatur keuangan bisnis kecil sering kali jadi tantangan tersendiri. Banyak pemilik usaha hanya fokus pada penjualan, tanpa menyadari bahwa pencatatan keuangan yang rapi bisa menentukan arah pertumbuhan bisnis ke depan. Padahal, dengan bantuan aplikasi keuangan, semua bisa jadi lebih mudah dan teratur.

Bagi pemilik bisnis kecil, penggunaan aplikasi ini bukan cuma sekadar gaya hidup digital, tapi sebuah kebutuhan. Tanpa catatan yang jelas, sulit menilai apakah bisnis benar-benar untung, hanya balik modal, atau malah merugi. Karena itu, pemahaman soal pengelolaan keuangan dan penggunaan aplikasi keuangan yang tepat bisa jadi senjata penting agar usaha tidak jalan di tempat.

Pentingnya Pencatatan Keuangan yang Rapi

Keuangan adalah urat nadi bisnis. Dengan pencatatan yang rapi, pemilik usaha bisa tahu:

  • Berapa sebenarnya pemasukan dan pengeluaran setiap bulan.

  • Mana produk atau layanan yang paling menguntungkan.

  • Bagaimana arus kas berjalan, apakah sehat atau justru mulai seret.

Tanpa pencatatan, keputusan bisnis sering hanya berdasarkan insting. Akibatnya, potensi keuntungan besar bisa hilang karena tidak ada dasar perhitungan yang jelas. Di sinilah peran aplikasi keuangan menjadi sangat penting, terutama bagi bisnis kecil yang masih berkembang.

Contoh Aplikasi Keuangan Gratis untuk Bisnis dan UMKM

Di Indonesia, ada dua aplikasi populer yang bisa membantu pemilik bisnis kecil mencatat arus kas secara sederhana namun tetap efektif: Kledo dan BukuWarung.

  • Kledo
    Cocok untuk usaha yang sudah mulai berkembang. Dengan Kledo, pemilik bisnis bisa mencatat transaksi, memantau arus kas, hingga membuat laporan keuangan sederhana. Fitur-fiturnya mudah dipahami, sehingga meski tidak punya latar belakang akuntansi, pengguna tetap bisa mengelola laporan dengan rapi.

  • BukuWarung
    Lebih praktis untuk bisnis kecil seperti warung, toko, atau usaha rumahan. Aplikasi ini ringan, bisa digunakan langsung di ponsel, dan membantu mencatat pemasukan serta pengeluaran sehari-hari. Selain itu, BukuWarung juga punya fitur pencatatan utang-piutang, yang sangat bermanfaat bagi usaha dengan sistem pembayaran fleksibel.

Kedua aplikasi ini bisa jadi solusi awal sebelum bisnis beranjak lebih besar dan membutuhkan software akuntansi yang lebih kompleks.

Tips Mengelola Keuangan Bisnis dengan Lebih Efektif

Selain menggunakan aplikasi, ada beberapa langkah yang bisa membantu keuangan bisnis kecil tetap sehat:

  1. Pisahkan keuangan pribadi dan bisnis
    Jangan campur uang belanja rumah tangga dengan modal usaha. Gunakan rekening terpisah agar lebih jelas.

  2. Catat setiap transaksi, sekecil apapun
    Bahkan pembelian plastik kemasan pun perlu dicatat. Kebocoran kecil yang tidak terdata bisa jadi masalah besar di akhir bulan.

  3. Buat laporan rutin
    Lakukan evaluasi minimal sebulan sekali. Dengan laporan sederhana, pemilik usaha bisa tahu kondisi bisnis secara menyeluruh.

  4. Atur arus kas dengan bijak
    Jangan habiskan keuntungan hanya untuk ekspansi atau belanja stok. Pastikan ada dana cadangan untuk kebutuhan darurat.

Mengatur keuangan bisnis kecil memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak mungkin. Dengan bantuan aplikasi keuangan seperti Kledo dan BukuWarung, pencatatan transaksi bisa jadi lebih praktis, rapi, dan transparan. Hasilnya, pemilik bisnis bisa mengambil keputusan dengan lebih tenang karena semua berdasarkan data, bukan sekadar tebakan.

Pengembangan SDM Berbasis Teknologi Digital, Strategi Indonesia Hadapi Revolusi Industri 4.0

0

Pengembangan SDM Berbasis Teknologi Digital semakin ditekankan pemerintah sebagai langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja yang adaptif, terampil, dan inovatif di tengah arus perubahan teknologi yang berlangsung sangat cepat. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya untuk memperkuat penguasaan teknologi digital dan menghadirkan generasi industri yang siap bersaing di kancah global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan hal tersebut saat meninjau kegiatan di Apple Developer Academy @BINUS Bali, Kamis (4/8). Menurutnya, keberadaan akademi tersebut bukan hanya sebatas bangunan dengan fasilitas modern, melainkan bagian dari mimpi besar menjadikan Indonesia sebagai pusat lahirnya talenta digital kelas dunia.

“Ini adalah ekosistem untuk melahirkan para pencipta. Bukan hanya pekerja, tapi generasi muda yang mampu memimpin inovasi dan mendirikan startup dengan ide-ide segar yang relevan dengan kebutuhan zaman,” ujar Agus.

Sejak berdiri pada 2018, Apple Developer Academy telah mencetak lebih dari 2.000 lulusan. Data menunjukkan hampir 90 persen alumni langsung terserap di dunia kerja, baik di sektor startup, kesehatan, keuangan, hingga industri manufaktur. Pemerintah menilai capaian ini sejalan dengan arah besar transformasi digital nasional.

Transformasi Digital dan Peran Industri

Di sisi lain, Indonesia juga mencatat lompatan signifikan dalam industri perangkat digital. Melalui kebijakan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), porsi produksi lokal perangkat teknologi meningkat dari sekitar 20 persen pada 2015 menjadi lebih dari 94 persen saat ini. Saat ini, terdapat 15 perusahaan produsen dan lima perusahaan EMS (Electronic Manufacturing Services) dengan kapasitas produksi lebih dari 118 juta unit per tahun.

“Indonesia kini bukan lagi sekadar pasar. Kita sudah menjadi produsen, dan langkah berikutnya adalah menjadi pencipta. Talenta digital lokal harus mampu melahirkan aplikasi, layanan, dan solusi berbasis teknologi yang bermanfaat luas,” jelas Agus.

Program di Apple Developer Academy berlangsung selama 10 bulan. Para peserta tidak hanya diajarkan keterampilan teknis, tetapi juga diajak berkolaborasi serta dilatih untuk memecahkan persoalan nyata di lapangan. Menperin menekankan pentingnya keberanian dalam berinovasi. “Kalau gagal, jangan berhenti. Dari kegagalan bisa lahir ide yang lebih baik,” pesannya.

Ke depan, kerja sama dengan Apple akan terus diperluas. Pemerintah merencanakan pembukaan lima akademi baru di berbagai daerah, pendirian Apple Innovation and Software Technology Institute, hingga pusat riset dan pengembangan (R&D) perangkat lunak di Indonesia.

Kemenperin juga membuka ruang link and match antara lulusan akademi dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Harapannya, karya yang dihasilkan bisa langsung memberi manfaat nyata bagi publik sekaligus memperkuat daya saing nasional.

Agus optimis generasi muda berperan penting dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Transformasi digital, termasuk melalui Pengembangan SDM Berbasis Teknologi Digital, diyakini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Saya percaya, lulusan akademi ini adalah calon pemimpin inovasi masa depan. Indonesia harus naik kelas, bukan hanya sebagai konsumen atau produsen, tetapi juga pemain utama dalam ekosistem digital global,” tegas Menperin.

Libur Maulid Nabi, KAI Tambah Kursi di Rute Favorit Antisipasi Lonjakan Penumpang

0

PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang pada puncak arus Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (4/9). Hingga pukul 09.00 WIB, tiket kereta api yang terjual sudah mencapai 156.877 dari total 163.770 kursi yang disiapkan, atau setara dengan okupansi 95,79 persen. Angka ini diperkirakan terus bertambah karena penjualan tiket masih berlangsung.

Lonjakan tersebut tak lepas dari momen libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus berlanjut hingga akhir pekan. Data KAI per 4 September mencatat jumlah tiket terjual untuk periode 4–8 September 2025 sebagai berikut:

  • Kamis, 4 September: 156.877 tiket

  • Jumat, 5 September: 122.182 tiket

  • Sabtu, 6 September: 87.774 tiket

  • Minggu, 7 September: 130.835 tiket

  • Senin, 8 September: 64.498 tiket

Secara keseluruhan, sudah ada 562.166 tiket yang terjual atau sekitar 68,73 persen dari total kapasitas 817.949 kursi yang disediakan.

KAI Sediakan Kursi Tambahan untuk Libur Panjang Akhir Pekan Kali Ini

Untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama Libur Maulid Nabi Muhammad SAW, KAI menambah 44.337 kursi pada sejumlah rute favorit. Beberapa di antaranya adalah perjalanan Jakarta–Surabaya, Jakarta–Purwosari, Jakarta–Banyuwangi, Jakarta–Blitar, Jakarta–Yogyakarta, Jakarta–Bandung, dan Jakarta–Semarang.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa tingginya angka pemesanan tiket membuktikan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api.

“Bagi banyak keluarga, libur panjang menjadi momen untuk pulang kampung, berwisata, atau sekadar berkumpul bersama. Okupansi tinggi ini menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan karena memberikan perjalanan yang aman, nyaman, serta tepat waktu,” ujarnya.

Anne juga mengimbau calon penumpang untuk tiba lebih awal di stasiun, mengikuti arahan petugas, serta menjaga fasilitas bersama. Hal ini demi memastikan perjalanan berjalan lancar dan menyenangkan.

“Bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket, sebaiknya segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan. Proses pembelian bisa dilakukan dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI. Informasi ketersediaan tiket juga dapat diperoleh melalui Contact Center 121 atau WhatsApp KAI di 0811-2223-3121,” tutupnya.