Kamis, Mei 7, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 72

Bisa Hasilkan Jutaan per Bulan, Apa Rahasia Affiliate Marketing TikTok?

Siapa sangka, platform yang awalnya identik dengan video hiburan singkat kini menjelma jadi ladang bisnis baru. Affiliate marketing TikTok sedang naik daun, bahkan mampu membuat banyak orang meraup penghasilan jutaan hingga puluhan juta rupiah per bulan. Fenomena ini nggak cuma jadi tren sesaat, tapi peluang nyata yang bisa dimanfaatkan oleh siapa saja yang paham cara mainnya.

Keunggulan TikTok terletak pada algoritmanya yang sangat kuat dalam mendistribusikan konten. Artinya, video kreatif yang membahas atau menampilkan produk bisa dengan mudah menjangkau ribuan bahkan jutaan orang tanpa harus punya followers banyak. Inilah mengapa affiliate marketing TikTok lebih cepat berkembang dibandingkan platform lain.

Bagaimana TikTok Affiliate Bisa Membuat Orang Jutaan Rupiah Perbulan?

Secara sederhana, sistemnya mirip seperti menjadi “sales online.” Kreator cukup mendaftar di program TikTok Affiliate, lalu memilih produk yang tersedia di TikTok Shop. Setelah itu, setiap kali ada orang yang membeli produk lewat link di konten mereka, komisi langsung masuk ke akun. Besaran komisi bervariasi, mulai dari beberapa persen hingga puluhan persen, tergantung produk yang dipilih.

Keberhasilan seseorang dalam menjalankan TikTok Affiliate bukan hanya soal menjual produk, melainkan bagaimana membangun konten yang relatable dengan audiens. Misalnya, seorang kreator kuliner bisa membuat review peralatan dapur, sedangkan kreator fashion bisa mempromosikan outfit kekinian.

Apa Aja Strategi yang Bisa Digunakan agar Affiliate Marketing di TikTok Berhasil?

  1. Pahami audiens – Konten yang tepat sasaran akan lebih mudah memancing penonton untuk membeli.

  2. Fokus pada storytelling – Jangan cuma jualan produk, tapi buat cerita menarik agar penonton merasa “butuh.”

  3. Konsisten posting – Algoritma TikTok lebih menyukai kreator yang aktif.

  4. Ikuti tren – Manfaatkan musik atau challenge yang sedang viral untuk meningkatkan peluang FYP.

  5. Pilih produk dengan margin komisi tinggi – Supaya hasil lebih maksimal.

Meski menjanjikan, bukan berarti jalan selalu mulus. Persaingan di TikTok cukup ketat, apalagi semakin banyak orang yang melirik peluang ini. Tantangan lainnya adalah menjaga konsistensi membuat konten yang kreatif. Banyak kreator berhenti di tengah jalan karena merasa hasil tidak instan. Padahal, kunci sukses justru ada pada kesabaran membangun personal branding.

Affiliate marketing di TikTok bisa jadi salah satu cara paling efektif untuk mendapatkan penghasilan tambahan, bahkan bisa menjadi sumber income utama jika ditekuni dengan serius. Dengan strategi yang tepat, konten yang konsisten, serta pemilihan produk yang relevan, peluang menghasilkan jutaan rupiah per bulan bukan cuma mimpi.

Bukan Hanya Ekspor, UMKM Didorong Fokus Juga Penuhi Kebutuhan Domestik

0

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, menegaskan pentingnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk mengutamakan pasar dalam negeri. Menurutnya, UMKM penuhi kebutuhan domestik lebih dari 280 juta penduduk Indonesia merupakan langkah strategis yang harus menjadi prioritas, sebelum terlalu jauh mengejar pasar ekspor ke luar negeri.

Ia menekankan bahwa UMKM penuhi kebutuhan domestik tidak hanya menjaga stabilitas pasokan di dalam negeri, tetapi juga memperkuat pondasi perekonomian nasional. Dengan potensi pasar raksasa di Indonesia, pelaku UMKM sebenarnya memiliki peluang yang sangat besar tanpa harus selalu bergantung pada penjualan internasional.

Dorongan untuk Memperluas Daya Saing UMKM

Dalam sambutannya saat membuka Sampoerna Festival UMKM 2025 di Jakarta, Selasa (19/8), Maman menjelaskan bahwa UMKM sudah lama menjadi tulang punggung ekonomi nasional. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan daya saing harus terus dilakukan, baik melalui inovasi produk maupun pemanfaatan teknologi.

“Banyak pengusaha yang bercita-cita bisa memasarkan produknya ke luar negeri. Itu memang bagus, tetapi pasar domestik kita juga tidak boleh diabaikan. Lebih dari 280 juta konsumen di Indonesia adalah potensi besar yang harus diisi produk UMKM,” ujarnya.

Maman juga menyinggung soal derasnya arus produk impor yang membanjiri pasar dalam negeri. Menurutnya, perlindungan terhadap UMKM lokal perlu diperkuat agar pelaku usaha kecil tidak kalah bersaing dengan produk asing yang harganya lebih murah.

Dukungan Pemerintah: KUR, Sertifikasi, dan Digitalisasi

Pemerintah, kata Maman, terus memberikan dukungan agar UMKM bisa naik kelas. Salah satunya melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang hingga pertengahan 2025 sudah mencapai Rp132,7 triliun, disalurkan kepada lebih dari 2,29 juta debitur.

Selain akses pembiayaan, pemberian legalitas usaha juga menjadi perhatian. Hingga 30 Juni 2025, Kementerian UMKM telah membantu menerbitkan lebih dari 1,44 juta Nomor Induk Berusaha (NIB), 2,34 juta sertifikat halal, serta berbagai sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Langkah ini, menurutnya, sangat penting untuk memperkuat daya saing produk lokal di pasar modern.

Tak hanya itu, digitalisasi juga didorong agar UMKM bisa masuk ke ekosistem ritel modern maupun platform online. Dengan begitu, jangkauan pasar menjadi lebih luas, sekaligus mendorong pelaku usaha untuk berinovasi sesuai kebutuhan konsumen.

UMKM Terlibat dalam Program MBG

Menteri Maman menambahkan, keterlibatan UMKM dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut membuka peluang usaha baru. Ribuan dapur umum MBG yang tersebar di berbagai daerah banyak dipasok oleh produk UMKM, mulai dari bahan makanan hingga kebutuhan logistik.

“Kolaborasi seperti ini bisa menumbuhkan pasar baru sekaligus menggerakkan roda perekonomian rakyat. Semoga langkah ini bisa ikut mendukung target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang ditetapkan Presiden hingga delapan persen,” ucapnya.

Acara pembukaan festival tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Presiden Direktur Sampoerna Strategic Bambang Sulistyo, Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi, Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Riza Damanik, serta perwakilan dari BPJPH dan BPOM.

Resmi, Gaji PNS Tak Naik di 2026: Pemerintah Alihkan Anggaran ke 8 Program Lain

0

Isu mengenai Gaji PNS Tak Naik pada 2026 akhirnya terjawab setelah pemerintah memastikan tidak ada penyesuaian penghasilan aparatur sipil negara tahun depan. Keputusan tersebut diambil lantaran anggaran negara akan lebih diarahkan untuk mendukung delapan program prioritas yang dianggap mendesak bagi pembangunan nasional.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, kebijakan ini tidak berarti pemerintah mengabaikan kesejahteraan pegawai negeri. Menurutnya, langkah tersebut diambil dengan pertimbangan kondisi fiskal dan kebutuhan pembiayaan program strategis yang menjadi fokus utama tahun depan. Dengan demikian, meski Gaji PNS Tak Naik, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat melalui instrumen lain.

Fokus pada Delapan Program Prioritas Pemerintah

Pemerintah telah menetapkan delapan agenda prioritas yang akan menyerap porsi besar dari anggaran 2026. Program tersebut mencakup peningkatan layanan kesehatan, penguatan pendidikan, pembangunan infrastruktur, transformasi digital, ketahanan pangan, transisi energi, perlindungan sosial, serta pemberdayaan UMKM.

Dengan fokus tersebut, alokasi anggaran untuk belanja pegawai, termasuk gaji PNS, tidak ditambah pada tahun depan. Pemerintah menilai langkah ini sebagai upaya memastikan dana publik benar-benar diarahkan pada program yang berdampak luas bagi masyarakat.

Meski keputusan ini menimbulkan beragam reaksi, terutama dari kalangan ASN yang berharap adanya kenaikan penghasilan, pemerintah menilai bahwa manfaat jangka panjang dari program prioritas lebih besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Menjaga Keseimbangan Fiskal

Keputusan untuk menahan kenaikan gaji PNS juga tidak terlepas dari kondisi fiskal negara. Pemerintah berupaya menjaga defisit anggaran tetap terkendali sambil memenuhi kebutuhan pembiayaan pembangunan. Sri Mulyani menyebut, ruang fiskal harus dikelola dengan hati-hati agar tidak menimbulkan beban berlebihan di masa depan.

Selain itu, pemerintah juga tengah menghadapi tantangan global, mulai dari fluktuasi harga energi, dinamika geopolitik, hingga kebutuhan investasi besar dalam transisi menuju energi bersih. Semua faktor ini mendorong perlunya kebijakan fiskal yang disiplin.

Meski tidak ada kenaikan gaji di 2026, ASN tetap diharapkan bisa menjaga kinerja pelayanan publik. Pemerintah menilai penghargaan terhadap ASN tidak semata-mata berbentuk kenaikan gaji, melainkan juga melalui perbaikan sistem kerja, digitalisasi birokrasi, serta peningkatan fasilitas penunjang.

Sejumlah pihak berharap keputusan ini hanya bersifat sementara. Dengan membaiknya kondisi fiskal dan meningkatnya penerimaan negara di masa depan, kemungkinan penyesuaian gaji ASN tetap terbuka. Namun untuk saat ini, fokus utama pemerintah adalah memastikan program prioritas berjalan efektif sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

HUT RI ke-80, Saatnya Pemuda Indonesia Merdeka Secara Finansial!

0

Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80, isu tentang bagaimana generasi muda bisa merdeka secara finansial kembali mencuat. Merdeka bukan hanya soal terbebas dari penjajahan bangsa lain, tetapi juga terbebas dari tekanan ekonomi dan keterbatasan finansial. Bagi pemuda, kemandirian finansial adalah bentuk perjuangan baru yang tidak kalah penting dengan perjuangan di masa lalu.

Merdeka secara finansial berarti mampu mengelola pendapatan, memiliki tabungan atau investasi, serta tidak terjebak dalam lilitan utang konsumtif. Dengan kondisi ini, seseorang bisa lebih fokus membangun masa depan, mengejar mimpi, bahkan berkontribusi lebih besar pada bangsa.

Namun, kenyataannya masih banyak anak muda yang salah dalam menyikapi keuangan. Gaya hidup konsumtif, keinginan tampil “wah” di media sosial, hingga minimnya literasi finansial membuat banyak orang sulit mencapai kemandirian keuangan.

Ini Langkah-Langkah Menuju Merdeka atau Bebas Secara Finansial!

Untuk bisa merdeka secara finansial, ada beberapa tips sederhana yang bisa mulai diterapkan oleh pemuda Indonesia, terutama di momen HUT RI ini:

  1. Kelola Pendapatan dengan Bijak
    Jangan sampai gaji atau pendapatan habis hanya untuk gaya hidup. Terapkan aturan sederhana seperti 50-30-20 (50% kebutuhan pokok, 30% keinginan, 20% tabungan atau investasi).

  2. Hindari Utang Konsumtif
    Utang untuk barang mewah atau sekadar gaya hidup hanya akan menjadi beban di masa depan. Fokuslah pada pengeluaran yang memberi nilai tambah, bukan sekadar gengsi.

  3. Mulai Berinvestasi Sejak Dini
    Anak muda punya kelebihan waktu. Semakin cepat mulai berinvestasi, semakin besar pula peluang untuk merasakan hasil di masa depan. Pilih instrumen investasi yang sesuai dengan profil risiko, seperti reksa dana, saham, atau emas.

  4. Bangun Sumber Pendapatan Tambahan
    Jangan hanya mengandalkan satu sumber penghasilan. Pemuda bisa memanfaatkan skill digital, membuka usaha kecil, atau menjadi freelancer untuk menambah pemasukan.

  5. Perluas Networking dan Belajar Finansial
    Ikut komunitas atau seminar keuangan bisa membuka wawasan baru. Networking yang kuat juga dapat membuka peluang bisnis atau kerja sama.

Cara Menyikapi Tantangan Finansial di Era Modern

Generasi muda hidup di era yang penuh distraksi. Tawaran belanja online, tren gadget terbaru, hingga gaya hidup nongkrong bisa jadi jebakan. Di sinilah pentingnya mindset. Menyikapi finansial dengan cara yang lebih visioner adalah kunci agar tidak terjebak pada kesenangan jangka pendek.

Momentum HUT RI ke-80 bisa dijadikan refleksi. Jika dulu pejuang memperjuangkan kemerdekaan dengan senjata, sekarang anak muda bisa memperjuangkan masa depan lewat literasi keuangan. Menjadi merdeka secara finansial bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga bentuk kontribusi nyata bagi bangsa.

Kemerdekaan finansial adalah tentang pilihan. Apakah pemuda ingin terus terjebak dalam gaya hidup konsumtif, atau mulai menata langkah untuk hidup lebih mandiri? Jawabannya ada pada setiap individu, dan momen kemerdekaan ini bisa menjadi titik awal perubahan.

Diskon BBM di Hari Kemerdekaan, Pertamina Beri Kado Istimewa untuk Konsumen

0

Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia tidak hanya diramaikan dengan upacara dan berbagai kegiatan masyarakat, tetapi juga membawa kabar baik bagi konsumen. BBM di Hari Kemerdekaan mendapat perhatian khusus dari sejumlah penyedia energi, termasuk Pertamina dan perusahaan swasta, yang memberikan promo menarik serta menjaga kestabilan harga.

Pertamina misalnya, menghadirkan program diskon harga BBM untuk jenis Pertamax. Selama periode 17 hingga 31 Agustus, masyarakat bisa menikmati potongan harga hingga Rp450 per liter. Langkah ini dinilai sebagai salah satu bentuk apresiasi terhadap konsumen sekaligus kado istimewa di bulan kemerdekaan.

Sementara itu, perusahaan swasta seperti Shell, BP, dan Vivo juga menjaga harga BBM tetap stabil di tengah momen perayaan nasional. Dengan kondisi harga global yang cenderung fluktuatif, keputusan tersebut dianggap mampu memberi kepastian bagi masyarakat yang bergantung pada bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari.

Kado Energi untuk HUT ke-80 RI

Selain program diskon, Pertamina juga meluncurkan proyek energi strategis sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan tahun ini. Proyek tersebut tidak hanya berfokus pada ketersediaan energi, tetapi juga menargetkan efisiensi dan keberlanjutan. Kehadiran proyek ini dipandang sebagai langkah penting dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Kebijakan diskon BBM di Hari Kemerdekaan ini pun menjadi sorotan positif, terutama di tengah tekanan harga minyak dunia yang belum stabil. Konsumen merasakan manfaat langsung dari adanya promo, sementara pemerintah dan pelaku industri energi dapat menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat.

Di sisi lain, promo ini juga diharapkan mampu mendorong peningkatan konsumsi Pertamax, yang dikenal lebih ramah lingkungan dibandingkan jenis BBM bersubsidi. Dengan begitu, program ini tidak hanya bernuansa perayaan, tetapi juga mendukung upaya transisi energi bersih di masa depan.

Momen ini menunjukkan bagaimana perayaan kemerdekaan bisa dimaknai tidak hanya dalam aspek simbolis, tetapi juga melalui langkah konkret yang berdampak pada kehidupan masyarakat sehari-hari. Stabilitas harga dan ketersediaan BBM menjadi faktor penting yang membuat mobilitas tetap terjaga, terutama saat aktivitas ekonomi terus bergerak.

Ke depan, konsumen berharap langkah serupa bisa terus dilakukan, baik dalam bentuk promo maupun kebijakan harga yang berpihak kepada masyarakat. Dengan begitu, perayaan kemerdekaan dapat selalu diiringi dengan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh rakyat.

Hadiah HUT RI ke-80, Kini Pembayaran QRIS Bisa Digunakan di Jepang!

Pembayaran QRIS kini bisa digunakan di Jepang bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025. Langkah ini menjadi pencapaian penting karena untuk pertama kalinya Quick Response Code Indonesian Standard diperluas ke luar kawasan ASEAN. Sebelumnya, fitur QRIS sudah hadir di Thailand, Malaysia, dan Singapura, namun kini masyarakat Indonesia bisa memanfaatkannya juga di Jepang.

Pada tahap awal, pengguna dari Indonesia dapat bertransaksi di 35 merchant Jepang hanya dengan memindai kode JPQR Global melalui aplikasi pembayaran domestik. Kehadiran fasilitas ini merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia (BI) dengan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI). Diharapkan, kehadiran QRIS di Jepang mampu memberikan kenyamanan transaksi lintas negara, sekaligus mempererat hubungan ekonomi kedua negara.

Perluasan Layanan QRIS Antarnegara

Bank Indonesia memastikan jumlah merchant di Jepang yang menerima QRIS akan terus bertambah. Dengan begitu, wisatawan atau pelaku bisnis asal Indonesia semakin mudah bertransaksi tanpa harus menukar uang tunai. Sebaliknya, kerja sama juga akan diperluas agar masyarakat Jepang yang berkunjung ke Indonesia bisa melakukan pembayaran hanya dengan memindai QRIS melalui aplikasi pembayaran mereka sendiri.

Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan, perluasan QRIS antarnegara menjadi bukti nyata kemajuan sistem pembayaran nasional. Sejak diperkenalkan enam tahun lalu, QRIS sudah dimanfaatkan oleh lebih dari 57 juta pengguna. Inovasi ini dianggap sebagai salah satu pendorong utama inklusi keuangan digital di Indonesia.

Selain Jepang, BI juga tengah menguji coba konektivitas QRIS dengan Tiongkok bersama People’s Bank of China (PBoC). Jika berhasil, transaksi perdagangan maupun pariwisata antarnegara dapat berlangsung lebih efisien, terutama bagi UMKM yang membutuhkan akses pembayaran lintas batas dengan biaya lebih rendah. Uji coba tersebut melibatkan ASPI, UnionPay International, dan beberapa penyelenggara sistem pembayaran.

Capaian Positif di Negara Lain

Hingga pertengahan 2025, implementasi QRIS Antarnegara menunjukkan hasil yang cukup signifikan. Kerja sama dengan Thailand mencatat hampir 1 juta transaksi dengan nilai Rp437,54 miliar sejak diluncurkan pada 2022. Sementara itu, kerja sama dengan Malaysia sudah menghasilkan 4,31 juta transaksi dengan nominal Rp1,15 triliun sejak Mei 2023. Adapun dengan Singapura, sejak November 2023 tercatat 238 ribu transaksi dengan nilai Rp77,06 miliar.

Melihat capaian tersebut, peluncuran QRIS yang bisa digunakan di Jepang menjadi tonggak baru yang diharapkan mampu mendongkrak transaksi lintas negara sekaligus memperluas akseptasi pembayaran digital Indonesia di pasar global.

Keberhasilan inisiatif ini tak lepas dari kerja sama lintas otoritas, mulai dari BI, ASPI, hingga dukungan Ministry of Economy, Trade, and Industry (METI) Jepang, Payment Japan Association (PJA), Netstars, dan sejumlah lembaga keuangan. BI menegaskan akan terus mendorong pengembangan inovasi dan memperluas jangkauan QRIS, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.

Pendapatan Gojek Tumbuh, GOTO Pangkas Kerugian hingga 77 Persen

0

Pendapatan Gojek menjadi sorotan utama setelah PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melaporkan hasil kinerja keuangan terbaru. Pada semester I 2025, perusahaan teknologi tersebut membukukan pendapatan bersih dari layanan on-demand, mulai dari transportasi online hingga pengantaran makanan, sebesar Rp 5,9 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan capaian periode sama tahun lalu yang hanya Rp 4,8 triliun.

Jika dirinci, pendapatan Gojek dari layanan transportasi roda dua maupun roda empat tercatat Rp 1,4 triliun. Sementara kontribusi terbesar masih datang dari layanan pengantaran makanan, logistik, hingga bisnis quick commerce dengan nilai Rp 4,5 triliun. Lonjakan ini menandai konsistensi GOTO dalam memperkuat posisi di pasar layanan digital yang semakin kompetitif.

GTV dan Pendapatan Kuartalan Terus Menguat

Pada kuartal II 2025, GOTO membukukan nilai transaksi bruto (Gross Transaction Value/GTV) dari layanan on-demand mencapai Rp 16,4 triliun atau tumbuh 9 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya. Secara kumulatif sepanjang semester I, GTV perseroan tercatat sebesar Rp 32 triliun.

Kinerja ini turut mengerek pendapatan bersih GOTO secara keseluruhan di kuartal II 2025 menjadi Rp 4,3 triliun. Angka tersebut naik 23 persen dibandingkan kuartal II 2024 yang tercatat Rp 3,6 triliun.

Direktur Utama Grup GOTO, Patrick Walujo, menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan pencapaian bersejarah. Ia menyebut, investasi yang dilakukan perusahaan pada infrastruktur teknologi, migrasi ke layanan cloud, hingga pengembangan kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci peningkatan performa.

“Kami berada di jalur yang tepat untuk mencapai pedoman kinerja. Fokus kami tetap pada pengembangan bisnis teknologi yang berkelanjutan, serta mendukung kesejahteraan jutaan mitra pengemudi dan pelaku usaha di seluruh Indonesia,” ujar Patrick dalam keterangannya di Bursa Efek Indonesia, Rabu (13/8/2025).

Laba Usaha dan Efisiensi Biaya

Selain mencatatkan pendapatan yang solid, GOTO juga melaporkan perbaikan signifikan pada sisi profitabilitas. Laba usaha pada semester I 2025 mencapai Rp 21 miliar. Hasil ini memangkas kerugian periode berjalan hingga 77 persen menjadi Rp 222 miliar.

Di sisi lain, kinerja EBITDA grup yang disesuaikan tercatat Rp 427 miliar, berbalik positif setelah sebelumnya masih mencatat kerugian di 2024. Layanan on-demand khususnya mencatatkan EBITDA sebesar Rp 328 miliar atau meningkat 264 persen.

Direktur Keuangan Grup GOTO, Simon Ho, menilai kinerja positif ini membuktikan kekuatan operasional perusahaan. “Kami membukukan EBITDA grup yang disesuaikan sebesar Rp 427 miliar, sekaligus mencatat arus kas dari aktivitas operasi yang positif hingga Rp 313 miliar,” jelasnya.

Simon menambahkan, hasil tersebut tak lepas dari pendapatan yang terus meningkat serta penerapan efisiensi biaya di seluruh lini bisnis. “Dengan skala yang semakin besar, kami berupaya menjaga disiplin keuangan sekaligus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham,” katanya.

Perpecahan Dalam Bisnis, Apa Saja Risiko yang Wajib Kamu Tahu?

Dalam dunia usaha, jalan menuju kesuksesan jarang benar-benar mulus. Banyak pelaku usaha yang sudah berjuang habis-habisan, namun tetap harus menghadapi tantangan yang tidak terduga. Salah satu hal yang sering menjadi batu sandungan adalah Perpecahan Dalam Bisnis. Kondisi ini kerap muncul, bukan hanya ketika bisnis dijalankan bersama teman, tetapi juga bisa terjadi dalam bentuk kerja sama lain.

Mungkin awalnya semua berjalan baik, ada visi yang sama dan semangat untuk maju bersama. Namun seiring waktu, perbedaan tujuan, cara kerja, hingga masalah komunikasi bisa menimbulkan gesekan. Jika tidak diantisipasi, Perpecahan Dalam Bisnis bisa berakhir pada bubarnya kerja sama dan hilangnya potensi besar yang seharusnya bisa diraih.

Penyebab Perpecahan dalam Bisnis yang Sering Terjadi

Salah satu faktor utama yang memicu konflik adalah bisnis bersama teman. Banyak yang mengira kerja sama dengan sahabat akan lebih mudah karena sudah saling mengenal. Padahal, kedekatan personal sering membuat batas profesional menjadi kabur. Ketika muncul masalah, sulit membedakan mana urusan bisnis dan mana urusan pertemanan. Akibatnya, hubungan keduanya bisa rusak.

Selain dengan teman, bisnis keluarga juga sering menghadapi tantangan serupa. Perbedaan generasi, gaya kepemimpinan, hingga pembagian keuntungan sering menimbulkan perselisihan. Tak jarang, bisnis keluarga yang terlihat solid dari luar, justru hancur karena konflik internal yang tidak terselesaikan.

Kerja sama dengan investor juga berpotensi memunculkan konflik. Investor biasanya menuntut pertumbuhan cepat, sementara pengelola bisnis lebih fokus pada keberlanjutan jangka panjang. Perbedaan cara pandang ini bisa berujung pada tarik-menarik kepentingan yang sulit disatukan.

Begitu pula dalam kolaborasi dengan partner strategis, misalnya dalam joint venture. Ketidakjelasan peran, kesenjangan visi, atau masalah transparansi laporan keuangan dapat memicu perpecahan yang sulit diperbaiki.

Cara Menghindari Konflik dan Menjaga Bisnis Tetap Sehat

Agar bisnis tidak mudah pecah, komunikasi yang jelas dan terbuka adalah kunci utama. Sejak awal, semua pihak harus menyepakati aturan main, mulai dari pembagian tugas, pembagian keuntungan, hingga cara penyelesaian masalah jika terjadi konflik.

Membuat perjanjian tertulis juga penting, meskipun bisnis dilakukan dengan teman dekat atau keluarga sendiri. Dokumen hitam di atas putih akan membantu menjaga hubungan tetap profesional.

Selain itu, sikap transparan dalam keuangan serta evaluasi rutin bisa membantu mencegah kesalahpahaman. Jika ada masalah, selesaikan dengan kepala dingin dan fokus pada tujuan bisnis, bukan pada ego pribadi.

Bisnis memang penuh dinamika. Perjalanan yang indah di awal tidak selalu menjamin perjalanan akan mulus hingga akhir. Perpecahan Dalam Bisnis bisa datang dari berbagai arah: teman, keluarga, investor, maupun partner kerja lainnya. Yang terpenting adalah bagaimana mengantisipasi dan menjaga fondasi bisnis tetap kokoh agar kerja sama bisa bertahan dalam jangka panjang.

Ratusan Ribu Warga Diperkirakan Hadiri Pesta Rakyat HUT ke-80 RI

0

Jakarta bersiap menjadi pusat kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan digelarnya Pesta Rakyat. Acara yang digagas langsung oleh Presiden Prabowo Subianto ini akan menghadirkan hiburan kolosal di kawasan Monas, sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin, hingga Semanggi. Pesta Rakyat tersebut diharapkan menjadi momentum kebersamaan masyarakat untuk merayakan hari kemerdekaan secara meriah dan inklusif.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyampaikan bahwa seluruh masyarakat bisa ikut serta tanpa dipungut biaya. “Ini adalah perayaan untuk rakyat. Semua bisa hadir, menikmati acara dari pagi hingga malam hari, baik di Monas maupun di kawasan Sudirman-Thamrin,” katanya di Jakarta, Sabtu (16/8/2025).

Empat Zona Kemeriahan Pesta Rakyat

Acara besar ini terbagi dalam empat area utama dengan tema berbeda. Pertama, Podjok Foto yang menyediakan photo booth, photo challenge, hingga spot foto unik di sekitar Monas. Kedua, Podjok Djoeang yang menyuguhkan perlombaan khas 17-an seperti panjat pinang, tarik tambang, hingga balap karung. Ketiga, Podjok Djadoel, area nostalgia permainan tradisional seperti congklak, gasing, dan gundu. Terakhir, ada Pasar Malam dengan wahana permainan rakyat mulai dari mini train, bouncy castle, hingga face painting untuk anak-anak.

Tak hanya itu, panggung hiburan utama di Monas juga akan dimeriahkan oleh musisi nasional seperti Ntrl, D’Masiv, Ayu Ting Ting, hingga Judika, sebelum ditutup dengan pesta kembang api yang spektakuler.

Ratusan Ribu Pengunjung Diprediksi Hadir

Pemerintah memperkirakan sekitar 300 ribu orang akan memadati Monas sepanjang hari, sementara kawasan Sudirman-Thamrin hingga Semanggi diperkirakan menampung hingga 100 ribu pengunjung pada malam harinya. Untuk memastikan acara berjalan aman, pengamanan dilakukan secara berlapis dengan melibatkan TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta tenaga keamanan dari panitia.

Selain itu, panitia juga menyiapkan fasilitas umum meliputi 80 toilet portable, 16 pos kesehatan, 16 ambulans, hingga water station di berbagai titik. Jalur masuk-keluar pengunjung dibuat terpisah untuk menghindari kepadatan, lengkap dengan crisis centre serta layanan lost and found.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban. “Mari rayakan dengan penuh sukacita dan tetap saling menjaga agar peringatan kemerdekaan ke-80 ini berlangsung aman serta berkesan bagi semua,” ujarnya.

104 Ribu UMKM Disiapkan untuk Dukung Program 3 Juta Rumah

0

Keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam Program 3 Juta Rumah menjadi langkah nyata untuk mewujudkan pemerataan ekonomi sekaligus memperkuat fondasi pembangunan nasional. Program ini tidak hanya fokus menyediakan hunian layak, tetapi juga membuka ruang partisipasi luas bagi UMKM agar dapat berkontribusi langsung dalam ekosistem perumahan rakyat.

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menegaskan bahwa kementeriannya berperan aktif dalam mempersiapkan UMKM agar mampu terlibat dalam Program 3 Juta Rumah secara maksimal.

“Peran UMKM diarahkan pada sisi supply, mulai dari jasa konstruksi hingga penyedia bahan bangunan, sehingga pelaksanaan program bisa berjalan efektif,” ujar Temmy dalam keterangan di Jakarta, Kamis (14/8).

Pemberdayaan UMKM untuk Ekosistem Perumahan

Menurut Temmy, keterlibatan UMKM mencakup berbagai bidang, seperti pengembang dan kontraktor kecil, tukang bangunan, instalasi listrik, plumbing, hingga aplikator rumah pracetak seperti Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dan Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN). Selain itu, UMKM juga berperan sebagai supplier material, mulai dari semen, pasir, baja, hingga cat bangunan.

Kementerian UMKM, lanjutnya, akan memperkuat pembinaan dan pendampingan agar UMKM memiliki kapasitas usaha yang memadai. Persyaratan bagi UMKM untuk terlibat dalam program ini juga tidak rumit. Salah satunya hanya perlu memahami prosedur registrasi di SIRENG (Sistem Registrasi Pengembang) dan SIKUMBANG (Sistem Kumpulan Pengembang), serta memiliki kapasitas membangun rumah subsidi.

Untuk memperkuat permodalan, pemerintah menyiapkan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan. Dengan bunga 6 persen dan plafon hingga Rp500 juta, fasilitas ini ditujukan bagi UMKM ekosistem perumahan yang terlibat langsung dalam pembangunan.

Berdasarkan data Sistem Informasi Data Tunggal (SIDT) Kementerian UMKM hingga Agustus 2025, tercatat ada sekitar 104 ribu UMKM yang berpotensi dilibatkan dalam program ini. Dari jumlah tersebut, sekitar 35 ribu bergerak di sektor konstruksi, sementara 69 ribu lainnya merupakan pemasok material bangunan.

“Jika seluruh UMKM ini bisa didorong kapasitasnya, dampaknya akan besar, bukan hanya pada percepatan pembangunan perumahan, tapi juga pada pertumbuhan ekonomi rakyat,” tegas Temmy.