Kamis, November 5, 2026
Top Mortar Gak Takut Hujan
Beranda blog Halaman 10

Ekspor Arab Saudi Pulih, Harga Minyak Merosot ke US$102,59 per Barel

0

Harga minyak merosot pada perdagangan Selasa (29/9/2026) setelah aktivitas ekspor minyak mentah Arab Saudi dari sejumlah terminal di Laut Merah kembali meningkat. Pemulihan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan global yang sebelumnya muncul setelah serangan terhadap jalur pipa utama Saudi.

Mengutip CNBC, Rabu (30/9/2026), harga minyak Brent sebagai acuan internasional turun 2,6 persen dan ditutup di level US$102,59 per barel. Sementara itu, kontrak West Texas Intermediate (WTI) terkoreksi lebih dalam, yakni 3,5 persen menjadi US$89,38 per barel.

Penurunan tersebut terjadi ketika pasar melihat adanya tanda-tanda normalisasi pengiriman minyak dari Arab Saudi. Data Kpler berdasarkan citra satelit menunjukkan aktivitas operasional di terminal Yanbu dan Muajjiz telah pulih secara signifikan.

Ekspor Arab Saudi Kembali Meningkat

Kpler mencatat sekitar 12,5 juta barel minyak dimuat ke sembilan kapal tanker di Yanbu selama Sabtu hingga Senin. Aktivitas ekspor sebelumnya terganggu setelah serangan drone menyasar jalur pipa Timur-Barat Arab Saudi pada awal September.

Gangguan itu sempat memunculkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dunia. Namun, aliran minyak melalui pipa tersebut kini dilaporkan kembali mencapai sekitar 3,5 juta barel per hari. Kapasitas maksimal jalur tersebut berada di kisaran 7 juta barel per hari.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Harga minyak merosot dalam perdagangan terbaru. Pasar mulai memperhitungkan ketersediaan pasokan yang lebih baik dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Selat Hormuz Masih Jadi Perhatian Pasar

Di sisi lain, perkembangan konflik Amerika Serikat dan Iran masih menjadi perhatian pelaku pasar energi. Pejabat AS dan Iran dilaporkan kembali melakukan komunikasi melalui mediator pada Senin untuk membahas kemungkinan penghentian konflik yang telah berlangsung selama tujuh bulan.

Arus minyak melalui Selat Hormuz juga mulai meningkat. Data Kpler menunjukkan rata-rata pengiriman selama tujuh hari mencapai 13,2 juta barel per hari atau sekitar 77 persen dari volume 17 juta barel per hari sebelum perang AS-Iran.

Dengan membaiknya ekspor Saudi dan meningkatnya arus minyak di Selat Hormuz, Harga minyak merosot seiring berkurangnya tekanan pasokan. Meski begitu, perkembangan geopolitik tetap berpotensi memengaruhi pergerakan harga dalam perdagangan berikutnya. Investor masih mencermati kebijakan AS serta kondisi keamanan jalur distribusi minyak di kawasan Teluk.

Penipuan Trading Saham dan Kripto Terbongkar, Polisi Telusuri Transaksi Rp3,19 Triliun

0

Kasus Penipuan Trading Saham bermodus investasi online berhasil diungkap Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Modus tersebut menyasar masyarakat melalui tawaran perdagangan saham dan aset kripto dengan janji keuntungan serta bonus dalam jumlah besar.

Penyelidikan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang mengaku tertarik dengan penawaran investasi melalui media sosial. Korban kemudian diarahkan masuk ke sejumlah grup WhatsApp yang menawarkan aktivitas trading dengan iming-iming keuntungan tinggi. Bonus yang dijanjikan bahkan disebut mencapai 30 hingga 200 persen.

Dalam kasus Penipuan Trading Saham tersebut, penyidik menemukan sejumlah platform yang diduga digunakan untuk menjalankan aktivitas jaringan, yakni YWWSDC, INVESCOS, dan CANTVR. Uang yang disetorkan korban kemudian diduga dialihkan melalui beberapa rekening perusahaan yang digunakan sebagai tempat penampungan dana.

Tiga Tersangka Ditahan

Polda Jawa Timur telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara Penipuan Trading Saham tersebut. Mereka masing-masing berinisial FR, KPP, dan WH. Ketiganya diduga mempunyai peran berbeda, mulai dari penyediaan perusahaan, penggunaan rekening nominee, hingga pengelolaan sarana keuangan yang berkaitan dengan jaringan tersebut.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Nanang Avianto mengatakan penyidikan masih terus dikembangkan. Polisi bersama PPATK masih menelusuri kemungkinan adanya korban maupun pihak lain yang terlibat dalam jaringan.

Dalam proses penyidikan, aparat telah memblokir sekaligus menyita dana dari 77 rekening bank dengan nilai sekitar Rp81,5 miliar. Penelusuran terhadap rekening perusahaan yang diduga berkaitan dengan jaringan itu juga menemukan perputaran transaksi sekitar Rp3,19 triliun sepanjang 5 Desember 2025 hingga 20 Mei 2026.

Kerugian Korban Capai Rp12,9 Miliar

Polisi menegaskan angka Rp3,19 triliun merupakan total akumulasi transaksi pada rekening yang sedang diperiksa dan bukan nilai kerugian korban. Berdasarkan tujuh laporan polisi yang telah diterima, kerugian masyarakat sementara mencapai sekitar Rp12,9 miliar.

Direktur Reserse Siber Polda Jatim Kombes Pol. Bimo Ariyanto mengatakan penyidik masih bekerja sama dengan PPATK untuk menelusuri aliran dana dan aset. Pengembangan perkara Penipuan Trading Saham juga diarahkan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk yang berada di luar negeri.

Penyidik akan terus mendalami jaringan tersebut guna memastikan seluruh aliran dana dan pihak yang diduga terlibat dapat diidentifikasi dalam proses hukum.

Jual Template Digital: Peluang Bisnis dari Skill yang Sering Diremehkan

0

Jual template digital bisa menjadi salah satu cara menarik bagi orang kreatif yang ingin mengubah kemampuan desain, menulis, membuat presentasi, atau mengelola konten menjadi sumber pendapatan. Di Berempat.com, kami melihat model bisnis seperti ini semakin relevan karena produk digital memungkinkan seseorang membuat satu karya, kemudian menjualnya berkali-kali tanpa harus memproduksi barang fisik untuk setiap transaksi.

Peluangnya ikut terbuka seiring pertumbuhan ekonomi digital. Laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company memperkirakan ekonomi digital Indonesia hampir mencapai US$100 miliar GMV pada 2025, tumbuh 14% dibandingkan tahun sebelumnya. Sektor e-commerce sendiri diproyeksikan mencapai sekitar US$71 miliar, sementara video commerce mencatat lonjakan volume transaksi 90% secara tahunan menjadi 2,6 miliar transaksi.

Angka tersebut memang tidak secara khusus mengukur orang yang jual template digital. Namun, data itu menunjukkan besarnya aktivitas jual beli melalui ekosistem digital Indonesia. Bagi kreator, kondisi tersebut menciptakan ruang untuk menawarkan produk digital kreatif yang menyelesaikan kebutuhan spesifik konsumen.

Template menjadi menarik karena produknya bersifat praktis. Pembeli tidak membeli sekadar file, tetapi membeli cara yang lebih cepat untuk menyelesaikan pekerjaan.

Kenapa Bisnis Template Menarik untuk Kreator?

Dalam bisnis konvensional berbasis jasa, pendapatan biasanya berkaitan langsung dengan waktu yang digunakan. Seorang desainer mendapatkan bayaran ketika mengerjakan desain klien. Ketika proyek selesai, pekerjaan berikutnya harus dicari kembali.

Model bisnis template mengubah sebagian pola tersebut.

Seorang desainer dapat membuat template presentasi, kalender konten, proposal bisnis, CV, invoice, media kit, katalog produk, atau desain media sosial. Setelah produk selesai, file tersebut dapat ditawarkan kepada banyak pembeli dengan kebutuhan yang relatif sama.

Artinya, satu pekerjaan kreatif memiliki peluang menghasilkan pendapatan berkali-kali.

Pasar global juga menunjukkan bahwa konsumen memang bersedia membeli produk yang dibuat oleh kreator independen. Etsy, salah satu marketplace global yang berfokus pada produk kreatif, mencatat 86,5 juta active buyers dan 5,6 juta active sellers pada akhir 2025. Marketplace Etsy juga memiliki lebih dari 100 juta item yang ditawarkan.

Data tersebut mencakup berbagai jenis produk, bukan hanya produk digital. Namun, skalanya memperlihatkan bahwa ekosistem perdagangan untuk karya kreatif independen sudah sangat besar.

Menariknya, berdasarkan Seller Census Etsy, 89% seller merupakan bisnis satu orang dan 97% menjalankan bisnis dari rumah. Sebanyak 70% responden menganggap toko mereka sebagai bisnis, sementara 29% menyebut bisnis kreatif sebagai pekerjaan utama.

Ini menunjukkan bahwa bisnis kreatif tidak selalu membutuhkan kantor, tim besar, atau modal produksi yang kompleks.

Ide Template yang Bisa Dijual

Ada banyak jenis template yang bisa dikembangkan. Kuncinya adalah mencari pekerjaan yang sering dilakukan orang tetapi memerlukan waktu jika harus dibuat dari awal.

Beberapa contohnya:

  • Template media sosial: desain Instagram, Facebook, LinkedIn, atau konten promosi.
  • Template bisnis: proposal, invoice, business plan, pitch deck, laporan, hingga company profile.
  • Template presentasi: materi presentasi untuk perusahaan, guru, mahasiswa, freelancer, atau konsultan.
  • Template CV dan portofolio: desain CV profesional dan portofolio untuk pencari kerja.
  • Template kalender konten: jadwal posting lengkap dengan ide konten dan kolom evaluasi.
  • Template spreadsheet: pencatatan keuangan, stok barang, perencanaan anggaran, atau kalkulator sederhana.
  • Template planner: perencanaan mingguan, bulanan, target kerja, hingga manajemen proyek.
  • Template undangan: undangan pernikahan, ulang tahun, acara perusahaan, dan berbagai kebutuhan event.
  • Template untuk UMKM: katalog produk, daftar harga, menu digital, kartu ucapan, dan materi promosi.

Semakin spesifik target pengguna, semakin mudah menjelaskan manfaat produk.

Misalnya, daripada membuat “Template Konten Instagram”, kreator dapat membuat “30 Template Instagram untuk Bisnis Kuliner”. Produk kedua memiliki target yang lebih jelas sehingga calon pembeli lebih mudah memahami kegunaannya.

Jual Template Digital dengan Pendekatan Problem-Solving

Kesalahan yang sering terjadi dalam membuat produk digital adalah terlalu fokus pada apa yang ingin dibuat oleh kreator. Padahal, produk yang berpotensi terjual biasanya berangkat dari masalah yang ingin diselesaikan pembeli.

Contohnya, seorang pemilik UMKM mungkin tidak membutuhkan “template desain yang cantik”. Yang sebenarnya dibutuhkan adalah cara membuat katalog produk dalam waktu 30 menit.

Seorang freelancer mungkin tidak mencari “file CV”. Ia membutuhkan CV yang terlihat profesional tanpa harus mendesain dari nol.

Perbedaan cara melihat kebutuhan tersebut dapat memengaruhi cara produk dikemas.

Karena itu, sebelum membuat template, lakukan riset sederhana. Cari tahu pertanyaan yang sering muncul di media sosial, forum bisnis, komunitas kreator, marketplace, atau kolom komentar. Perhatikan pekerjaan apa yang sering dikeluhkan terlalu lama, rumit, atau membingungkan.

Dari sana, ide produk digital kreatif bisa dibuat lebih spesifik.

Jangan Hanya Menjual File

Harga sebuah template tidak hanya ditentukan oleh jumlah halaman atau banyaknya desain. Nilai produk juga berasal dari seberapa besar waktu dan usaha yang dapat dihemat pembeli.

Template yang dilengkapi panduan penggunaan, contoh pengisian, tutorial video, atau bonus tambahan dapat memberikan pengalaman yang lebih lengkap.

Misalnya, produk “Template Kalender Konten UMKM” dapat berisi 30 ide posting, kalender bulanan, kolom target audiens, caption, serta panduan evaluasi performa. Produk seperti ini menawarkan sistem kerja, bukan sekadar dokumen kosong.

Strategi tersebut juga membuka peluang membuat beberapa tingkatan produk. Template dasar dapat dijual dengan harga lebih terjangkau, sementara paket lengkap berisi lebih banyak halaman, bonus, atau panduan.

Bangun Katalog, Bukan Hanya Satu Produk

Orang kreatif sering berhenti setelah membuat satu template dan kemudian menunggu penjualan. Padahal, kekuatan model ini justru dapat muncul ketika katalog mulai berkembang.

Misalnya, seorang kreator yang membuat template untuk UMKM dapat membangun rangkaian produk:

1: template Instagram
2: template katalog produk
3: template kalender konten
4: template laporan keuangan sederhana
5: bundling seluruh kebutuhan bisnis

Pembeli yang datang untuk satu produk kemudian memiliki kesempatan menemukan produk lain yang masih relevan.

Model katalog juga memungkinkan kreator menguji pasar. Produk yang paling banyak dilihat atau dibeli dapat menjadi petunjuk untuk membuat variasi berikutnya.

Passive Income Digital Tetap Membutuhkan Kerja

Istilah passive income digital sering membuat bisnis template terdengar seperti bisnis yang sepenuhnya berjalan sendiri. Kenyataannya tidak sesederhana itu.

Template memang bisa dijual berulang tanpa proses produksi ulang seperti barang fisik. Namun, kreator tetap perlu melakukan riset, memperbarui produk, membuat materi pemasaran, menjawab pertanyaan pembeli, mengelola platform, dan meningkatkan kualitas katalog.

Bahkan data Etsy menunjukkan bahwa seller menghabiskan rata-rata 52% waktu bisnisnya untuk membuat atau mendesain, sementara sisanya digunakan untuk berbagai pekerjaan administratif.

Artinya, produk digital dapat mengurangi ketergantungan pada pertukaran waktu dengan uang, tetapi bukan berarti pekerjaan menghilang.

Konsep yang lebih realistis adalah leverage waktu. Waktu yang digunakan untuk membuat satu produk berpotensi menghasilkan penjualan berkali-kali.

Indonesia sendiri memiliki basis pengguna internet yang besar. Data yang disampaikan Komdigi berdasarkan APJII mencatat penetrasi internet 2025 mencapai 80,66% atau sekitar 229,4 juta jiwa, dengan lebih dari 140 juta di antaranya aktif berinteraksi di media sosial.

Bagi kreator, angka tersebut memperluas tempat untuk memasarkan produk. Template dapat diperkenalkan melalui media sosial, marketplace, website pribadi, newsletter, komunitas, maupun konten edukasi.

Intinya, jual template digital bukan sekadar tentang membuat file lalu memasangnya di marketplace. Model ini membutuhkan kemampuan melihat masalah, membuat solusi yang praktis, membangun katalog, memahami target pasar, dan memasarkan produk secara konsisten.

Bagi orang kreatif yang selama ini hanya mendapatkan uang ketika mengerjakan proyek, model bisnis template dapat menjadi cara untuk mengubah keahlian menjadi aset digital. Semakin baik produk menyelesaikan masalah tertentu, semakin besar alasan bagi calon pembeli untuk membayarnya.

Di situlah peluang passive income digital mulai terbentuk: bukan karena produknya bekerja tanpa usaha, melainkan karena satu karya dapat digunakan sebagai aset yang terus memiliki peluang menghasilkan pendapatan setelah proses pembuatannya selesai.

Banjir Bangkok Ganggu Bisnis dan Perdagangan, Pemulihan Ekonomi Thailand Terancam

0

Banjir Bangkok yang terjadi setelah hujan deras akhir pekan lalu membuat ribuan warga harus meninggalkan rumah dan mengungsi ke sejumlah pusat evakuasi. Genangan masih merendam sejumlah kawasan ibu kota Thailand, sementara jaringan drainase tidak mampu menampung tingginya curah hujan.

Hujan yang mengguyur Bangkok mencapai sekitar 320 milimeter dalam waktu dua hingga tiga hari. Jumlah tersebut hampir setara dengan curah hujan yang biasanya diterima Bangkok selama satu bulan September. Kondisi ini membuat sejumlah permukiman terendam dan aktivitas masyarakat terganggu.

Dampak Banjir Bangkok juga mulai terasa terhadap perekonomian Thailand. Ekonom dari Departemen Ekonomi Universitas Rangsit, Aat Pisanwanich, memperkirakan bencana tersebut dapat mengurangi pertumbuhan ekonomi Thailand sebesar 0,3 poin persentase tahun ini menjadi sekitar 2,1 persen.

Puluhan Ribu Warga Terdampak Banjir

Sekretaris Tetap Kementerian Dalam Negeri Thailand Unsit Sampuntharat mengatakan lebih dari 80.000 warga yang berada di kawasan terdampak belum dapat meninggalkan rumah. Pemerintah mengerahkan perahu dan dapur umum bergerak untuk membantu masyarakat yang masih terisolasi.

Secara nasional, banjir telah melanda 41 provinsi sejak 16 September. Sedikitnya delapan orang meninggal dunia dan lebih dari 580.000 rumah terdampak. Di Bangkok sendiri, sebanyak 5.901 warga telah dipindahkan ke 234 pusat evakuasi.

Kerugian akibat Banjir Bangkok dan bencana banjir di berbagai wilayah Thailand diperkirakan mencapai sedikitnya 11 miliar baht atau sekitar Rp5,8 triliun. Nilainya masih berpotensi meningkat apabila kondisi belum segera pulih.

Aktivitas Bisnis dan Warga Ikut Terganggu

Bangkok serta wilayah timur Thailand diperkirakan menjadi kawasan yang paling merasakan tekanan ekonomi, khususnya sektor perdagangan grosir dan ritel. Industri serta pertanian di wilayah lain juga menghadapi dampak akibat banjir.

Di kawasan Bang Kapi, warga bahkan harus menerobos genangan setinggi pinggang untuk membeli kebutuhan sehari-hari. Sejumlah pedagang menggunakan kotak plastik dan drum sebagai tempat berjualan agar tetap dapat melayani warga.

Kondisi geografis Bangkok turut memperbesar risiko Banjir Bangkok. Ibu kota Thailand tersebut berdiri di atas delta dengan tanah lunak dan berada hanya sekitar 1,5 meter di atas permukaan laut. Permukaan kota juga terus mengalami penurunan setiap tahun.

Sementara itu, provinsi pesisir Rayong memerintahkan evakuasi pada 28 September setelah dua waduk melewati kapasitasnya. Pengalaman banjir besar pada 2025 yang menewaskan sedikitnya 145 orang menjadi pengingat bahwa ancaman banjir masih menjadi persoalan serius bagi Thailand.

Halal Indo 2026 Jadi Panggung Industri Halal, Transaksi Langsung Capai Rp8,4 Miliar

0

Penyelenggaraan Halal Indo 2026 menjadi salah satu momentum untuk memperkuat ekosistem industri halal Indonesia. Kegiatan yang digelar bersamaan dengan Industrial Festival tersebut mempertemukan pelaku industri, konsumen, lembaga halal, akademisi, investor, hingga mitra bisnis dalam satu forum. Selama pelaksanaan, ajang ini mencatat transaksi langsung Rp8,4 miliar serta komitmen transaksi mencapai Rp622 miliar.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk meningkatkan peran dalam industri halal global. Potensi tersebut didukung oleh besarnya pasar domestik, perkembangan sektor industri, ketersediaan sumber daya manusia, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk halal.

Menurut Agus, Indonesia perlu memperkuat kapasitas produksi agar dapat mengambil posisi lebih besar dalam rantai nilai industri halal dunia. Pengembangan industri halal juga diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah produk dalam negeri sekaligus membuka akses pasar internasional.

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk halal dunia,” kata Agus dalam keterangannya di Jakarta, Senin (28/9).

Halal Indo 2026 Catat Puluhan Ribu Pengunjung

Industrial Festival x Halal Indo 2026 berlangsung selama empat hari, yakni 24–27 September 2026 di ICE BSD, Tangerang. Sebanyak 346 tenant ambil bagian dengan membawa beragam produk, teknologi, inovasi, serta peluang kerja sama yang berkaitan dengan industri halal.

Antusiasme pengunjung juga mengalami peningkatan. Selama empat hari, kegiatan tersebut mencatat 28.707 pengunjung atau naik sekitar lima persen dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.

Dari aktivitas perdagangan selama acara, nilai transaksi langsung mencapai Rp8,4 miliar. Angka tersebut meningkat sembilan persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain transaksi yang terjadi di lokasi, penyelenggaraan Halal Indo 2026 juga menghasilkan komitmen bisnis senilai Rp622 miliar.

Kepala BSKJI Kemenperin Emmy Suryandari menilai capaian tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan ini telah berkembang menjadi ruang pertemuan antara industri, pasar, dan investasi. Menurutnya, berbagai peluang kerja sama yang muncul selama acara perlu dilanjutkan dalam bentuk bisnis dan program konkret.

Kolaborasi Industri Halal Perlu Dilanjutkan

Emmy menegaskan berakhirnya Halal Indo 2026 tidak boleh menghentikan jejaring yang telah terbentuk selama kegiatan berlangsung. Pertemuan antara pelaku usaha, investor, asosiasi, akademisi, serta lembaga halal diharapkan menghasilkan kolaborasi yang memberikan dampak lebih panjang terhadap industri nasional.

Kemenperin juga terus mendorong peningkatan penerapan dan sertifikasi halal di sektor industri. Sertifikasi tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan nilai tambah, kualitas produk, daya saing, sekaligus memperluas akses industri Indonesia ke pasar global.

Pemerintah melihat kekuatan pasar domestik dan basis industri yang luas sebagai modal penting dalam pengembangan sektor halal. Melalui berbagai fasilitasi dan kebijakan, industri nasional diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan produknya ke pasar internasional.

Dengan capaian transaksi dan komitmen bisnis yang tercatat, Halal Indo 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan. Pengembangan industri halal selanjutnya akan diarahkan agar peluang pasar yang besar dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan produksi, investasi, dan daya saing industri Indonesia.

Belajar dari Warren Buffett, Ini 7 Kebiasaan yang Perlu Dihindari Investor

0

Warren Buffett dikenal sebagai salah satu investor paling berpengaruh di dunia karena pendekatannya yang menekankan bisnis berkualitas, disiplin, kesabaran, dan kemampuan memahami risiko. Bagi pembaca Berempat.com, prinsip Warren Buffett menarik dipelajari karena banyak kesalahan investor sebenarnya tidak selalu berasal dari kurangnya informasi, melainkan dari kebiasaan mengambil keputusan secara terburu-buru.

Selama puluhan tahun memimpin Berkshire Hathaway, Buffett berkali-kali membahas kesalahan dalam pengelolaan modal. Dalam surat kepada pemegang saham 2024, misalnya, Buffett secara terbuka mengakui bahwa dirinya pernah salah menilai prospek ekonomi suatu bisnis maupun kemampuan manajemennya. Ia bahkan menyebut bahwa kesalahan yang sudah diketahui justru perlu segera diperbaiki dan tidak dibiarkan berlarut-larut.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa investasi tidak selalu berkaitan dengan mencari keputusan yang sempurna. Investor perlu membangun kebiasaan yang membantu mengurangi kemungkinan melakukan kesalahan besar.

Kebiasaan yang Perlu Dihindari Investor

1. Membeli Bisnis yang Tidak Dipahami

Salah satu prinsip yang sangat sering dikaitkan dengan Warren Buffett adalah circle of competence atau lingkaran kompetensi. Dalam surat pemegang saham Berkshire Hathaway 1996, Buffett menjelaskan bahwa investor tidak perlu menjadi ahli dalam semua perusahaan. Hal yang lebih penting adalah mengetahui batas bidang yang benar-benar dipahami.

Artinya, popularitas sebuah saham tidak otomatis menjadi alasan untuk membelinya. Investor perlu memahami bagaimana perusahaan menghasilkan uang, sumber pendapatannya, posisi kompetitif, risiko bisnis, serta faktor yang dapat memengaruhi kinerjanya.

Pendekatan ini semakin relevan ketika pasar dipenuhi informasi mengenai teknologi, AI, energi, komoditas, hingga perusahaan dengan model bisnis baru. Ketika investor tidak memahami cara kerja bisnisnya, keputusan investasi lebih mudah berubah menjadi spekulasi.

2. Terlalu Sering Mengambil Keputusan

Pergerakan harga saham setiap hari dapat membuat investor merasa harus selalu melakukan sesuatu. Harga naik sedikit ingin membeli, turun sedikit ingin menjual, lalu muncul saham lain dan portofolio kembali diubah.

Warren Buffett justru dikenal dengan pendekatan yang relatif sabar. Dalam pertemuan tahunan Berkshire Hathaway 2025, ia kembali membahas pentingnya kesabaran Berkshire dalam mengelola kas yang besar dan tidak memaksakan investasi ketika belum menemukan peluang yang sesuai.

Pelajaran yang dapat diambil adalah keputusan investasi tidak harus dilakukan hanya karena pasar sedang aktif. Ada kondisi ketika mempertahankan kas sambil menunggu peluang yang benar-benar dipahami menjadi bagian dari strategi.

3. Mengejar Tren Hanya karena Sedang Populer

Tren pasar dapat membuat aset tertentu mendapatkan perhatian luar biasa dalam waktu singkat. Masalah muncul ketika popularitas menggantikan analisis.

Buffett selama bertahun-tahun menekankan pentingnya menilai bisnis berdasarkan kemampuan ekonominya, bukan sekadar mengikuti apa yang sedang digemari pasar. Dalam surat 1999, Berkshire menjelaskan bahwa perusahaan memilih tetap berada dalam lingkaran kompetensinya ketika menghadapi industri yang bergerak sangat cepat dan sulit diprediksi.

Investor dapat menggunakan tren sebagai bahan penelitian, tetapi tetap perlu kembali pada pertanyaan mendasar: bagaimana perusahaan menghasilkan keuntungan dan apakah harga yang dibayar masuk akal terhadap nilai bisnisnya?

4. Mengabaikan Kesalahan yang Sudah Terlihat

Kesalahan investasi adalah bagian dari proses. Yang menjadi persoalan adalah ketika investor mengetahui tesis investasinya sudah berubah, tetapi tetap mempertahankan posisi hanya karena tidak mau mengakui keputusan sebelumnya keliru.

Dalam surat pemegang saham 2024, Buffett menyebut Berkshire sendiri pernah melakukan kesalahan dalam alokasi modal dan menekankan bahwa kesalahan tidak seharusnya dibiarkan tanpa tindakan korektif. Ia juga mengutip nasihat Charlie Munger mengenai kebiasaan menunda menghadapi masalah.

Prinsip ini bisa diterapkan dengan membuat evaluasi berkala terhadap alasan awal membeli suatu aset. Jika kondisi fundamental berubah secara material, investor perlu menilai kembali tesis tersebut secara objektif.

5. Menggunakan Utang Secara Berlebihan

Leverage dapat memperbesar keuntungan, tetapi juga memperbesar kerugian ketika keputusan investasi bergerak berlawanan dari perkiraan. Karena itu, pengelolaan risiko menjadi bagian penting dari pendekatan Buffett.

Dalam materi Berkshire mengenai bisnis asuransi, Buffett juga menekankan pentingnya menerima risiko yang dapat dievaluasi dan membatasi eksposur agar satu peristiwa tidak mengancam solvabilitas.

Prinsip tersebut tidak berarti seluruh investor harus menghindari utang dalam segala situasi. Namun, penggunaan leverage perlu disesuaikan dengan kemampuan membayar, volatilitas aset, serta kemungkinan terjadinya skenario buruk.

Berkshire Hathaway Sendiri Menunjukkan Pentingnya Likuiditas

Salah satu data menarik dapat dilihat dari laporan keuangan Berkshire Hathaway. Pada akhir 2025, perusahaan mencatat US$47,72 miliar kas dan setara kas serta sekitar US$321,43 miliar investasi jangka pendek dalam US Treasury Bills. Nilai investasi ekuitasnya pada periode yang sama tercatat sekitar US$297,78 miliar.

Angka tersebut menunjukkan bahwa likuiditas memiliki tempat penting dalam pengelolaan modal Berkshire. Kas tidak selalu berarti perusahaan tidak memiliki strategi. Likuiditas juga dapat memberikan fleksibilitas ketika muncul peluang investasi atau ketika kondisi pasar berubah.

Pada saat yang sama, angka tersebut tidak dapat diterjemahkan secara sederhana sebagai anjuran bagi investor ritel untuk meniru komposisi aset Berkshire. Ukuran perusahaan, bisnis asuransi, kebutuhan likuiditas, struktur modal, dan akses pendanaan Berkshire sangat berbeda dari investor individu.

6. Mengira Semua Investasi Harus Menghasilkan Keuntungan Cepat

Kebiasaan lain yang perlu diperhatikan adalah terlalu fokus pada hasil jangka pendek. Investasi pada bisnis membutuhkan waktu agar pertumbuhan pendapatan, laba, arus kas, dan nilai perusahaan dapat tercermin dalam kinerja jangka panjang.

Warren Buffett membangun reputasinya melalui pendekatan kepemilikan bisnis dalam jangka panjang. Berkshire sendiri mencatat dalam laporan 2025 bahwa sejumlah investasinya berada pada perusahaan yang dimiliki dalam jangka panjang, sementara keputusan pembelian dan penjualan tetap bergantung pada penilaian terhadap nilai ekonomi bisnis.

Karena itu, investor perlu membedakan antara investasi dan aktivitas perdagangan jangka pendek. Keduanya memiliki karakteristik, risiko, serta kebutuhan strategi yang berbeda.

7. Membiarkan Emosi Mengendalikan Keputusan

Harga saham dapat bergerak jauh lebih cepat dibandingkan perubahan fundamental perusahaan. Ketika pasar turun, rasa takut dapat mendorong investor menjual tanpa melakukan evaluasi. Sebaliknya, kenaikan harga yang cepat dapat menciptakan rasa takut tertinggal atau fear of missing out (FOMO).

Pendekatan Warren Buffett banyak menekankan kemampuan menjaga disiplin ketika sentimen pasar berubah. Dalam pertemuan tahunan Berkshire Hathaway 2025, ia juga membahas pergerakan pasar yang sangat fluktuatif pada awal tahun dan pentingnya tidak bereaksi berlebihan terhadap perubahan tersebut.

Bagi investor, kebiasaan yang dapat dibangun adalah menentukan alasan membeli sebuah aset sebelum transaksi dilakukan. Dengan begitu, keputusan ketika pasar bergejolak dapat dibandingkan dengan tesis awal, bukan semata-mata berdasarkan emosi.

Intinya, prinsip Warren Buffett dapat dipahami sebagai latihan membangun disiplin investasi. Menghindari bisnis yang tidak dipahami, tidak terburu-buru mengikuti tren, mengevaluasi kesalahan, menjaga risiko utang, menyediakan likuiditas, dan mengendalikan emosi merupakan beberapa kebiasaan yang relevan untuk dipelajari.

Penggunaan Pembayaran Digital Melesat, Layanan Payment Gateway Ikut Jadi Sorotan

0

Penggunaan pembayaran digital semakin melekat dalam aktivitas bisnis di Indonesia. QRIS yang awalnya menjadi alternatif pembayaran kini telah digunakan secara luas oleh berbagai pelaku usaha. Kondisi tersebut membuat pemilihan payment gateway semakin penting untuk memastikan transaksi berjalan lancar sekaligus mendukung kebutuhan operasional bisnis.

Data Bank Indonesia mencatat jumlah pengguna QRIS mencapai 65,77 juta hingga Juni 2026. Sementara itu, sepanjang semester I 2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar transaksi dengan nilai Rp1,12 kuadriliun. Jumlah tersebut tumbuh 93,92 persen secara tahunan.

Lonjakan transaksi menunjukkan Penggunaan pembayaran digital terus mengalami perkembangan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap metode pembayaran yang praktis. Bagi merchant, sistem pembayaran yang stabil juga menjadi bagian penting dalam memberikan pengalaman transaksi yang nyaman kepada pelanggan.

Chief Revenue Officer OttoDigital, Grace Sunarjo, mengatakan OttoDigital melalui OttoPay berupaya menjawab kebutuhan tersebut dengan menyediakan layanan payment gateway yang mengutamakan proses pendaftaran cepat serta pendampingan khusus bagi mitra.

OttoPay Perkuat Pendampingan Merchant

Grace mengatakan pengalaman OttoPay melayani ribuan merchant selama hampir satu dekade menunjukkan bahwa pelaku usaha membutuhkan dukungan yang lebih luas dari sekadar layanan payment gateway dengan biaya kompetitif.

Pendampingan dilakukan melalui Dedicated Relationship Manager (RM). Tim tersebut bertugas membantu merchant menangani berbagai kebutuhan, mulai dari persoalan teknis hingga koordinasi terkait operasional pembayaran.

Menurut Grace, Penggunaan pembayaran digital membutuhkan dukungan yang responsif karena kendala transaksi dapat berdampak langsung terhadap aktivitas bisnis. Karena itu, merchant perlu memiliki akses komunikasi yang mudah ketika menghadapi persoalan di lapangan.

Dedicated RM juga dapat berperan sebagai mitra konsultasi dengan memberikan rekomendasi yang disesuaikan dengan kondisi bisnis masing-masing merchant. Pendekatan tersebut diharapkan membuat layanan pembayaran lebih relevan dengan kebutuhan pelaku usaha.

Dorong Ekosistem Pembayaran Digital

Melalui proses pendaftaran yang lebih cepat dan pendampingan khusus, OttoPay ingin membantu meningkatkan efisiensi operasional merchant. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperluas Penggunaan pembayaran digital di berbagai sektor usaha.

OttoPay menyatakan akan terus memperkuat inovasi dalam ekosistem pembayaran agar transaksi digital semakin aman dan nyaman. Perusahaan juga menargetkan pengembangan layanan dapat mendukung pertumbuhan bisnis merchant sekaligus mempercepat inklusi keuangan digital.

Pertumbuhan QRIS yang terus meningkat menjadi gambaran bahwa Penggunaan pembayaran digital masih memiliki ruang ekspansi yang besar. Dengan dukungan infrastruktur dan layanan payment gateway yang semakin berkembang, transformasi transaksi digital di Indonesia diperkirakan akan terus berlanjut.

FBI Dibobol Hacker, Jutaan Data Sensitif Disebut Berhasil Dicuri

0

Kabar FBI dibobol hacker kembali mengguncang keamanan siber Amerika Serikat. Kelompok peretas yang dikenal dengan nama ShinyHunters mengklaim berhasil menerobos portal FBIJobs.gov dan mencuri data dalam jumlah besar. Kelompok tersebut menyebut memiliki sekitar 2 terabyte (TB) data, termasuk informasi sensitif milik personel FBI.

Mengutip Reuters, Minggu (27/9/2026), ShinyHunters telah membagikan sekitar 5.000 baris data sebagai sampel. Mereka mengancam akan membuka seluruh informasi yang diklaim berhasil dicuri apabila FBI tidak mencabut pernyataan yang pernah dikeluarkan pada Mei dan dianggap merugikan kelompok tersebut.

FBI membenarkan adanya klaim mengenai serangan terhadap portal rekrutmen mereka. Biro tersebut menyatakan sedang melakukan penyelidikan untuk memastikan sejauh mana akses peretas dan data yang benar-benar terdampak.

Data Pribadi hingga Informasi Penugasan Agen

Kasus FBI dibobol hacker ini menjadi perhatian karena data yang diduga terekspos tidak hanya berkaitan dengan pegawai aktif. Informasi mantan agen juga disebut masuk dalam data yang dicuri.

Data tersebut dilaporkan mencakup nama, alamat, nomor telepon, tanggal lahir, hingga Social Security Number. Informasi kontak darurat seperti pasangan dan anak agen juga disebut ikut tersimpan. Selain itu, terdapat rincian lokasi kantor lapangan serta penempatan personel pada unit tertentu.

ShinyHunters bahkan diklaim memiliki informasi mengenai sejumlah unit strategis FBI. Data yang muncul mencantumkan personel yang menangani operasi terkait China, Rusia, Iran, dan Hizbullah, termasuk unit intelijen manusia serta bagian teknologi penyadapan dan operasi teknis rahasia.

Kebocoran Data FBI Picu Kekhawatiran

Mantan agen kontraintelijen FBI Eric O’Neill menilai insiden FBI dibobol hacker dapat menjadi sumber informasi berharga bagi badan intelijen asing maupun kelompok ekstremis.

Kekhawatiran serupa disampaikan Trevor Hilligoss, Chief Intelligence Officer SpyCloud. Menurutnya, terbukanya identitas agen tertentu dapat meningkatkan risiko terhadap keselamatan personel, terutama mereka yang menjalankan tugas dengan identitas tersamarkan.

Jika klaim fbi dibobol hacker tersebut terbukti, kebocoran kontak keluarga juga dapat memperbesar ancaman. Data kerabat yang tidak memiliki pelatihan keamanan operasional berpotensi menjadi celah bagi pihak yang ingin melacak atau menekan para agen.

Bingung Promosi? Ini Ide Konten Promosi Produk yang Bisa Dicoba UMKM

0

Konten Promosi Produk kini menjadi salah satu senjata penting bagi UMKM untuk menarik perhatian calon pembeli di tengah persaingan bisnis yang semakin ramai. Di Berempat.com, kami melihat perubahan cara konsumen menemukan dan mempertimbangkan produk membuat pelaku usaha perlu lebih kreatif dalam menyampaikan keunggulan produknya. Foto produk yang bagus tetap penting, tetapi cerita, video, edukasi, hingga interaksi dengan pelanggan ikut menentukan apakah sebuah produk berhenti sebagai konten atau berlanjut menjadi transaksi.

Besarnya peluang pemasaran digital juga terlihat dari jumlah masyarakat yang sudah terhubung ke internet. Kementerian Komunikasi dan Digital pada 2025 menyebut penetrasi internet Indonesia telah mencapai sekitar 229 juta pengguna atau 80 persen populasi. Kondisi tersebut membuat media digital menjadi ruang yang semakin penting bagi bisnis untuk memperkenalkan produk dan membangun hubungan dengan konsumen.

Skala UMKM di Indonesia juga sangat besar. Komdigi menyebut terdapat sekitar 65 juta UMKM yang berkontribusi sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Artinya, persaingan untuk mendapatkan perhatian konsumen berlangsung di ruang yang sangat padat.

Karena itu, membuat konten secara rutin saja belum cukup. Pelaku usaha perlu memikirkan jenis konten apa yang sesuai dengan karakter produk dan kebutuhan target pasar.

Kenapa Konten Promosi Produk Perlu Dibuat Lebih Variatif?

Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam pemasaran digital adalah menjadikan setiap unggahan sebagai katalog berjalan. Hampir semua konten berisi foto produk, harga, diskon, lalu ajakan membeli. Pola seperti ini bisa membuat audiens cepat kehilangan alasan untuk mengikuti akun bisnis.

Konten promosi sebaiknya memiliki fungsi yang beragam. Ada konten yang bertugas mengenalkan produk, membangun kepercayaan, memberikan informasi, menjawab keraguan calon pembeli, dan ada pula yang memang diarahkan untuk menghasilkan transaksi.

Komdigi melalui program pelatihan social selling juga menekankan pentingnya strategi konten yang interaktif serta kedekatan dengan calon pembeli. Dalam kegiatan pada 2025, lebih dari 200 pelaku UMKM mengikuti pelatihan yang membahas cara menentukan keunikan produk dan membangun identitas agar pemasaran di platform digital lebih menarik.

Dengan pendekatan tersebut, ide konten bisa dikembangkan dari berbagai sisi. Produk makanan, misalnya, tidak harus selalu ditampilkan dalam bentuk foto kemasan. Pemilik usaha dapat membuat video proses produksi, memperlihatkan bahan yang digunakan, membagikan cara penyajian, atau menceritakan bagaimana produk tersebut dibuat.

1. Konten “Behind the Scene”

Konten di balik layar cocok untuk membangun kedekatan dengan calon pelanggan. Tampilkan proses memasak, pengemasan, pemilihan bahan, proses desain, hingga aktivitas sederhana di balik operasional bisnis.

Konten semacam ini membuat produk terasa lebih dekat dan membantu konsumen mengenal orang di balik sebuah merek.

2. Konten Edukasi yang Berkaitan dengan Produk

UMKM juga bisa memanfaatkan konten edukasi untuk menjawab pertanyaan yang sering muncul dari konsumen.

Bisnis skincare dapat membahas cara memilih produk sesuai kebutuhan kulit. Penjual kopi dapat membahas perbedaan jenis biji kopi. Bisnis fashion bisa membuat konten tentang cara memilih ukuran atau merawat pakaian.

Konten edukasi memiliki nilai jangka panjang karena tidak selalu bergantung pada promosi harga.

3. Konten Sebelum dan Sesudah

Jika produk memiliki hasil yang bisa terlihat, format before-after dapat menjadi pilihan menarik. Misalnya jasa laundry, salon, dekorasi rumah, renovasi, fotografi produk, hingga jasa desain.

Format tersebut membuat manfaat produk lebih mudah dipahami karena audiens dapat melihat perubahan secara langsung.

4. Testimoni dan Cerita Pelanggan

Calon pembeli sering memiliki pertanyaan sebelum melakukan transaksi. Apakah produknya sesuai? Bagaimana kualitasnya? Apakah pelayanan tokonya memuaskan?

Testimoni pelanggan dapat membantu menjawab keraguan tersebut. Agar lebih menarik, testimoni tidak harus selalu berbentuk tulisan. Pelaku UMKM bisa membuat video singkat, tangkapan layar percakapan dengan izin pelanggan, atau cerita pengalaman setelah menggunakan produk.

5. Konten Interaktif

Polling, kuis, pertanyaan, tebak-tebakan, dan fitur komentar dapat membuat audiens terlibat lebih aktif.

Contohnya, bisnis makanan dapat bertanya, “Kalau varian baru dibuat, lebih pilih rasa cokelat atau matcha?” Jawaban audiens kemudian bisa digunakan sebagai bahan untuk menentukan produk atau konten berikutnya.

Konten Promosi Produk Harus Disesuaikan dengan Target Pasar

Tidak semua format cocok untuk semua bisnis. Produk dengan target konsumen muda mungkin lebih mudah dikomunikasikan melalui video pendek, konten humor, tren, atau storytelling. Sementara produk dengan karakter lebih profesional dapat mengandalkan edukasi, studi kasus, demonstrasi manfaat, dan penjelasan produk secara lebih detail.

BPSDM Komdigi dalam pelatihan Social Media Optimization pada 2025 juga menekankan pentingnya menentukan target pasar sebelum membuat konten. Target tersebut kemudian memengaruhi spesifikasi produk dan cara membangun branding yang membedakannya dari produk sejenis.

Karena itu, sebelum membuat konten, UMKM perlu menjawab beberapa pertanyaan sederhana: siapa calon pembelinya, masalah apa yang mereka hadapi, alasan apa yang membuat mereka membutuhkan produk, dan gaya komunikasi seperti apa yang paling mudah diterima.

Dari jawaban tersebut, kalender konten bisa dibuat lebih terarah.

Gunakan Pola Konten yang Bisa Diulang

UMKM tidak harus mencari ide baru setiap hari. Justru, membuat beberapa format yang bisa diulang dapat membantu produksi konten menjadi lebih efisien.

Misalnya dalam satu minggu terdapat lima jenis unggahan. Senin digunakan untuk edukasi, Selasa untuk memperlihatkan proses produksi, Rabu untuk testimoni, Kamis untuk konten interaktif, dan Jumat untuk penawaran produk.

Pola tersebut kemudian dapat dikembangkan berdasarkan performa masing-masing konten.

Pelaku usaha juga perlu memperhatikan metrik sederhana seperti jumlah tayangan, komentar, penyimpanan, kunjungan profil, klik katalog, pesan masuk, hingga transaksi. Konten dengan banyak tayangan belum tentu menghasilkan penjualan paling tinggi. Karena itu, evaluasi sebaiknya melihat hubungan antara interaksi dan tindakan yang dilakukan konsumen setelah melihat konten.

Jangan Lupakan Informasi Produk

Kreativitas memang penting, tetapi informasi dasar tetap harus tersedia. Komdigi pada 2025 mengingatkan bahwa UMKM yang aktif di media sosial sebaiknya juga menyediakan informasi produk secara lengkap melalui kanal digital lain, termasuk website, agar konsumen lebih mudah mendapatkan informasi dan memiliki kepercayaan terhadap bisnis.

Setidaknya, calon pembeli perlu mengetahui harga, ukuran atau varian, bahan, manfaat, cara pemesanan, metode pembayaran, lokasi usaha bila relevan, serta cara menghubungi penjual.

Dengan begitu, Konten Promosi Produk tidak berhenti pada tahap menarik perhatian. Konten tersebut dapat menjadi bagian dari perjalanan konsumen dari mengenal produk, mempertimbangkan pembelian, hingga akhirnya melakukan transaksi.

Transaksi QRIS Antarnegara Melonjak, Turis Asing Makin Nyaman Bayar di Indonesia

0

Transaksi QRIS antarnegara yang masuk ke Indonesia atau inbound terus menunjukkan pertumbuhan. Bank Indonesia (BI) mencatat hingga 2026 terdapat 17,8 juta transaksi inbound dengan nilai mencapai Rp6,2 triliun, terutama berasal dari wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan tingginya transaksi tersebut menunjukkan konektivitas pembayaran digital lintas negara semakin banyak digunakan. Wisatawan dari Singapura, Thailand, Malaysia, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok menjadi bagian dari pengguna layanan pembayaran tersebut selama berada di Indonesia.

“Kalau kita lihat sekarang kita net inbound, artinya kita menerima banyak pembayaran dari turis-turis yang datang ke Indonesia,” ujar Filianingsih dalam acara FEKDI x IFSE 2026 di Jakarta, dikutip Antara, Minggu (27/9/2026).

Sementara itu, transaksi QRIS antarnegara dari Indonesia menuju negara mitra atau outbound tercatat sekitar 5 juta transaksi dengan nilai Rp1,85 triliun. Dengan capaian tersebut, nilai transaksi inbound lebih dari tiga kali lipat dibandingkan transaksi outbound.

QRIS Perkuat Konektivitas Pembayaran

Filianingsih mengatakan pertumbuhan transaksi QRIS antarnegara menjadi salah satu hasil pengembangan konektivitas pembayaran yang dilakukan BI bersama industri dan negara mitra.

Hingga 2026, layanan tersebut telah menghubungkan Indonesia dengan enam negara. Bank sentral juga terus memperluas jaringan melalui kerja sama baru, termasuk nota kesepahaman dengan Hong Kong dan Timor-Leste.

Menurut Filianingsih, pengembangan QRIS lintas negara memiliki tujuan yang lebih luas daripada sekadar mempermudah pembayaran ketika masyarakat bepergian. Sistem tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari konektivitas ekonomi yang mendukung perdagangan dan pariwisata.

UMKM Ikut Mendapat Akses Pasar

Perluasan transaksi QRIS antarnegara juga dinilai membuka peluang bagi UMKM untuk menjangkau konsumen dari negara lain. Saat ini QRIS telah digunakan oleh 69,3 juta pengguna dan hampir 46 juta merchant.

Dari jumlah merchant tersebut, sekitar 69 persen merupakan UMKM. Kondisi ini membuat pengembangan konektivitas pembayaran lintas negara berpotensi memberikan manfaat lebih luas bagi pelaku usaha kecil.

Filianingsih menilai transaksi QRIS antarnegara perlu terus dikembangkan agar konektivitas pembayaran dapat memberikan dampak terhadap inklusi keuangan dan ekonomi. Menurutnya, sistem pembayaran lintas negara dapat menjadi pendukung perdagangan, pariwisata, sekaligus membuka akses UMKM ke pasar internasional.