Menjadi Prioritas, Nilai Ekspor Produk Kriya 2017 Meningkat

0
311
Ilustrasi produk kriya. (Bekraf.go.id)

Berempat.com – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa industri kerajinan merupakan salah satu industri yang diprioritaskan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin). Alasannya, karena industri kerajinan dapat menciptakan daya saing secara global.

“Industri kerajinan merupakan salah satu industri prioritas yang menghasilkan produk bernilai tambah tinggi dan berdaya saing global,” ungkap Airlangga dalam keterangan persnya, Sabtu (28/4).

Selain itu, industri kerajinan dinilai memiliki ketersediaan sumber bahan baku alami yang berlimpah, ditambah keanekaragaman corak dan keahlian sumber daya manusia (SDM) menjadi penyokongnya.

Saat ini, diketahui bila sepanjang 2017 nilai ekspor produk kriya menyentuh angka US$ 776 juta. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun 2016 yang mencapai US$ 747 juta.

Sebagai komitmen, Airlangga menerangkan jika Kemenperin telah mempersiapkan berbagai program untuk peningkatan kemampuan SDM dan menciptakan inovasi dengan mengadopsi teknologi.

Airlangga pun sempat menyinggung pusat inovasi di Bali Creative Industry Center (BCIC). Menurutnya, program seperti itu diperlukan dan melalui program itu diharapkan adanya partisipasi generasi muda, khususnya yang memiliki pengetahuan terhadap masalah-masalah global terkait teknologi yang efektif, efisien dan ramah lingkungan.

“Untuk itu pelaku industri kreatif bidang kerajinan semakin dituntut untuk tidak hanya mampu bersaing secara sehat di pasar negeri sendiri serta unggul dari barang impor, namun juga diharapkan dapat memenuhi pasar mancanegara,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.