Hingga 2020 Tol Jawa dan Sumatra Beroperasi Sepanjang 1852 Kilometer

0
370

Fokus pemerintahan Joko Widodo 5 tahun pertama pemerintahannya adalah membangun infrastruktur. Tak heran dalam waktu 4,5 tahun, pemerintah mampu membangun tol baru sepanjang 949 kilometer. Panjang ini melampaui pencaian pembangunan jalan tol dalam periode 1974-2014 sejauh 784,7 kilometer.

Tak hanya itu, meski hingga hingga awal 2020 pemerintah menargetkan panjang jalan tol beroperasi mencapai 1.852 kilometer. Walhasil, masih ada rencana pengoperasian ruas-ruas baru sejauh 903 kilometer hingga awal 2020.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit mengatakan, panjang jalan tol bertambah berkat pembukaan ruas-ruas baru maupun ruas-ruas lanjutan secara bertahap di 39 jalan tol, tersebar di Jawa dan Sumatra. Di Jawa, jalan tol tersambung dari Merak hingga Probolinggo sejauh 964 kilometer. Jumlah ini akan terus memanjang seiring pembangunan ruas Probolinggo-Banyuwangi.

“Kami optimistis target 1.852 kilometer ini bisa tercapai karena ada tambahan dari Trans Sumatra dan JORR 2 (Jakarta Outer Ring Road) serta ruas-ruas lainnya,” ujar Danang di Jakarta, Senin (22/04/2019).

Dia menjelaskan, JORR 2 yang mencakup enam ruas sepanjang 111,37 kilometer akan beroperasi secara bertahap. Ruas Kunciran – Serpong (11,14 kilometer) dan Serpong Cinere (10,14 kilometer) akan beroperasi lebih dahulu pada Juni 2019. Jalan tol lingkar ini akan menambah kapasitas jalan tol baru di Jabodetabek sehingga diharapkan bias mengurangi kepadatan di jalan arteri maupun di jalan tol eksisting.

Di luar jalan tol JORR 2, jalan tol di Jawa pada 2019 bakal menyumbang delapan ruas tol dengan panjang 119,5 kilometer. Bila ditambah ruas Probowangi sepanjang 173 kilometer, Merak hingga Banyuwangi bakal terhubung dengan jalan sepanjang 1.148 kilometer.

Sementara itu, di Sumatra, sedikitnya tiga ruas akan beroperasi menyusul pengoperasian ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (140,9 kilometer). Ketiga ruas itu yakni Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (185 kilometer), Kayu Agung-Palembang-Betung Seksi I (33,5 kilomeer), dan Pekanbaru-Dumai Seksi I (32,8 kilometer).

Danang menuturkan, tahun ini dua ruas di Kalimantan dan Sulawesi juga bakal beroperasi, yaitu Balikpapan – Samarinda (99 kilometer) dan Manado-Bitung (39 kilometer). Dua jalan ini bahkan bisa digunakan secara fungsional pada musim mudik Idul Fitri 1440 Hijriah yang jatuh pada akhir Mei 2019 mendatang.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.