Allianz Kembali Update Aplikasi Allianz Discover, Apa yang Ditambah?

0
225
Allianz Indonesia lakukan update pada Allianz Discover. (Dok Technologue.id)

Berempat.com – Allianz Indonesia kembali merilis fitur terbaru untuk aplikasi digital tenaga pemasaran atau agen asuransi Allianz Discover. Pembaruan yang diberikan yakni berupa kemudahan pelayanan dan proses transaksi dengan nasabah secara digital.

Sejak diluncurkan pada Januari 2015 lalu, aplikasi penjualan propietary dari Allianz ini telah mengalami beberapa pengembangan. Sekarang, Allianz Discover telah menjadi sales store terlengkap yang tak hanya melayani pengajuan surat permohonan asuransi jiwa secara online, namun juga lebih mengutamakan customer journey.

“Allianz Discover akan melengkapi pengalaman nasabah saat berinteraksi dengan Allianz. Ini merupakan solusi bahwa tenaga pemasar tidak hanya menjual produk tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan interaktif,” ujar Head of Market Management Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen di Allianz Tower, Jakarta, Selasa (12/2).

Karin mengklaim bahwa berbagai fitur yang ada dalam aplikasi dapat membantu tenaga pemasar dan nasabah menentukan jenis perlindungan yang sesuai kebutuhan dan dana.

Chief Agency Officer Allianz Life Indonesia Ginawati Djuandi pun menambahkan, melalui aplikasi ini seluruh proses interaksi dan transaksi bisnis akan lebih transparan dan cepat.

“Saat mau submit aplikasi, mereka kan dulu harus kirim melalui kurir. Tapi dengan perkembangan teknologi, semua ada di tangan tenaga pemasar, mulai dari melihat status nasabah, data nasabah, hingga status klaim,” terang Gina.

Beberapa fitur digital lainnya yang dimasukkan perusahaan asuransi asal Jerman ini ke dalam aplikasi ini meliputi expert underwriting system dan Allianz easy payment.

Sistem underwriting otomatis ini mengotomatisasi proses pengajuan asuransi jiwa dari calon nasabah agar dapat dilakukan dengan lebih mudah, cepat, kapan pun dan di mana pun.

Pengembangan Allianz Discover ini diklaim selaras dengan strategi transformasi digital yang dilakukan perusahaan di ranah pelayanan, terutama pada titik pertemuan antara nasabah dan tenaga pemasar.

“Di akhir Desember 2018 kemarin tenaga pemasar yang sudah menggunakan aplikasi penjualan ini sudah melebihi 65 persen submission,” tutur Gina.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here