Tips Membersihkan Jaket Parasut Tanpa Merusak ala Timberland

0
1305
Tips memberishkan jaket parasut ala Timberland. (Dok. Timberland)

Berempat.com – Di tengah kondisi cuaca yang tak menentu seperti saat ini, menggunakan jaket parasut atau jaket hujan bisa menjadi pilihan tepat untuk kegiatan sehari-hari. Selain bisa melindungi diri dari angin kencang atau air hujan, jaket parasut juga bisa menambah gaya fesyen karena kini sudah hadir dengan berbagai gaya trendi.

Namun, karena sifatnya yang tidak menyerap air, banyak orang berpikir bahwa jaket hujan tidak perlu sering dicuci. Padahal, seharusnya jaket parasut perlu dibersihkan dengan seksama. Sebab jika tidak, lambat laun jaket Anda akan mulai bau akibat kotoran, debu, dan keringat yang menyerap ke dalam bahan.

Hanya saja, jaket jenis ini tidak bisa dicuci layaknya baju biasa karena pakaian satu ini terbuat dari bahan khusus yang membuatnya tahan air. Timberland, produsen jaket ramah lingkungan karena bebas dari polivinil klorida (PVC) dan perfluorokarbon (PFC), berbagi beberapa tips untuk membersihkan jaket dengan benar sehingga jaket selalu terlihat bagus dan melindungi pemakai untuk waktu yang lama.

  1. Kenali bahan jaket

Jaket parasut terbuat dari bahan yang memiliki pori-pori kecil agar bahan tetap bisa bernafas dan dengan demikian, kelembaban, termasuk keringat, bisa menguap dengan mudah dan bukannya mengembun di dalam jaket. Kemudian, bagian luar bahan jaket diberi lapisan tambahan yang disebut sebagai “durable water repellent (DWR)” untuk memberi bahan tersebut perlindungan ekstra dari air.

DWR menyebabkan air membutir dengan cepat supaya bisa menggulir dari jaket dengan mudah. Ini mencegah air terdiam lama di atas bahan dan menyerap secara perlahan ke dalam bahan. DWR dapat ditemukan di hampir semua jaket hujan, termasuk windbreaker, parka, dan anorak dari Timberland.

  1. Jaket bisa mengalami “wet-out”

Jaket yang sering dipakai akan terekspos pada panas, hujan, keringat, minyak kulit, dan kotoran yang semuanya akan menyebabkan DWR perlahan-lahan luntur. Akibatnya, jaket akan mudah lembab ketika terkena air dan pemakai tidak akan lagi terlindungi dari basah seperti dahulu. Proses ini disebut sebagai “wet-out”.

  1. Cara pencucian khusus

Untuk mencegah terjadinya “wet-out” pada jaket, semua kotoran dan minyak yang menyebabkan lunturnya lapisan DWR perlu dibersihkan. Namun, jaket hujan tidak boleh dicuci dengan deterjen biasa karena kimia di deterjen terlalu keras bagi bahan DWR. Sebaiknya, bacalah instruksi cara pencucian yang tertera di label jaket. Jika tidak yakin bisa mencuci sendiri, kirimkan jaket ke binatu atau jika tetap ingin mencuci sendiri, gunakan cairan pencuci khusus untuk jaket hujan. Cairan ini biasanya tersedia di toko online.

  1. Jangan terlalu sering mencuci jaket hujan

Mencuci jaket hujan terlalu sering akan menghilangkan lapisan DWR dengan cepat, mengingat bahwa lapisan ini akan terkikis setelah beberapa kali pencucian. Sebagai gantinya, lap semua kotoran dengan kain bersih setelah menggunakan jaket dan angin-anginkan jaket untuk mengeringkan sisa lembab.

  1. Mengembalikan lapisan DWR yang telah luntur

Jika jaket hujanmu kini mudah lembab, itu berarti bahwa lapisan DWR telah luntur. Namun, jangan khawatir karena lapisan DWR dapat dikembalikan dengan membeli cairan DWR yang bisa dibeli secara online. Tutup resleting jaket terlebih dahulu lalu semprot cairan DWR ke seluruh permukaan luar jaket dan beri lapisan tambahan pada area-area yang lebih terekspos atau sering bergesekan dengan benda lain, seperti bagian bahu yang sering terkena tali ransel.

Merawat jaket parasut dengan baik tidak hanya akan menguntungkan bagi pemakai karena menjaganya tetap terlindungi dan terhindar dari basah selama musim hujan. Merawat jaket dengan benar akan membantu menghemat uang karena jaket favorit bisa tetap digunakan untuk jangka lama. Karena itu, sisihkan waktu untuk merawat dengan layak dan memberi perhatian yang dibutuhkan oleh jaket parasut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.