OJK Beri Respon Atas Kasus Menunggaknya Pembayaran Polis Jiwasraya

0
556
Kantor PT Asuransi Jiwasraya di Jakarta. (Kumparan/ Abdul Latif)

Berempat.com –PT Asuransi Jiwasraya mengaku teledor dalam hal pengelolaan investasi yang mengakibatkan menunggaknya pembayaran polis sebesar Rp 802 miliar. Sebab itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mengimbau agar Jiwasraya bisa lebih meningkatkan kehati-hatian dalam investasi dengan memanfaatkan teknologi. Selain itu, direksi Jiwasraya pun diminta agar lebih memerhatikan implementasi tata kelola dan manajamen risiko yang lebih baik.

Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) OJK Riswinandi pun mengapresiasi sikap Jiwasraya yang menunjukkan komitmen untuk memperbaiki hal tersebut. Kendati demikian, Riswinandi menegaskan OJK akan memonitor Jiwasraya dengan seksama.

“OJK akan memonitor kesepakatan yang telah dicapai antara PT Jiwasraya (Persero) dengan pemegang polis, sehingga masing-masing pihak memiliki kejelasan mengenai kewajiban yang jatuh tempo, dengan berbagai opsi yang dipahami dan disetujui oleh kedua belah pihak,” tulis Riswinandi dalam keterangan resminya, Senin (15/10).

Selain itu, Jiwasraya juga diminta agar selalu berkoordinasi dan melaporkan kepada regulator serta pemegang saham.

Jiwasraya menyatakan telah melakukan pembayaran bunga di awal senilai Rp 96,8 miliar atas 1.286 polis sebagai bentuk komitmen untuk membayar polis yang tertunda.

“Kami akan siapkan penerapan manajemen risiko yang lebih baik lagi dan upayakan investasi yang lebih prudent dan optimal. Hal ini juga kami lakukan dan kami laporkan ke pemegang saham,” terang Direktur Utama Jiwasraya Asmawai Syam dalam konferensi pers di Kantor Jiwasraya, Jakarta.

Selain itu, bagi pemegang polis yang ingin melakukan roll over, Jiwasraya telah mempersiapkan pembayaran di muka atas bunga roll over sebesar 7% per annum (p.a/setiap tahun) netto dibayar di muka, atau setara 7,49% p.a nett efektif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.