Kasus Elon Musk: Bermula dari Kicauan di Twitter, Berujung Pengunduran Diri dari Pimpinan Tesla

0
350
CEO Tesla, Elon Musk. (Flickr)

Berempat.com – Kasus yang menimpa CEO Tesla, Elon Musk bisa menjadi cerminan bagi kita untuk lebih berhati-hati saat ‘berkicau’ di media sosial. Sebab bisa saja nasib kita seperti Musk yang dijatuhi denda US$ 20 juta oleh pengadilan distrik federal sebagai solusi dari persoalan antara Musk dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS. Selain itu, Musk juga harus mundur sebagai pimpinan Tesla.

Merunut kembali ke awal persoalan. Pada 7 Agustus 2018 lalu Musk sempat berkicau di akun Twitter pribadinya. Dalam kicauan tersebut ia menyebut bahwa dirinya telah mendapat “pendanaan dengan jaminan” untuk menjadikan Tesla sebagai perusahaan privat. Musk memang diketahui kerap ‘berkicau’ di Twitter terkait berbagai hal baru yang berkaitan dengan perusahaannya, entah soal fitur terbaru, fasilitas terbaru, hingga kabar terbaru.

Namun, sayangnya, kicauan Musk pada 7 Agustus tersebut justru berujung pada pelaporan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS mke pengadilan distrik federal dengan menyebut bahwa informasi Musk merupakan kebohongan.

Komisi Sekuritas dan Bursa AS menganggap Musk melanggar ketentuan anti-penipuan dari undang-undang sekuritas federal. Komisi Sekuritas dan Bursa AS pun meminta pengadilan untuk mendenda Musk dan mengharuskan Musk untuk mundur dari jabatan pimpinan dewan Tesla. Musk juga tak boleh mencalonkan diri atau menerima pengangkatan sebagai pimpinan selama tiga tahun.

Atas kasus tersebut, Musk sempat mengaku kecewa meskipun pada akhirnya ia menerima tuntutan dan denda yang dijatuhkan. Musk ingin agar polemik yang berpotensi merusak perusahaan dan pemegang saham ini cepat berakhir. Musk akan mundur dari jabatannya sebagai pimpinan dewan Tesla dalam waktu 45 hari dari perjanjian yang diajukan pada Sabtu (29/9) lalu. Posisi Musk sebagai ketua pimpinan akan diganti oleh ketua independen.

Saat ini Tesla diketahui telah menyetujui untuk menunjuk dua direktur independen baru dan membentuk komite baru dari para direktur independen, serta menempatkan kontrol dan prosedur tambahan untuk mengawasi komunikasi Musk.

Namun, pengunduran ini tak membuat Musk benar-benar pergi dari Tesla. Ia akan tetap menjadi CEO dan duduk sebagai anggota dewan, hanya saja kini statusnya bukan lagi pimpinan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.