Implementasikan Efisiensi Energi, Semen Indonesia Raih Penghargaan Subroto

0
275
Menteri ESDM Ignasius Jonan saat memberikan penghagraan Subroto kepada Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso di XXI Ballroom Djakarta Theater, Jumat (28/9). (Sindonews.com)

Berempat.com – PT Semen Indonesia Tbk. dinobatkan sebagai peraih Subroto Bidang Efisiensi Energi kategori Manajemen Enegeri pada Industri dan Bangunan Gedung sub kategori inovasi khusus dari Kementerian ESDM. Berlokasi di XXI Ballroom Djakarta Theater, Jumat (28/9), penghargaan tersebut diberikan oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan kepada Direktur Utama Semen Indonesia Hendi Prio Santoso.

Penghargaan Subroto merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian ESDM kepada para stakeholders atas keberhasilan penerapan efisiensi dan konservasi energi yang dimulai sejak 2012.

Dinobatkannya Semen Indonesia sebagai peraih penghargaan Subroto lantaran perusahaan semen milik negara tersebut telah mengimplementasikan berbagai inovasi di bidang konservasi dan efisiensi energi.

“Penghargaan ini merupakan momentum yang tepat bagi perusahaan untuk lebih berperan aktif dalam menciptakan inovasi di berbagai bidang,” ungkap Hendi.

Hendi menyebutkan beberapa inovasi bidang konservasi dan efisiensi energi yang telah dilakukan perseroan, khususnya di Pabrik Tuban, seperti biomass dan limbah B3 sebagai bahan bakar alternatif untuk pengganti bahan bakar fosil, Pengoperasian WHRPG (Waste Heat Recovery Power Generation) sebagai pembangkit listrik yang berasal dari panas gas buang sebesar 30 MW, pemakaian batubara rendah kalori (di bawah 4.000 kkal) sebagai bahan bakar dan pembangunan Central Coal Storage untuk mengintegrasikan kualitas batubara.

“Ada juga modifikasi cyclone SP untuk optimasi pembakaran dan modifikasi peralatan lainnya yang hemat energi. Serta peningkatan produksi Blended Cement melalui material ke-3 untuk mengurangi pemakaian clinker,” terang Hendi.

Selain itu, Semen Indonesia juga telah menjalankan sistem manajemen energi sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM No. 14 tahun 2012 tentang Manajemen Energi.

“Sejak tahun 2015, perseroan telah memiliki Struktur Organisasi Tim Manajemen Energi yang bertugas untuk melaksanakan program konservasi dan efisiensi energi,” ungkap Hendi.

Tak sampai di situ. Hendi pun menerangkan bahwa Semen Indonesia telah memiliki Manajer Energi dan Auditor Energi yang telah tersertifikasi oleh LSP HAKE. Setiap tahun divisi tersebut melaporkan pemakaian energi ke Kementerian ESDM melalui POME (Pelaporan Online Manajemen Energi).

Dengan berbagai hal tersebut, pada 2017 Semen Indonesia berhasil menurunkan intensitas pemakaian energi panas sebesar 18,8%, intensitas pemakaian energi listrik sebesar 6,0%, dan turunnya emisi gas CO2 sebesar 9,14%. Seluruh data tersebut turun dibandingkan penggunaan tahun 2014.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.