Top Mortar Gak Takut Hujan
Home News Modus Penipuan Baru, Mengganyi QRIS Kotak Amal

Modus Penipuan Baru, Mengganyi QRIS Kotak Amal

0

Jakarta – Modus penipuan baru, seorang pria mendatangi sebuah masjid di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pria tersebut mengganti QRIS pada kotak amal dengan rekening pribadi.

Polisi menyelidiki kasus dugaan penggantian stiker pembayaran daring melalui kode batang “QRIS ” dari milik tempat ibadah ke pihak lain oleh pelaku berinisial IML pada kotak amal di Masjid Nurul Iman Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Kami sudah cek TKP (tempat kejadian perkara) dan kamera pengawas (CCTV),” kata Kapolsek Kebayoran Baru Kompol Tribuana Roseno saat dihubungi, di Jakarta, Senin (10/4).

Seno menerangkan kejadian ini merupakan pertama kalinya di kawasan Blok M dan sudah berkoordinasi dengan pihak masjid untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Pihak masjid belum membuat laporan dan QR ‘code’ sudah diganti,” tambahnya.

Selain itu, menurut informasi yang diterima oleh Polsek Pancoran, pelaku juga pernah melakukan aksinya di Masjid Nurullah Kalibata City Pancoran beberapa waktu lalu.

“Pelaku infonya pernah melakukan di Kalibata City, sementara kami hubungi pihak Kalibata City apakah pernah ada kejadian serupa,” ujar kata Kapolsek Pancoran Kompol Panji Ali Candra saat dihubungi.

Sementara itu, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Iman Blok M Square mengaku telah melibatkan kepolisian terkait pelaku pengganti stiker pembayaran daring melalui kode batang “QRIS” itu.

“Iya, selanjutnya akan kita tindaklanjuti. Hari ini pihak kepolisian sudah dilibatkan,” kata Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Nurul Iman Blok M Square Habibi Katin saat dihubungi.

Habibi menerangkan pelaku diduga berinisial IML tersebut melakukan aksinya pertama kali pada Kamis (6/4) pagi sekitar pukul 10.30 WIB.

Kemudian pihaknya baru mengetahui aksi pelaku pada Minggu (9/4) siang sekitar jam 11.00 WIB melalui kamera pengawas (CCTV).

“Kita lihat ada keanehan saja, biasanya di kotak-kotak infak itu gak ada stiker QRIS, terutama kotak bagian luar, nah ini ada stiker asing,” tambahnya.

Pihaknya pun merasa curiga dan langsung memeriksa semua kotak, tiang hingga dinding masjid yang ditemukan banyak stiker QRIS bukan dari masjid.

Setelah dipastikan, pihaknya langsung melepas stiker dan mengecek CCTV.

Pelaku tersebut langsung menempelkan stiker QRIS pada saat masjid belum buka.

Habibi menyatakan stiker QRIS asli tertera nama Masjid Nurul Iman Blok M Square sehingga jelas berbeda dengan stiker milik pelaku yang kini sudah disingkirkan.

Exit mobile version