Top Mortar Gak Takut Hujan
Home News Memori David Ozora Masih Lompat-Lompat

Memori David Ozora Masih Lompat-Lompat

0

Jakarta – Ayah David Ozora (17), Jonathan Latumahina memberikan klarifikasi terkait kondisi David Ozora yang disebut tidak akan bisa sekolah lagi. Kondisi David saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU Rumah Sakit Mayapada Kuningan Jakarta.

Jonathan membenarkan bahwa David Ozora tidak bisa sekolah lagi akibat trauma di otak dan kesadarannya belum pulih 100 persen. Bahkan untuk merespons perintah mudah seperti tersenyum, korban penganiayaan Mario Dandy ini membutuhkan waktu cukup lama untuk melakukannya.

Kuasa hukum Cristalino David Ozora, Mellisa Anggraeni juga mengungkap kondisi terkini kliennya di rumah sakit. Mellisa mengatakan David belum dapat komunikasi dua arah dan ingatannya belum stabil.

“Saya kemarin terakhir ke ruang ICU. Jadi saya langsung ketemu David, kita komunikasi, karena dari beberapa posting-an ayahnya, David sudah bisa komunikasi,” kata Mellisa kepada wartawan di PN Jaksel, Senin (10/4).

“Saya ingin memastikan, ternyata komunikasinya masih satu arah. David belum bisa komunikasi yang sifatnya ngobrol, tektokan,” imbuh Mellisa.

Mellisa mengatakan memori David juga belum stabil. David sendiri, lanjutnya, lupa mengapa dirinya dirawat di rumah sakit.

“Memorinya masih lompat-lompat. Jadi masih banyak belum nyambung memorinya dia. Bahkan dia bilang kemarin, waktu saya tanya, ‘Vid, David ingat nggak ngapain sih harus di sini? Di sini ngapain?’. Nah David ternyata belum memahami kalau dia sedang dirawat karena apa,” jelasnya.

“Jadi dia tahunya dia sedang di rumah sakit sedang dirawat, kemarin-kemarin dia tidur. jadi dia nggak tahu karena apa,” sambung Mellisa.

Mellisa kemudian menerangkan perilaku lainnya yang menggambarkan kondisi David, yakni David lupa dengan panggilannya ke sang ayah, Jonathan Latumahina.

“Yang biasanya dia panggil bapaknya, ‘Bapak’. Panggilnya bapak. Sekarang dia panggilnya ‘Jo’, ‘Jo’ saja dia panggilnya. Jadi dia memorinya belum lengkap,” ucapnya.

Menurut Mellisa, kliennya masih membutuhkan banyak asesmen oleh tim medis. Namun dia mengakui kondisi kesehatan kliennya berkembang pesat.

“Jadi masih banyak butuh asesmen dari RS. Saya melihat proses pemulihan David sudah maksimal tetapi masih panjang jalannya,” tutur Mellisa.

Exit mobile version