3 Wilayah Ini Sudah Bisa Dapatkan BBM Satu Harga

0
255

Berempat.com – PT Pertamina telah menambah jangkauan BBM satu harga ke 3 wilayah yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Tiga wilayah tersebut meliputi Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara; Kabupaten Asmat, Papua; dan Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengungkapkan, dengan ini Pertamina sudah mengoperasikan 9 titik BBM satu harga di tahun 2018.

“Tahun 2017, Pertamina sudah mengoperasikan 54 lembaga penyalur BBM Satu Harga, dan tahun 2018 ditargetkan sebanyak 67 lembaga penyalur,” terang Adiatma dalam keterangan tertulis, Jumat (3/8).

Dengan peresmian lembaga penyalur BBM Satu Harga ini, imbuh Adiatma, merupakan bukti komitmen Pertamina untuk menjalankan tugas dari Pemerintah dalam memberikan keadilan energi bagi masyarakat, sekaligus menjaga kedaulatan energi di seluruh pelosok negeri.

Adiatma pun mengungkapkan, Pertamina menargetkan akan meresmikan 18 lembaga penyalur BBM Satu Harga pada Agustus, dan 40 pada September. Sehingga total 67 lembaga penyalur akan tuntas sebelum akhir tahun ini.

Sementara itu, Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa menegaskan, pembangunan SPBU satu harga di wilayah 3T ini menjadi tantangan tersendiri mengingat kondisi geografis yang sulit dan ongkos angkut yang tinggi. Dengan begitu, program ini perlu diperhatikan agar tepat sasaran.

“Perlu ada monitoring dari pemerintah daerah dan aparat agar penyaluran BBM Satu Harga ini tepat sasaran,” ujar Fanshurullah.

Sama seperti program BBM Satu Harga lainnya, 3 SPBU tersebut berjenis kompak dan terletak di daerah yang sulit diakses. Untuk menyuplai SPBU tersebut, Pertamina mengirim BBM dari Terminal BBM dengan truk tangki bahkan dengan berbagai kombinasi antara moda laut dan udara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.