Inflasi Terkendali, BI Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh di Kuartal II-2018

0
271

Berempat.com – Bank Indonesia (BI) memprediksi ekonomi Indonesia bakal tumbuh 5,15% pada kuartal II-2018. Menurut Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, pertumbuhan ekonomi Indonesia dipengaruhi laju inflasi yang masih terkendali.

“Ekspektasi inflasi masih terjaga dengan baik. Kalau kita bicara ekspektasi inflasi itu para pelaku ekonomi juga melihat di pasar masih terjaga,” ujar Perry di Gedung BI, Jakarta Pusat, Jumat (3/8).

Perry menjelaskan, terjaganya angka inflasi itu tak terpengaruh oleh nilai tukar rupiah yang beberapa waktu terakhir bergejolak. Ia justru melihat beberapa tahun terakhir tekanan inflasi ke nilai tukar cukup rendah.

Sementara itu, Perry menuturkan bahwa saat ini ekonomi Indonesia masih berada di bawah kapasitas nasional. Pada kuartal I-2018, ungkap Perry, pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,06%.

“Mudah-mudahan kuartal dua (tumbuh) 5,15%. Masih di bawah kapasitas outlook nasional, tekanan inflasi dari permintaan juga masih rendah,” ujar Perry.

Sementara itu, untuk tahun ini BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi RI berada di kisaran 5,1% – 5,5%. Hal itu ditopang dari pertumbuhan konsumsi rumah tangga yang diprakirakan tetap terjaga karena didukung stimulus fiskal, perbaikan pendapatan, inflasi yang terjaga, dan kenaikan keyakinan konsumen menengah atas.

Perry juga menilai investasi diperkirakan tetap kuat, yang tidak hanya didukung oleh proyek infrastruktur, tetapi juga oleh proyek non-infrastruktur, baik di investasi bangunan maupun di investasi non-bangunan.

Kemudian untuk 2019, Bank Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di level 5,2-5,6%, inflasi 3,5% plus minus 1%, dan nilai tukar rupiah Rp 13.800-Rp 14.100 per dolar AS.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.