Dari Hobi  Masak Jadi  Ladang Usaha Titi Sjuman

0
149
Foto: Instagram @titirajobintang

Titi Handayani Rajobintang yang dikenal dengan Titi Sjuman rupanya memiliki banyak talenta. Selain menjadi dosen di Institut Musik Daya Kemang karena kepiawaiannya memainkan alat musik drum, Titi Sjuman ini juga bermain di beberapa film seperti Mereka Bilang Saya Monyet, Minggu Pagi di Victory Park dan Rindu Purnama, Khalifah dan Serdadu Kumbang. Berkat aktingnya tersebut, Titi berhasil menyabet penghargaan sebagai aktris wanita terbaik versi Festival Film Indonesia 2009 maupun Indonesian Movie Award (IMA) 2011. Bukan hanya itu Titi pun sempat menjadi juri di ajang Indonesia Mencari Bakat (IMB), bintang iklan sampo.

Di tengah kesibukannya sebagai seorang aktris, bintang iklan, pemain musik dan ibu rumah tangga, rupanya Titi masih menyimpan keinginan memiliki restoran Italia. Mimpinya pun baru terwujud tepat pada perayaan ulang tahun Titi yang ke 30 yang jatuh 11 Februari lalu.

“Iya aku baru aja buka restoran Italia di Kemang, Jakarta Selatan. Largo Kemang namanya. Karena aku doyan banget masakan Italia, makanya aku buat restoran ini. Bahkan ada pasta kesukaanku lho, yang resepnya aku racik sendiri,” umbar Titi.

Titi membuka restoran ini dibantu oleh sang suami dan temannya yang meng-handle operasional usaha sehari-harinya. Titi memilih Kemang sebagai tempat usaha lantaran lokasi tersebut dinilai selalu ramai dan tak pernah sepi sehingga cocok untuk berbisnis kuliner. Namun sayang Titi enggan bicara berapa budget yang dikeluarkan untuk membuka usahanya tersebut. “Itu sih rahasia dapur perusahaan,” kilahnya.

Titi hanya memaparkan, bisnis kuliner dianggap lebih prospektif dan menjanjikan dibandingkan dengan usaha lainnya. “Karena makanan itu kebutuhan primer, jadi selama orang perlu makan, bisnis kuliner akan terus berprospek,” terangnya.

Largo Resto Kemang buka pukul 11.00-24.00 yang biasanya didatangi 50-70 pengunjung setiap hari. Berbagai menu masakan khas Italia bisa dijumpai di Largo Kemang ini seperti Burger, Steak, Pizza, Soup Salad, Pasta, Spaghetti dan Wagyu Bali yang menjadi menu paling favorit.

Sedangkan untuk minuman yang paling diminati adalah cocktail segar bersoda. Titi pun mematok harga menu masakannya tidak terlalu mahal, berkisar Rp 15-85 ribu per porsi. “Biar bisa terjangkau oleh semua kalangan yang ingin menikmati masakan Italia,” ujarnya seraya tersenyum.

Menyikapi begitu banyaknya restoran dan tempat hangout di kawasan Kemang, pun tak membuat Titi khawatir. Menurutnya, dalam berbisnis, persaingan dan kendala merupakan hal wajar, jadi jalani saja.

“Yang penting kita buat konsep restoran yang nyaman buat nongkrong, dengan makanan yang menggugah selera ditambah hiburan musik yang cozy, saya yakin usaha ini akan ramai,” terang Titi.

Ditanya usaha lain yang akan digelutinya di kemudian hari, Titi masih belum memikirkannya, begitu juga dengan membuka tawaran kerja sama waralaba dengan pihak lainnya. “Ya… kan ini juga baru buka, tapi kalau berjalan bagus, mungkin saya akan buka di tempat lain dan nggak menutup kemungkinan bisa diwaralabakan,” pangkasnya ramah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.