BPS Sebut Tingkat Pengangguran Terbuka Indonesia Turun

0
455
Ilustrasi pengangguran di Indonesia. (Merdeka.com/Imam Buhori)

Berempat.com – Badan Pusat Statistik (BPS) baru saja merilis data Tingkat pengangguran terbuka (TPT) Indonesia. Diketahui, tingkat pengangguran Indonesia per Februari 2018 turun menjadi 6,8 juta dibanding tahun lalu yang berada di angka 7,01 juta. Artinya, ada penurunan 2% yang terjadi.

“Jumlah penganggurannya 6,87 juta. Kan tadinya 5,33% angkanya 7,01 juta, sekarang turun jadi 5,13% posisinya 6,87 juta jumlah pengangguran,” terang Kepala BPS Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta, Senin (7/5).

Namun, dalam datanya BPS masih menyebut bahwa pengangguran masih didominasi oleh lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) 8,92%. Menurut Suhariyanto, pendidikan vokasi Indonesia yang masih kurang menjadi salah satu faktor belum bergeraknya lulusan SMK dari posisi puncak pengangguran tertinggi di Indonesia.

Meskipun memang tingkat pengangguran lulusan SMK saat ini bisa dibilang menurun dibanding Agustus 2017 yang mencapai 11,41%.

Sementara itu, BPS mencatat wilayah Jawa Barat menjadi provinsi dengan tingkat pengangguran paling tinggi di Indonesia, yakni 8,16%, posisi kedua diisi Banten 7,77%, dan Maluku 7,38%. Berbanding terbalik dengan tiga provinsi tersebut Bali menjadi provinsi paling rendah memiliki pengangguran, yaitu 0,86%.

Lebih lanjut, BPS juga mencatat adanya peningkatan jumlah angkatan kerja pada Februari 2018 menjadi 133,94 juta orang dari total 193,55 juta penduduk usia kerja. Sebelumnya pada Februari 2017 BPS mencatat jumlah angkatan kerja sebanyak 131,55 juta.

“Angkatan kerja Februari 2018 sebesar 133,94 juta orang, meningkat 2,39 juta orang dibanding Februari 2017, dan meningkat 5,88 juta orang dibanding Agustus 2017,” ungkap Suhariyanto.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.