Perry Warjiyo Yakinkan Aktivitas Perdagangan Indonesia Membaik

0
303

Berempat.com – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meyakinkan kepada publik bahwa geliat aktivitas ekonomi, khususnya perdagangan di Indonesia hingga saat ini terus membaik. Perry bisa menyampaikan hal tersebut setelah melihat hasil survei yang dilakukan BI mengenai penjualan eceran.

Menurut Perry, hasil survei menyebutkan bahwa penjualan eceran di bulan April 2018 naik 4,1% year on year (yoy). “Padahal Maret 2018 kemarin hanya 2,5 persen,” ungkap Perry di kantor BI, Jakarta, Jumat (8/6).

Perry pun mengungkapkan hasil lain dari survei BI, yaitu adanya peningkatan pertumbuhan barang diperdagangkan seperti kelompok barang makanan, minuman, dan tembakau. Ketiganya, tutur Perry, tumbuh 7,7%. Namun, penjualan tertinggi berada pada kelompok barang bahan bakar minyak (BBM).

Selain itu, Perry juga menegaskan bahwa gambaran geliat ekonomi Indonesia semakin kuat juga terlihat dari hasil survei konsumen (Indeks Keyakinan Konsumen) yang menunjukkan adanya optimisme. Hasilnya, survei indeks tersebut menghasilkan nilai 125,1 pada bulan Mei.

“Padahal pada bulan April hanya mencapai nilai 122,2,” ujarnya. Dengan begitu, Perry menyebut bahwa keyakinan konsumen sudah lebih tinggi.

Lebih lanjut, Perry menerangkan bahwa optimisme konsumen juga didorong oleh indeks kondisi ekonomi saat ini, khusunya indeks penghasilan dan indeks pembelian barang tahan lama. Belum lagi adanya tunjangan hari raya (THR) yang turut mendorong optimisme konsumen.

Perry pun mengungkapkan, berdasarkan hasil survei pantauan harga pada minggu pertama Juni 2018 menunjukkan indikator harga barang bisa terkendali. Dari pemantauan harga sampai minggu pertama, terangnya, BI mengestimasi inflasi bulan Juni mencapai 0,22% month to month.

“Secara kumulatif (inflasi) Januari – Juni 1,53 persen dan year to year capai 2,75 persen,” papar Perry.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.