Prospek Usaha Sapi Perah Masih Terbuka Luas

0
90
Ternak sapi perah (dok infovet)

 

Bisnis sapi perah jika dilihat secara kasat mata memang terlihat begitu berat karena harus punya modal besar dan lahan yang cukup untuk dijadikan kandang. Namun hal itu kini telah terpinggirkan oleh semakin banyaknya peternak sapi yang membuka kesempatan investasi demi memenuhi kebutuhan susu nasional yang masih sangat kurang. Seperti yang dilakukan Joan salah seorang peternak sapi perah asal Tapos Ciawi Bogor dan Iqbal Kadir pemilik Vamilk yang juga sekaligus peternak sapi.

Joan mengatakan demi meningkatkan produktivitas susu sapi ia membuka peluang bagi siapapun untuk menanamkan modalnya dengan sistem bagi hasil yang menguntungkan. Menurut Bramada Winiar Putra, Dosen Peternakan IPB bagi pemula sebaiknya melakukan hal tersebut demi menghindari kerugian akibat belum paham manajemen pemeliharaan yang baik.

Sampai dengan saat ini pelaku usaha sapi perah masih berpusat di daerah Lembang Bandung, sedangkan sentra susu sapi perah nasional bisa dikatakan terdapat di daerah Boyolali di mana sapi tak sedikit yang diternakan dalam skala besar. Hal itu terjadi karena susu sapi murni telah memiliki serapan pasar yang baik yaitu pabrik susu SGM. Beda halnya dengan peternak yang berada di kawasan Lembang, Bogor dan Priangan Timur yang orientasi pasarnya ke industry kue rumahan dan café serta resto yang menyajikan menu berbahan dasar susu.

Prosepek Usaha.

Sampai saat ini prospek usaha susu murni untuk menyasar kalangan café dan resto sangat cerah dan terbuka lebar, per hari saja kalangan resto mampu menyerap hingga 50-100 liter susu. Angka tersebut di luar jumlah permintaan dari konsumen perorangan dan industry kue rumahan.

Banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengonsumsi susu sapi murni tanpa campuran olahan bahan kimia, sangat jauh khasiatnya jika dibandingkan dengan susu kemasan yang kini banyak beredar di masyarakat.

Joan yang sekaligus pemerhati susu nasional mengatakan bahwa sekarang ini banyak pihak yang memanfaatkan kelemahan konsumen. Dahulu konsumen enggan meminum susu murni karena terasa menjijikkan diakibatkan lemak dan flak yang terdapat pada susu, hal itu lah yang sekarang ini dijadikan senjata oleh para pebisnis susu skala pabrik.

Kunci Sukses.

Kunci keberhasilan dalam pemerahan sapi ialah ketersediaan pakan yang tercukupi dan manajemen kebersihan kandang. Meyoal pakan utama sapi yang berupa rumput hijau, kini memang dirasa sulit mencarinya dikarenakan lahan produktif yang telah alih fungsi menjadi hutan beton. Oleh karenanya sebelum memulai usaha pastikan ketersediaan stok rumput terjaga, menyiasatinya bisa dengan bekerja sama dengan pemilik ladang rumput.

Manajamen pemeliharaan yang baik juga merupakan penunjang keberhasilan usaha sapi perah, semakin bersih kandang sapi maka semakin besar kesempatan dilirik oleh industri olahan susu yang tentunya merupakan pasar potensial. Jika berhasil menggaet konsumen kalangan industry sudah otomatis ke depan manajemen pemeliharaan sapi akan semakin baik seiring permintaan konsumen yang semakin banyak.

Ciri susu sapi yang baik ialah yang memiliki BEJ (berat jenis air) berada di kisaran 25, berwarna putih susu dan memiliki aroma khas susu, sebelum dikonsumsi sebaiknya susu dipasterisasi terlebih dahulu untuk menghilangkan pathogen sehingga usia susu bisa lebih panjang. Terdapat keuntungan lain dalam berbisnis sapi perah, selain susunya yang bisa dijual kotoran sapi pun dapat dikomersilkan.

Kotoran sapi bisa diolah menjadi biogas, setelah gas habis kotoran sapi dapat diolah menjadi pupuk sehingga memiliki keuntungan ganda dan cukup lumayan untuk menambah lembaran keuntungan. Tak semua sapi dapat menghasilkan susu secara maksimal, terlebuh jika itu sapi pedaging. Sapi yang baik untuk diperah merupakan sapi jenis FH Fresian Holstein yang berasal dari Australia. Di pasaran sapi jenis tersebut dipatok dengan harga mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 20 juta per ekor. Di pasaran harga 1 liter susu sapi segar berkisar di angka Rp 12-15 ribu dan cenderung stabil.

Pemula.

Bagi pemula yang ingin memulai binsis sapi perah bisa dengan 10 ekor sapi yang sudah bisa diperah sehingga meminimalisir biaya perawatan. Bagi Anda yang memiliki modal minim tak perlu khawatir karena sudah banyak peternak sapi yang mengulurkan tangannya membantu para peternak pemula yang ingin merasakan segarnya bisnis sapi perah.

Dari sisi pemasaran tak perlu khawatir, peternak pemula hanya perlu mencari relasi yang telah memiliki channel pasar sehingga tak perlu repot mencari konsumen. Seperti yang dilakukan Joan dan Fanny peternak sapi perah yang secara langsung membuka sistem “kemitraan” demi memenuhi permintaan konsumen dan mewujudkan swasembada susu sapi. Maka tak heran per bulan Joan mampu menangguk omset hingga Rp 120 juta dan Fanny yang bisa mengantongi keuntungan bersih hingga 58%.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.