Kemitraan Barbershop Ini Proyeksikan Balik Modal Hanya Dalam 2 Tahun

0
1062
Presiden Joko Widodo mencukur rambut di Hunky-Dory Barbershop Januari 2017 lalu. (esqbs.ac.id)

Berempat.com – Sekarang kita sudah tak asing dengan modernisasi pangkas rambut yang lebih menyentuh generasi muda, kita lebih akrab menyebutnya barbershop. Memang, secara kasat mata yang membedakan barbershop dengan pangkas rambut hanya pada tampilan tempat, tapi sebenarnya perbedaan juga terdapat pada kualitas SDM dan peluang yang ditawarkan.

Salah satu pemain di industri tata rambut pria kekinian ini adalah Hunky-Dory Barbershop. Barbershop ini bahkan berani mengklaim dapat memberikan pelayanan dengan standar premium kepada konsumennya.

“Hunky-Dory Barbershop ini merupakan usaha di bidang jasa untuk pangkas rambut yang di mana kita memberikan standar yang premium untuk menangani rambut customer,” tutur Founder sekaligus CEO Hunky-Dory Barbershop Bagas Gumilang saat ditemui di Jakarta di awal bulan Maret ini.

Pelayanan dengan standar premium, mungkin ucapan itu memang bukan isapan jempol semata mengingat pada awal tahun lalu gerai Hunky-Dory Barbershop di bilangan Bogor kedatangan orang nomor satu di negeri ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selepas kunjungan tersebut, barbershop-nya bahkan diminta datang setiap dua minggu sekali ke Istana Negara.

“Jadi, sempat di bulan Januari tahun 2017 kita mendapat kunjungan dari Bapak Presiden (Jokowi). Alhamdulillah sampe sekarang kita dua minggu sekali rutin ke Istana untuk mencukur rambut beliau dan keluarga,” ungkapnya semringah.

Serupa dengan kaum Hawa, pergi mencukur dan menata rambut ke tangan yang ahli saat ini seperti sudah menjadi bagian dari gaya hidup kaum Adam. Gaya hidup inilah yang kemudian menjadi pendorong bermunculannya barbershop yang mengusung berbagai tema dan keunikan.

Bagas bahkan menyiratkan kalau kondisi rambut seseorang bisa sangat menentukan suasana hati seseorang. Karena itulah sekarang kaum Adam butuh pangkas rambut. “Babershop saat ini sudah menjadi lifestyle. Setiap orang (cowok) sudah butuh pangkas rambut. Karena rambut bisa merubah harinya orang. Kalo sekarang cewek ke salon, cowok ke barber(shop),” tukasnya.

Tingginya minat kaum Adam untuk datang ke barbershop tentu berdampak pada bermunculannya para pelaku usaha pangkas rambut ini, hingga kemudian persaingan pun terbentuk. Sebagai salah satu pelaku usaha barbershop, Bagas pun merasakan aura persaingan itu.

“Persaingan di babershop itu sudah banyak, sudah menjamur. Jadi kalo kita sekarang masuk ke daerah itu kanan-kiri sudah barber(shop),” ujarnya.

Namun, persaingan di ranah Barber tak membuat Bagas gusar. Karena pemuda ini sudah percaya diri pada branding Hunky-Dory Barbershop yang pernah disinggahi presiden dan pada kualitas SDM yang dimiliki. Untuk kualitas SDM, rupanya Bagas punya akademinya sendiri.

“Ketika kita mempunyai bisnis di bidang jasa, SDM sangat penting. Untuk menangani itu kita punya akademi. Di mana sebelum kita menjual franchise untuk bermitra kita sudah menyiapkan SDM terbaik. Jadi di Bogor kita punya akademi, kemudian di-training untuk menangani customer yang baik sehingga kita unggul di SDM-nya,” terangnya.

Karena itu, Bagas pun tak segan menawarkan paket kemitraan untuk barbershop-nya agar masyarakat umum pun dapat merasakan keuntungan berbisnis pangkas rambut. Setidaknya ada dua paket yang ditawarkan Bagas saat ini.

“Nggak mahal untuk bermitra dengan Hunky-Dory. Paket Hoki itu Rp 260 juta (kapasitas) 4 kursi, paket Dory Rp 360 juta (kapasitas) 6 kursi. Baru dua paket,” ujarnya.

“Kita BEP (break event point) 1 tahun 6 bulan, kita back cash-nya (balik modal) 2 tahun,” sambungnya.

Dengan modal tersebut, Bagas memastikan dirinya akan membimbing dan membantu mitra dalam menjalankan bisnis.

“Yang pasti kita berikan support di SDM, di equipment, di trainingtraining Owner dan SDM juga, dan kita berikan evaluasi setiap bulan. Jadi ketika mitra beli franchise, tidak kami lepas. Kita maintenance terus,” paparnya yang juga menargetkan dapat membuka 10 cabang Hunky-Dory Barbershop pada 2018 ini.

Hunky-Dory Barbershop saat ini sudah memiliki 8 cabang yang tersebar di Bekasi, Makassar, Bandung, Cibinong, dan Bogor. Mereknya pun baru saja menerima penghargaan Startup Awards 2018 dari Majalah Franchise Indonesia dan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.