Prospek Usaha Matras Boneka

0
696

Kreativitas dalam menjalankan usaha dan menciptakan produk-produk baru yang belum ada di pasaran memang sangat diperlukan untuk perkembangan usaha ke depan. Seperti salah satunya adalah produk matras boneka yang lahir dari kebosanan Saya dengan berbagai desain matras yang ada di masyarakat.

Dengan madukan berbagai karakter kartun yang banyak di sukai anak-anak ke dalam matras, membuat produk ini terlihat lebih menarik dibandingkan dengan matras kebanyakan. Selain bisa digunakan sebagai alas pada saat tidur, matras boneka juga bisa digunakan sebagai dekorasi kamar atau sebagai alas duduk di depan komputer atau TV.

Dalam memulai usaha ini sebenarnya membutuhkan modal yang besar, lebih dari Rp 5 juta. Modal tersebut digunakan untuk membeli berbagai perlengkapan usaha seperti mesin bordir, mesin jahit dan bahan baku usaha seperti kain velboa, silikon holo dan benang.

Matras Boneka. Bentuk matras boneka yang ada saat ini dibuat mirip seperti gambar kartun/animasi dari negeri Sakura Jepang, dan hal tersebut merupakan salah satu kekuatan dalam produk ini. Apalagi dengan dilengkapi selimut serta bantal dengan desain yang serupa akan menambah daya tarik produk yang ditawarkan.

Beberapa bentuk kartun/animasi yang banyak diminati oleh konsumen matras boneka antara lain totoro, stitch, hello kitty, cars, dan berbagai logo klub bola. Sementara harga yang ditawarkan di pasaran, tergantung dari ukuran matras tersebut antara lain model cars dan hello kitty ukuran 2 m x 1,5 m seharga Rp 1 juta, model totoro dan stitch ukuran 2 m x 1,65 m Rp 1,25 juta, dan klub bola dengan ukuran 1,5 m x 1,5 m. Selain menawarkan model yang sudah ada, untuk menambah pilihan kepada para konsumen, dalam usaha ini juga ditawarkan produk matras Customized yang disesuaikan dengan keinginan konsumen.

Bahan Baku. Bahan dasar yang bisa digunakan dalam pembuatan matras boneka adalah bahan velboa, silikon holo, dan benang. Karena tekstur bahan yang lembut dan memberikan rasa nyaman saat tidur, membuat bahan velboa ini menjadi pilihan. Sedangkan untuk isi dari matras, menggunakan bahan silikon holo yang biasa digunakan sebagai isian di dalam produk boneka.

Bahan velboa dan silikon holo, mudah ditemukan di pasaran sehingga tidak terlalu sulit untuk mendapatkannya. Di berbagai pasar grosir yang menjual  berbagai macam bahan untuk usaha konveksi seperti di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dan juga Pasar Cipadu, Tangerang, bahan velboa di pasarkan dengan harga Rp 30 ribu – Rp 40 ribu per kg dan silikon holo Rp 30 ribu – Rp 35 ribu per kg.

Pembuatan. Membuat matras boneka ini tidaklah sulit terutama untuk orang yang memiliki kemampuan menjahit dan mendesain. Apalagi benang yang digunakan berbeda dari benang untuk menjahit pakaian, yaitu benang yang lebih tebal jenis 20/1 dan 20/2 sehingga lebih mudah untuk di gunakan. Untuk membuat produk seberat 6 – 7 kg ini biasanya membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 3-4 hari. Sedangkan untuk model customize memakan waktu pengerjaan berkisar 7 – 10 hari.

Proses pembuatan matras boneka sama dengan proses membuat boneka pada umumnya. Diawali dengan membuat pola sesuai desain yang diinginkan baik manual dengan menggunakan kertas karton atau kertas lainnya atau menggunakan komputer dengan program aplikasi photoshop dan program lainnya.

Dalam membuat pola, semisal pola kartun Totoro dapat dimulai dengan membuat pola pada bagian badan matras. Kemudian dilanjutkan dengan membuat pola bagian tubuh kartun seperti tangan, mata, mulut yang akan dipasang di bagian matras. Bila kedua pola (pola badan dan pola bagian tubuh lain-lain) yang dibuat di atas kertas telah selesai, maka langkah selanjutnya ialah menjiplak pola tersebut di atas bahan velboa.

Setelah dilakukan penjiplakan, langkah selanjutnya ialah melakukan pemotongan bahan, dalam proses pemotongan bahan velboa ini bisa menggunakan gunting atau memotong dengan cara memanaskan hand cutting.

Setelah proses pemotongan selesai, dilanjutkan dengan proses penjahitan setiap bagian matras sesuai bentuk yang diinginkan. Yang pertama ialah menjahit bagian mata, bibir, dan organ tubuh lainnya dengan bahan velboa yang memang disediakan untuk bagian muka. Bila penjahitan bagian muka telah siap, langkah selanjutnya ialah penggabungan antara bagian muka dengan bagian belakang matras, namun dalam penyatuan ini sebaiknya sisakan sedikit sekitar 2-3 cm sebagai tempat untuk memasukan silikon holo. Banyaknya silikon holo yang dimasukkan, sesuai dengan keinginan. Bila silikon holo dirasa sudah cukup maka langkah terakhir adalah menutup lubang yang digunakan untuk mengisi silikon dengan cara dijahit dan matras boneka pun siap dipasarkan.

Pemasaran. Matras Boneka yang diproduksi dengan bahan velboa bisa bertahan cukup lama, menariknya tak hanya anak-anak yang bisa menggunakannya, namun remaja dan orang tua juga bisa menggunakannya.

Melihat besarnya pasar produk matras boneka ini, maka untuk pemasarannya bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari cara manual dengan memberikan informasi kepada orang-orang terdekat hingga menggunakan teknologi informasi khususnya internet. Dalam menggunakan internet, pemasaran bisa di fokuskan dengan memanfaatkan jejaring sosial seperti facebook, Kaskus serta berbagai situs pemasaran online seperti  Tokobagus, Indonetwork, dan lain sebagainya. Ditambah dengan pemasaran melalui jalur pameran wirausaha dan produk kreatif yang saat ini banyak diselenggarakan.

Kendala. Kendala yang kerap dihadapi dalam usaha kreatif ini adalah SDM/karyawan. Karena dalam memproduksi matras boneka ini memerlukan keterampilan dalam menjahit, dan hal tersebut dirasa agak sulit untuk mendapatkan pegawai yang terampil dan juga bisa bekerja dengan baik. 

 

Oleh: Safrina Noer

Produsen Matras Boneka

Pondok Kukusan Permai, Beji, Depok, Jawa Barat

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.