Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Dukungan Menparekraf: Upaya Promosi Potensi Pariwisata di Sekitar Kawasan IKN Nusantara

Dukungan Menparekraf: Upaya Promosi Potensi Pariwisata di Sekitar Kawasan IKN Nusantara

0
Dukungan Menparekraf: Upaya Promosi Potensi Pariwisata di Sekitar Kawasan IKN Nusantara (Dok: kemenparekraf.go.id)

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyatakan dukungannya terhadap promosi potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di sekitar Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Menurut Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, pihaknya bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) untuk menggelar beberapa kegiatan guna memasarkan potensi pariwisata di kawasan IKN.

Kegiatan yang telah disiapkan meliputi Focus Group Discussion (FGD), Famtrip, festival budaya, pameran, serta misi penjualan produk-produk pariwisata dan ekonomi kreatif. Seluruh kegiatan tersebut akan dilaksanakan dari bulan Agustus hingga Oktober 2023.

Menparekraf Sandiaga berharap agar lebih banyak wisatawan berkunjung ke kawasan IKN. Dia menekankan bahwa pariwisata di kawasan tersebut menjanjikan dan berbasis konservasi serta green tourism. Diharapkan dengan promosi ini, IKN akan semakin dikenal dan menjadi destinasi wisata yang menarik.

Konsep Sustainable Forest City

Lebih lanjut, Kepala OIKN, Bambang Susantono, menjelaskan bahwa kawasan IKN dikembangkan sebagai sustainable forest city dengan komposisi 25 persen bangunan dan 75 persen hutan hujan tropis. Oleh karena itu, pengembangan pariwisata berkelanjutan menjadi pilihan yang tepat untuk memanfaatkan potensi-potensi di kawasan IKN.

Tidak hanya itu, Kemenparekraf juga melaporkan hasil positif dari International Tourism Investment Forum (ITIF) 2023 yang berlangsung di Bali pada tanggal 26-27 Juli 2023. Forum ini berhasil menarik banyak komitmen investasi dalam pengembangan pariwisata hijau. Sandiaga menambahkan bahwa beberapa lembaga, termasuk UNDP (United Nations Development Program), WTO (World Trade Organization), Bank Indonesia, serta berbagai stakeholder lainnya, turut berpartisipasi dalam forum tersebut.

Selain itu, kegiatan ITIF 2023 juga ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LOI) antara Nimo Enterprise dan Mitra Jaya dengan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) senilai sekitar Rp510 miliar, serta kerja sama antara Martha Tilaar Group dengan tiga Badan Otorita Pariwisata lainnya.

Dengan adanya dukungan penuh dari Kemenparekraf, diharapkan pariwisata dan ekonomi kreatif di kawasan IKN semakin berkembang dan berkontribusi positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata di Indonesia.

Exit mobile version