Garap 7 Proyek, Patra Jasa Siapkan Modal Rp 10 Triliun

0
416
Patra Jasa Building (dok sewakantor-update.com)

Hari T Wibowo, Direktur Utama PT Patra Jasa nampak bersemangat. Ditemui saat HUT ke ke-44 perusahaan di Jakarta Kamis (18/07/2019, pucuk pimpinan anak usaha PT Pertamina, Tbk ini mengatakan akan menggenjot penjualan dan pembangunan proyek properti.

Selain itu perusahaan juga akan memperluas cakupannya sebagai pengembang kawasan dan office building. Terkait hal itu, PT Patra Jasa menyiapkan modal kerja sebesar Rp 10 triliun dari kas internal dan eksternal untuk menggenjot pembangunan proyek ambisius tahun ini.

Patra Jasa memiliki 7 proyek prioritas tahun ini. Mulai dari ePolis di daerah Kuningan Jakarta, sebuah kawasan berbasis energi seluas 5,9 hektar juga Arkananta, sebuah hunian apartemen yang menyasar kelas atas.

Lalu, kawasan superblok di Cirebon, yang terdiri dari hotel bintang 4, 180 unit kamar, di lahan 5,5 hektar. kawasan mixed-use Simprug yang terdiri dari hotel bintang 3 dan 4.

Perusahaan ini juga segera membangun dua area di Yogyakarta, yakni kawasan mixed-use Baciro dengan luas 6.500 m2 yang terdiri dari hotel bintang 4, gedung konvensi dan exhebition hall. Lalu merenovasi Parta Comfort Sosrowijayan, hotel bintang 3 dan 100 unit kamar.

Dua hotel yang sedang dibangun adalah Patra Comfort Dumai, Riau, yang terdiri dari bintang 3 dengan 80 kamar serta Patra Comfort Puncak, yang terdiri dari 50 kamar berbintang 3.

Patra Jasa juga tengah menyelesaikan pembangunan residensial Urbano, yang terudiri dari 1.700 unit dan sudah menjalani proses 85% pembangunan di lahan seluas 3 hektar.

Sementara itu, terkait dengan kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR), Patra Jasa fokus pada pengembangan kearifan lokal masyarakat setempat.

Pada 2018, Patra Jasa ditunjuk selaku Pengelola Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Borobudur yang merupakan inisiatif pariwisata berbasis komunitas untuk kawasan Kecamatan Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Bersama 19 BUMN sponsor, Patra Jasa berupaya agar masyarakat di Kecamatan Borobudur dapat memperoleh manfaat ekonomis jangka panjang dari Candi Borobudur dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.

Saat ini telah terbangun 20 Balkondes yang total memiliki 224 kamar pondok wisata (homestay) dengan pendapatan sekitar Rp5 miliar per tahun.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.