Akses LRT dan CBD, Jadi Andalan Pebisnis di Kabupaten Bogor

0
164
Apartemen LRT City (Foto: Dani/Berempat.com)

Menurut Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal Satu Pintu (BPTPMSP) Kabupaten Bogor Yani Hasan mengatakan ada sekitar 17 perusahaan yang sudah ajukan izin bangun apartemen sejak tahun lalu, namun baru baru beberapa yang sudah lengkap perizinannya.

Menurutnya rata-rata investasi pembangunan apartemen mencapai Rp700 miliar hingga Rp900 miliar per tower atau tergantung banyaknya unit dan lahan peruntukkan apartemen. Sebaran rencana pembangunan apartemen berada di beberapa wilayah antara lain Cibinong, Wanaherang, Sentul, Dramaga, Gunung Putri, Cilebut dan area pinggiran Tol Jagorawi.

Jika apartment di Bogor Kota lebih menjual mudahnya akses tol, kereta, hingga LRT, lain halnya dengan apartment yang berlokasi di kabupaten Bogor. Selain terbebas dari macet, pengembang di kabupaten Bogor juga banyak menjual view gunung dan suasana yang lebih asri hingga kawasan Central Business District (CBD).

Salah satu kawasan CBD yakni Sentul yang sedang gencar membangun apartment seperti Saffron Noble, Sentul Tower, dan Vendura Sentul. Berada di kawasan hunian ekslusif, ketiga apartment ini juga nempel dengan mal AEON Sentul yang ditargetkan rampung 2018, rumah sakit, kampus dan perkantoran.

Sentul Tower dan Saffron adalah kedua apartment besutan PT Sentul City dimana Sentul Tower sudah sold out. Sedangkan Saffron yang rencana akan dibangun 4 tower 28 lantai ini penjualan sudah hampir 70% dengan pembangunan mencapai lantai 6.

Selain itu ada Juga Olympic Sentul Residence yang akan membangun 2 tower apartment, 17 lantai dengan total 700 unit. Berada di kawasan CBD Olympic Commercial Area Sentul, Bogoryang merangkung kawasan industri, apartment dan hotel. Letak kedua CBD baru di kabupaten Bogor ini juga memiliki akses tol langsung yakni Sentul Selatan dan Sentul Sirkuit.

Sementara itu, PT Cahayasakti Investindo Sukses (CSIS) bersiap mengembangkanproyek terpadu (mixed use), Olympic City yang berlokasi di Kedunghalang, Bogor. Dengan menggunakan lahan bekas pabrik Olympic pada tahap pertama, CSIS akan membangun dua tower apartemen terdiri 1.600 unit di lahan seluas 6 hektar dengan target penyelesaian 3 hingga 4 tahun mednatang. Namun proyek ini baru sebatas site plan yang akanmenempati lahan seluas 30 hektar.

Untuk fase I dibagi menjadi 6 ha. Proyek yang dinamai Olympic City ini akan terdiri dari mal, hotel bintang 4, apartemen dan rumah sakit khusus kanker yang ditargetkan rampung pada 2020. Untuk total nilai pembangunan Olympic City diperkirakan mencapai Rp 4,8 triliun. Proyek akan dimulai dengan pembangunan apartemen.

Berikutnya ada LRT City Royal Sentul Park. Apartment besutan PT Adhi Karya berdiri di atas tanah seluas 14,8 hektar yang terdiri dari  12 tower setinggi 33 lantai yang terdiri atas 14.800 unit. Namun untuk tahap pertama dipasarkan 1 tower yang berada dibelakang statsiun LRT. Dengan demikian segmentasi utama apartment besutan Adhi karya ini adalah mereka yang bekerja di Jakarta dan memanfaatkan LRT sebagai sarana transportasinya.

Di daerah perbatasan Bogor, Bekasi terdapat Apartment Citra Kaliana dan Gunung Putri Square lebih membidik segmen karyawan dan manager di kawasan industri dan pabrik di Cilengusi dan Gunung Putri.

Citra Kaliana yang dibangun diatas lahan 1,6 ha dalam kawasan Metland Transyogi menawarkan apartment mulai dari harga Rp 275 juta. Sedangkan PP Properti melalui Gunung Putri Square menawarkan unit-unit di 2 tower apartment setinggu 30 lantai itu dengan harga mulai dari Rp 200 jutaan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.