Kolaborasi Brownies dan Savory Cake Hadirkan Brownsafary yang Unik

0
203
Brownsafary (dok master oleh-oleh ivana cake)

Kecintaan di bidang kuliner khususnya bakery memantapkan Ivana Indriany terjun ke usaha kuliner. Meski tak memiliki background ilmu kuliner, tak menyurutkan niat Ivana mengeksplorasi resep. Meski sempat gagal menjual Lapis Brownies, namun kreasi paduan Brownies dan Savory Cake dalam Brownsafary sukses merebut pasar pecinta cake dengan citarasa asin dan manis yang menggoyang lidah.

Ivana memulai bisnis dengan menjual hanya Brownies Original, namun seiring berjalannya waktu, ia pun mengkreasikan berbagai jenis brownies yang tidak ada di tempat lain.

Yang terbaru adalah Brownsafary yang merupakan perpaduan antara Brownies dan Savory Cake. Dalam Brownsafary, konsumen akan menemukan rasa cake yang unik yang merupakan perpaduan antara rasa manis dari Brownies dan asin dari Savory Cake.

Pada lapisan atas Brownsafary yang merupakan Savory Cake terdiri dari smoke beef, cheese dan terdapat juga sentuhan Italia yang diwakili oregano. Sedangkan untuk lapisan bawah yang merupakan brownies cokelat yang berisi kacang dan keju.

Kedua lapisan tersebut dipisahkan cream cheese yang membuat Brownsafary semakin kaya rasa dan memiliki sensasi berbeda. Karena tidak menggunakan pengawet, membuat Brownsafary hanya bisa bertahan 4 hari sejak dibuat.

Menurut Ivana, hadirnya Brownsafary ini tak lepas dari kegagalannya dalam mengembangkan kreasi Pisbrow (lapis brownies). Karena sudah ada nama yang sama sehingga Ivana tidak bisa mendaftarkan Pisbrow buatannya dalam HAKI.

“Dari situ saya terus berfikir dan berkreasi untuk membuat produk lain yang belum ada dipasaran dan akhirnya ketemu produk ini,” ungkapnya.

Dalam membuat Brownsafary, Ivana harus melalui masa uji coba resep yang tidak sebentar mulai dari kue yang bantat, hingga gosong harus dilaluinya.

Sebagai produk pioner, Ivana menjual Brownsafary dengan harga yang terjangkau sekitar Rp 65 ribu per loyang ukuran 20×10 cm. Selain Brownsafary, Ivana Cakes juga menjual berbagai jenis cookies seperti nastar, kastengel, putri salju dan lainnya.

“Kami juga membuat kue ulang tahun, nasi box, snack box dengan harga yang terjangkau,” tambah wanita yang mampu menjual ratusan toples cookies ini.

Ivana berbagai tips usahanya. Mulai dari berani mencoba, memiliki kemauan yang tinggi hingga pantang menyerah menjadi pegangan Ivana dalam menjalankan usaha ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.