Lerpas Bisnis Fashion Ayudia Bing Slamet Buka Kedai Kopi

0
120
dok brilio.net

Cantik, anggun dan pintar merupakan kesan pertama ketika melihat artis cantik ini. Apalagi dengan talenta di dunia peran yang dimilikinya, membuat bintang Ayudia Bing Slamet semakin bersinar di dunia entertaimen. Mengawali karir pada tahun 2005 dengan ikut bermain dalam film layar lebar Ketika garapan aktor dan sutradara terkenal Deddy Mizwar membuat Ayudia Bing Slamet dapat mencuri perhatian masyarakat.

Darah seni yang diturunkan dari keluarga besar Bing Slamet membuatnya sukses berkarier di dunia entertainment. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa sinetron yang pernah di mainkan wanita yang memiliki nama lengkap Ayudia Chaerani ini di antaranya Bintang, Titipan Ilahi, Doa dan Anugrah, Pintu Hidayah dan beberapa sinetron lainnya.

Sukses berkarier di dunia entertainment sebagai aktris, tak membuat Ayudia puas karena itu dara kelahiran Jakarta 13 September 1990 ini mencoba terjun ke dunia bisnis yang memang sudah diimpikannya. Dari berbagai macam bidang usaha yang ada, Ayudia memilih terjun ke usaha bidang fashion yang memang telah menjadi hobinya sejak dulu.

“Secara keseluruhan aku dan sahabatku berencana akan menjual produk berbau fashion tapi kita juga jual barang-barang interior,” ucap pemeran Nila dalam sinetron Aisyah ini. Produk yang dijual cucu pelawak senior Indonesia Bing Slamet ini sangat beraneka ragam di antaranya tas make up, kacamata, baju, dompet, pernak pernik wanita, alat rumah tangga seperti asbak, mug, sprei hingga piyama.

Bisnis yang dirintis sejak pertengahan tahun 2013 ini menawarkan produk yang desain Ayudia sendiri dan juga didatangkan dari beberapa supplier produk fashion yang ada. “Produk saya, setengahnya merupakan desain saya dan setengahnya lagi dari beberapa supplier produk,” ungkapnya.

Khusus piyama yang merupakan produk terbaru yang Ayudia tawarkan, karena melihat pasar piyama sangat luas. “Dengan bisnis piyama saya mau mengembalikan masa kecil. Karena biasanya yang pakai piyama adalah anak kecil, wanita muda yang baru nikah dan juga para remaja,” ujar wanita jebolan Universitas BINUS Fakultas Manajemen Bisnis ini.

Dalam menjalankan bisnis piyamanya, Ayudia sengaja tidak mendompleng nama besarnya di dunia entertainment. Karena menurutnya ia akan menjalankan bisnis ini dari bawah tanpa melihat kepopuleran di dunia entertainment. “Aku gak mau promosi piyama itu pakai namaku, aku benar-benar mau mulai dari nol, mulai dari belajar pemasaran sampai pengembangannya,” ungkap Ayudia.

Piyama atau baju tidur Ayudia mendesain sendiri, dan proses produksinya ia serahkan kepada tukang jahit kenalannya yang sudah berpengalaman. Dan promosi, ia memanfaatkan berbagai jejaring sosial seperti instagram yang sedang marak digunakan para pengguna Android sekarang ini.

Ayudia memberikan harga yang terjangkau untuk piyama berkualitas miliknya mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 350 ribu.

“Menurut aku harga segitu bisa dikatakan murah, karena kalau aku lihat di mal harga piyama itu bisa sampai Rp 500 ribu untuk yang paling bagus kualitas dan modelnya, sedangkan aku jual paling mahal Rp 350 ribu, itu sudah yang paling bagus,” jelas putri pasangan Hilmansyah Bing Slamet dan Susi Seniwati ini.

Dengan menjalankan usaha ini, Ayudia berharap produknya bisa dikenal luas dan konsumen bisa puas dengan produk yang dijualnya.

Lepas berbisnis fashion, Artis cantik dalam balutan hijab ini kini membuka uasha kedai kopi bersama sang suami Ditto. “Kita lihat bahwa kopi masih jadi sesuatu yang orang suka dan favorite,” kata Ayudia di Stuja Coffee, Cipete Jakarta Selatan.

Menjamurnya bisnis coffee shop yang ada di Indonesia, khususnya Jakarta, mereka yakin banyak masyarakat tetap akan butuh minuman kopi dan setiap coffee shop memiliki cita rasa yang khas.

“Kita emang selalu mikir gitu, kita mikir pasti banyak saingannya, tapi orang Indonesia itu banyak banget dan kebutuhan mereka akan kopi tetep ada,” tutur Ayu.

Ayu mengatakan Stuja Coffee mengambil konsep eco friendly, sehingga dianggap sangat ramah lingkungan. Sehingga menjadi nilai jual dan daya tarik bagi mereka yang juga cinta akan lingkungan.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.