Top Mortar Gak Takut Hujan
Home Bisnis Finance Ma’ruf Amin Pose Salam Metal: Tim TKN Tanggapi dengan Santai

Ma’ruf Amin Pose Salam Metal: Tim TKN Tanggapi dengan Santai

0
Wakil Presiden Ma'ruf Amin berpose salam metal tiga jari/Net

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka merespons dengan santai pose Wakil Presiden Ma’ruf Amin di acara peringatan HUT ke-51 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada hari Rabu kemarin (10/1). Tanggapan ini terkait dengan posisi tangan Ma’ruf Amin yang mengadopsi salam metal dengan tiga jari, mirip dengan pose kampanye pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Sikap Wapres, kita hormati. Silakan saja,” kata Sekretaris TKN, Nusron Wahid, di pusat media TKN di Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, pada hari Kamis (11/1).

Nusron melanjutkan bahwa setiap individu memiliki hak politik, termasuk Ma’ruf Amin. Pasalnya, kehadiran Wakil Presiden dalam acara PDIP merupakan simbol dari seorang pemimpin negara.

“Itu adalah hak politik beliau. Mungkin karena diundang dalam peringatan HUT PDIP, maka beliau menggunakan salam metal seperti itu. Kemungkinan jika diundang oleh Muhammadiyah, Wapres akan mengenakan pakaian Muhammadiyah, dan jika diundang oleh NU, beliau akan mengenakan batik NU,” ujar Nusron. Meskipun menunjukkan salam metal, Nusron tidak masalah. Terlebih lagi, salah satu anak dari Wapres Ma’ruf, yaitu Siti Mamduhah Ma’ruf Amin, juga ikut mendukung Prabowo-Gibran.

“Anaknya juga ikut mendukung kita, itu yang penting. Dia bergabung dengan Bendahara Relawan Ndaru yang juga merupakan Dewan Pembina Habib Luthfi,” tambah Nusron.

Santai Wapres Salam Metal, TKN: Anaknya Ikut Dukung Kita

Dalam menghadapi pose salam metal yang ditampilkan oleh Wapres Ma’ruf Amin, TKN merespons dengan sikap santai dan menghormati hak politik setiap individu. Nusron Wahid, Sekretaris TKN, menyatakan bahwa setiap orang memiliki kebebasan untuk menyampaikan preferensi politik mereka. Meskipun salam metal yang ditampilkan oleh Wapres dianggap mirip dengan pose kampanye Prabowo-Gibran, hal tersebut tidak dianggap sebagai masalah oleh TKN.

Nusron menegaskan bahwa kehadiran Wapres dalam acara PDIP adalah sebagai simbol seorang pemimpin negara yang menghormati partai politik tertentu. Ia menambahkan bahwa jika Wapres diundang oleh organisasi atau partai lain, ia akan menghormati kode etik dan mengenakan pakaian yang sesuai dengan konteks acara tersebut.

Selain itu, Nusron juga menyebutkan bahwa Siti Mamduhah Ma’ruf Amin, salah satu anak dari Wapres Ma’ruf, turut mendukung pasangan Prabowo-Gibran. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap pasangan tersebut tidak terbatas pada tingkat keluarga, tetapi juga melibatkan individu-individu yang memiliki keyakinan politik yang sama.

Dengan sikap santai dan menghormati hak politik setiap individu, TKN menunjukkan bahwa dalam konteks demokrasi, setiap orang memiliki kebebasan untuk menyampaikan dukungan politik mereka tanpa adanya konflik atau permusuhan.

Exit mobile version