AIA Berencana Bangun Infrastruktur Sepak Bola di Tulehu

0
634
Anton Blackwood dan Danny Mitchell saat bertanding melawan 50 anak dari berbagai sekolah sepak bola di Lapangan C, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (16/4). (Dok. AIA).

Berempat.com – Pada Senin (16/4) kemarin, PT AIA Financial (AIA) secara resmi telah menggelar konferensi pers atas berlangsungnya program AIA Sepak Bola untuk Negeri –Train the Trainer. Dalam program ini, AIA mendatangkan dua pelatih dari Global Coaching Team Tottenham Hotspur untuk memberikan pelatihan kepada pelatih sepak bola pemula di Indonesia. Kedua pelatih itu ialah Anton Blackwood dan Danny Mitchell.

Rencananya, pelatihan akan dilangsungkan di 3 kota di Indonesia, yakni Jakarta, Bandung, dan Ambon. Pelatihan tersebut akan berlangsung selama 10 hari, yakni 17-27 April 2018. Bahkan, untuk di Ambon, tepatnya di Tulehu, AIA akan memberikan donasi 10.000 bola AIA dan untuk pembangunan infrastruktur sepak bola.

AIA memfokuskan pembangunan infrastruktur sepak bola di Tulehu karena menganggap bahwa Tulehu telah memiliki tradisi sepak bola yang kuat dan unik, di mana anak-anak sudah diperkenalkan dengan lapangan sejak mereka masih kecil. “Malah mungkin anak-anak di sana waktu baru lahir langsung diajarin sepak bola,” seloroh Direktur Hukum, Kepatuhan, dan Risiko PT AIA Financial Rista Qatrini Manurung dalam konferensi pers di Hotel Century Park, Senayan, Jakarta, Senin (16/4).

Hal lain yang mendorong AIA ingin membantu membangun infrastruktur sepak bola di Tulehu karena desa itu juga dikenal sebagai Kampung Sepak Bola tempat para pemain sepak bola hebat Indonesia lahir selama ini.

Lebih lanjut, program Train the Trainer ini merupakan kelanjutan dari program AIA Sepak Bola untuk Negeri yang sudah dijalankan sejak Maret 2018. Salah satu momen spesial saat peluncuran AIA Sepak Bola untuk Negeri adalah kehadiran AIA Global Ambassador David Beckham di Indonesia beberapa waktu lalu.

Program ini juga merupakan bagian dari inisiatif AIA untuk mempromosikan gaya hidup sehat melalui partisipasi dalam kegiatan olahraga seperti sepak bola. Rista sendiri beralasan, mengapa AIA memilih sepak bola karena berdasarkan hasil survei Nielsen Sport pada 2016 lalu, sebanyak 77% masyarakat Indonesia adalah penggemar sepak bola. Sehingga menjadikan Indonesia sebagai negara pecinta sepak bola kedua terbesar di dunia.

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan apresiasi terhadap program Sepak Bola untuk Negeri – Train the Trainer yang diusung AIA. Apalagi, program ini dianggap sebagai upaya AIA dalam membantu program 100.000 pelatih yang ingin dicetak Kemenpora.

“Kami mengapresiasi dukungan AIA terhadap program pelatihan 100.000 pelatih. Dukungan ini membantu kami dalam mengembangkan kemampuan pelatih-pelatih di Indonesia, terutama untuk olahraga sepak bola. Saat ini jumlah pelatih di Indonesia masih kurang,” ungkap Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Dr. Raden Isnanta M. Pd. dalam kesempatan yang sama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.