Top Mortar tkdn
Home Bisnis Ekspor Sapu Lidi Makin Menjanjikan, Indonesia Jadi Eksportir Terbesar Ketiga Dunia

Ekspor Sapu Lidi Makin Menjanjikan, Indonesia Jadi Eksportir Terbesar Ketiga Dunia

0
Ekspor Sapu Lidi Makin Menjanjikan, Indonesia Jadi Eksportir Terbesar Ketiga Dunia (Gambar/Sapu Lidi)

Ekspor Sapu Lidi Indonesia menunjukkan peluang yang semakin besar di pasar internasional. Produk yang selama ini dikenal sebagai perlengkapan rumah tangga tersebut ternyata memiliki permintaan dari sejumlah negara, termasuk India, Pakistan, Jepang, Filipina, dan Vietnam. Komoditas yang diekspor juga semakin beragam, mulai dari sapu berbahan lidi kelapa hingga lidi nipah dan lidi sawit.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia menempati posisi ketiga sebagai eksportir sapu lidi terbesar di dunia pada 2024. Nilai ekspornya mencapai US$23 juta atau sekitar Rp450 miliar. Capaian tersebut memperlihatkan bahwa produk sederhana berbasis bahan alam memiliki daya saing dan pasar yang cukup luas.

Potensi ekspor juga terlihat dari perdagangan lidi nipah dan lidi sawit. Pada 2023, volume pengirimannya ke luar negeri mencapai 70,08 ribu ton. Jumlah tersebut meningkat 15,97 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di level 60,43 ribu ton.

Kenaikan volume ekspor turut mendorong pertumbuhan nilai perdagangan. Nilai ekspor lidi nipah dan lidi sawit pada 2023 tercatat US$29,32 juta, naik 11,44 persen secara tahunan dari US$26,31 juta pada 2022.

India dan Pakistan Jadi Pasar Penting Ekspor Sapu Lidi

Peningkatan Ekspor Sapu Lidi dan produk turunannya tidak terlepas dari tingginya permintaan di pasar Asia. India dan Pakistan menjadi dua negara tujuan utama yang menopang pertumbuhan ekspor lidi nipah serta lidi sawit asal Indonesia sepanjang 2023.

Kinerja perdagangan komoditas tersebut juga tercermin dari neraca perdagangan yang terus mencatatkan surplus selama lima tahun terakhir. Pada 2023, surplus perdagangan lidi nipah dan lidi sawit mencapai US$29,14 juta. Angka itu lebih tinggi dibandingkan surplus pada 2022 yang tercatat sebesar US$26,27 juta.

Data International Trade Centre (ITC) menunjukkan Indonesia berada di peringkat kedua sebagai eksportir utama lidi nipah dan lidi sawit dunia pada 2023. Indonesia menguasai 12,42 persen pangsa ekspor global, berada di bawah Tiongkok yang memiliki porsi 20,90 persen.

Sementara itu, Sri Lanka menempati posisi ketiga dengan pangsa 11,95 persen, disusul Belanda sebesar 5,31 persen dan Meksiko 5,29 persen. Data tersebut memperlihatkan posisi strategis Indonesia dalam perdagangan produk berbasis lidi.

Dengan dukungan bahan baku yang melimpah dan permintaan luar negeri yang terus berkembang, Ekspor Sapu Lidi berpeluang menjadi salah satu komoditas nonmigas yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap perdagangan internasional Indonesia.

Exit mobile version