Pengembang Gim VR Tanah Air Ingin Tembus Pasar Internasional

0
304
Pengunjung AFAID 2015 sedang menjajal konten VR dari Shinta VR. (Metrotvnews/Danu)

Berempat.com – Salah satu pengembang gim virtual reality (VR) tanah air, Shinta VR berambisi untuk menembus pasar tanah air. Hal tersebut diungkap oleh Co-Founder Shinta VR, Akira Sou setelah perusahaannya merilis gim baru, Codename: Mindvoke, Jumat (6/4) lalu.

Sebagai ajang pembuktian kualitas gimnya, Shinta VR pun melangsungkan kompetisi bertajuk Codename: Mindvoke Competition. Pendaftaran untuk kompetisi tersebut dibuka mulai 3 April lalu, namun turnamen baru digelar pada Jumat (6/4) di What’s Up Cafe, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Akira mengatakan, kompetisi ini bertujuan untuk meningkatkan minat gamers untuk menjajal gim VR. Karena menurutnya bukan hal yang muskil bila gim VR menjadi tren di Indonesia maupun dunia dalam beberapa tahun ke depan.

“Oleh karena itu, kami bangga bisa menjadi pengembang permainan VR yang menghasilkan game multiplayer pertama di Indonesia. Ke depannya kami sangat optimis untuk terus mengembangkan Codename: Mindvoke agar lebih dapat dimainkan oleh gamer secara lebih luas, terutama untuk bisa menjadikan game kami ini go internasional,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/4).

Sementara itu, menurut Co-Founder Shinta VR, Andes Rizky berkomitmen Shinta VR akan terus inovasi, terutama untuk gim terbarunya.

“Agar game kami Codename: Mindvoke bisa terus berkembang dan menjadi game virtual pertama di Indonesia yang menembus pasar internasional,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.