CIMB Niaga Terbitkan Proses Transaksi Pakai QR Code

0
422
Ilustrasi QR Code. (Pixabay)

Berempat.com – Kemudahan bertransaksi kini terus diusung, baik oleh Perbankan maupun perusahaan keuangan berbasis teknologi. Di antara kemudahan transaksi yang ditawarkan saat ini, pemindaian QR Code menjadi yang paling canggih. Dan salah satu bank yang baru saja meluncurkan fitur transaksi dengan pemindaian QR Code ialah CIMB Niaga.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengungkapkan, pihaknya baru saja meluncurkan transaksi melalui mobile aplikasi dengan skema pemindaian QR code.

“QR kita baru launching. Jadi QR itu launching sudah dapat approval dari BI,” terang Tigor di Plaza Mandiri, Jakarta Selatan, Rabu (14/11).

Dengan begitu, Tigor menerangkan bahwa nasabah akan bisa bertransaksi menggunakan QR Code di berbagai merchant yang sudah bekerja sama dengan CIMB. Tak hanya itu, menurut Tigor persiapan transaksi menggunakan QR code juga sudah dipersiapkan dengan mesin EDC yang biasa digunakan untuk transaksi kredit dan debit.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo pun mengungkapkan bahwa Bank Mandiri akan meluncurkan skema transaksi QR code tahun depan. Targetnya adalah Januari 2019.

Sejatinya, Kartika menjelaskan bahwa skema pembacaan QR code sudah ada di seluruh bank, namun Bank Mandiri saat ini tengah mempersiapkan agar QR code dapat terhubung ke rekening nasabah dan kartu kredit.

Menurutnya, persiapan untuk QR Code tidaklah sebentar. Karena itu, pihaknya tengah mempersiapkan segala prosesnya. Nantinya, ungkap Kartika, pihaknya ingin mengarahkan transaksi QR Code ke retail dan transportasi. “Jadi (lebih diprioritaskan) pembayaran skala kecil,” imbuh Kartika.

Kartika lebih mengarahkan konsumen untuk menggunakan EDC maupun menggunakan kartu untuk transaksi skala besar. Pasalnya, faktor keamanan EDC atau yang menggunakan kartu lebih terjamin daripada QR Code untuk saat ini. Namun, masih perlu dilihat perkembangannya dalam 1-3 tahun lagi.

“Jangka pendek mungkin QR code memang lebih cocok untuk small ticket purchase. Nanti baru dari sisi kecepatan maupun settlement lebih baik baru tingkatkan. Card base dalam 1-3 tahun ke depan juga masih akan dipergunakan di sistem pembayaran,” terangnya.

Dalam perkembangannya, transaksi dengan skema pemindaian QR code juga akan bisa digunakan pada skala usaha kecil menengah seperti tukang bakso dan tukang jajan lainnya.

“Sama seperti EDC nanti QR harapannya ada standar nasional jadi nasabah tidak perlu punya banyak aplikasi,” jelas dia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.