Semen Indonesia Masih Optimis Hadapi Tahun 2018

0
458

Berempat.com – Industri semen tengah mengalami tekanan lantaran mengalami kelebihan pasokan, belum lagi muncul sentimen lain atas keputusan Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan di level 5,25%. Namun, rupanya Corporate Secretary PT Semen Indonesia Tbk. Agung Wiharto menilai bahwa naiknya suku bunga acuan BI tak akan berpengaruh pada industri semen.

Agung menilai bahwa kontribusi semen terhadap proyek pembangunan saat ini hanya 10%. Di samping itu, proyek infrastruktur yang sudah berjalan tak akan berhenti sekalipun suku bunga dinaikkan.

“Orang membeli semen itu karena butuh dan enggak pengaruh sama harga, promosi, dan lain-lain,” terang Agung, Rabu (20/6).

Menurut Agung, dibanding memusingkan naiknya suku bunga produsen semen saat ini memilih fokus menghadapi lebihnya pasokan dengan melakukan berbagai upaya efisiensi. Apalagi kondisi tersebut pasti mendorong persaingan antara produsen semen yang semakin ketat.

Terkait dengan kenaikan suku bunga terhadap kondisi keuangan perseroan, Agung mengatakan pihaknya telah mempertimbangkan biaya dana dari berbagai sumber pendanaan, seperti kredit dan surat utang.

“Perusahaan akan memilih mana yang lebih efisien,” jelas Agung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.