Global Teleshop Berhasil Tekan Kerugian hingga Rp 14,6 M pada 2017

0
299

Berempat.com – Pada tahun 2017, PT Global Teleshop Tbk. mencatatkan kerugian sebesar Rp 104 miliar. Angka tersebut menurun dibandingkan tahun 2016 yang mencapai Rp 118 miliar. Artinya, pada tahun lalu Global Teleshop berhasil menekan kerugian hingga Rp 14,6 miliar dibanding tahun sebelumnya.

Mengutip keterbukaan informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Minggu (22/6), Global Teleshop menilai terjadinya perubahan pola belanja dan konsumsi masyarakat di tahun 2017 yang menyebabkan kelesuan daya beli. Sehingga kondisi pasar pun kurang mendukung pertumbuhan bisnis tahun tersebut.

Keberhasilan Global Teleshop menekan kerugian di tahun 2017 tak terlepas dari strategi yang diterapkan. Adapun beberapa strateginya yaitu memaksimalkan kinerja toko dan memperpendek putaran hari persediaan barang. Sejalan dengan itu, perusahaan pun memilih menutup toko-toko yang tidak produktif dan lebih selektif dalam pemilihan lokasi toko.

Selain itu, Global Teleshop diketahui meninggikan margin penjualan voucher, menurunkan biaya operasi, dan meningkatkan penjualan melalui platform online.

Dengan seluruh strategi tersebut, setidaknya perusahaan berhasil memperoleh kenaikan pendapatan sekitar 10%. Diketahui pada 2017 perusahaan mencatatkan pendapatan sebesar Rp 621,5 miliar, sedangkan pada 2016 pendapatan perusahaan di kisaran Rp 562,9 miliar.

Adapun 52% pendapatan perusahaan berasal dari penjualan voucher isi ulang sebesar Rp 324 miliar. Kontribusi terbesar kedua berasal dari penjualan telepon seluler sebesar Rp 284 miliar (45%). Dan sisanya berasal dari sumber lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.