Semester I 2018 Paramount Capai Penjualan 40% dari Total Target

0
699
Kawasan Gading Serpong, Tangerang. (serpongupdate.com)

Berempat.com – Sejak Januari sampai dengan Mei 2018 PT Paramount Land mengklaim telah meraih peningkatan marketing sales atau pra penjualan hingga Rp 1 triliun. Angka tersebut merupakan 40% dari total target marketing sales yang ditetapkan perusahaan di tahun ini.

Menurut Managing Director Paramount Land Andreas Nawawi, peningkatan penjualan dapat terjadi berkat salah satu strategi yang diusung pada kuartal I 2018. Strategi yang dimaksud ialah adanya subsidi uang muka yang diberikan perusahaan. Jadi, konsumen cukup menyetor uang muka sebesar 5% untuk bisa mendapatkan hunian di Gading Serpong.

“Kami memberikan subsidi DP dan ternyata program itu direspon sangat baik oleh pasar,” ungkap Andreas beberapa waktu lalu.

Selain itu, Paramount juga berusaha menarik minat konsumen semakin tinggi dengan membangun rumah contoh di setiap kluster yang sedang mereka pasarkan. Andreas mengaku upaya tersebut cukup efektif untuk mendorong minat calon konsumen yang berkunjung sehingga berdampak pada tingginya penjualan.

Pasalnya, sambung Andreas, melalui rumah contoh calon konsumen bisa melihat langsung seperti apa rumah yang akan mereka beli, sehingga dapat mendorong keputusan konsumen untuk membeli.

Selain mengembangkan klaster, Paramount juga gencar menjual tanah kaveling komersial di kawasan Gading Serpong. Sebab Gading Serpong yang saat ini sudah sangat berkembang dianggap masih membutuhkan berbagai fasilitas komersial sebagai pelengkap sekaligus penunjang kawasan.

Menurut Andreas, penjualan lahan kaveling berkontribusi sekitar 10%-15% terhadap capaian marketing sales selama lima bulan pertama 2018. Karena itu Andreas pun mengklaim bahwa banyak yang berminat untuk membeli lahan kaveling. Namun, ia mengaku bahwa perusahaan cukup selektif dalam memilih konsumen.

“Kami hanya menerima pembeli yang memang akan mendatangkan nilai tambah bagi kawasan,” jelas Nawawi.

Beberapa tanah kaveling sudah mereka jual kepada Harley Davidson dan Wuling Motors yang masing-masing memiliki luas 3.000 meter persegi. Kemudian juga kepada perusahaan di bidang kuliner seperti AW dan Warung Sunda dengan luas yang sama, yakni 3.000 meter persegi. Dan ada juga penjualan tanah kaveling seluas 3.500 meter persegi kepada British Petroleum untuk membangun SPBU.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.