Suburnya Bisnis Pupuk Cair 100% Organik

0
620

Pernah memiliki pengalaman tidak mengenakkan ketika produk asap cair dan arang berikat berbahan kelapa sawitnya dikembalikan oleh pasar luar negeri karena tidak organik, membuat Wayan Supadmo pun memutuskan untuk mengembangkan pertanian organik di tanah air.

Dengan cita-citanya tersebut, Wayan yang sangat tertarik untuk mengembangkan bidang pertanian mencoba untuk membuat pupuk cair untuk semua tanaman baik tanaman pertanian maupun tanaman perkebunan (besar).

Untuk mewujudkan keinginan tersebut Wayan membutuhkan waktu yang panjang guna melakukan berbagai riset dan juga banyak membaca berbagai artikel tentang pupuk organik dari internet dan buku pertanian sehingga menemukan komposisi pupuk organik cari yang tepat dan dapat diterapkan di pertanian dalam negeri.

Setelah sukses melakukan berbagai pengujian produk, tidak lantas membuat Wayan langsung memasarkan produknya. Untuk mengetahui keefektifan pupuk cair organik buatannya, Wayan membagikan sebanyak 60 ribu liter pupuk secara gratis kepada petani di berbagai daerah baik di Jawa maupun luar Jawa seperti Sumatera dan Kalimantan yang memiliki iklim dan cuaca yang berbeda-beda.

“Hasilnya sangat memuaskan, banyak petani yang merasakan hasil pertaniannya lebih baik dari sebelumnya,” jelas pria lulusan Ilmu Kesehatan Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur ini.

Dengan hasil yang sangat baik tersebut, pada tahun 2009 Wayan memutuskan untuk memproduksi pupuk cair dengan merek Bio-Ekstrim secara massal dan dipasarkan di seluruh Indonesia. Wayan mengatakan, modal yang dikeluarkan untuk membangun usaha pupuk cair organik ini tidaklah kecil sekitar Rp 1 miliar dan modal tersebut digunakan untuk membangun pabrik pembuatan pupuk di Cileungsi, Jawa Barat, penyediaan kebun, membeli peralatan, hingga biaya riset.

Bila di awal usaha Wayan hanya memproduksi pupuk hayati majemuk cair bermerek Bio-Extrim, kini Wayan mengeluarkan beberapa merek pupuk organik cair berkualitas seperti pupuk bio organik cair Organox dan hormon organik merek Hormax yang masing-masing dikemas dalam botol ukuran 0,5 dan 1 liter. Adapun harga jual untuk Bio-Extrim Rp 65 ribu dan Hormax Rp 40 ribu.

Pupuk organik cair yang diproduksi Wayan bisa diaplikasikan untuk berbagai jenis tanaman, seperti padi, palawija, tanaman hortikultura (sayur-mayur, buah, bunga dan tanaman hias), hingga tanaman keras dan perkebunan seperti tebu dan kelapa sawit.

“Pupuk ini sangat cocok untuk singkong dan cabai yang hasilnya sangat memuaskan,” jelasnya. Pemakaiannya seperti untuk tanaman perkebunan bisa menggunakan campuran 4 botol Bio-Ektrim dan 2 botol Hormax untuk 1 HA. Ditambahkan Wayan, aplikasi lebih lanjut bisa dilihat pada brosur yang ada di botol pupuk.

Keagenan Eksklusif Selain menjual kepada konsumen akhir di berbagai daerah seperti beberapa kota di Jawa, Lampung, Sumatera Selatan, NTB dan Kalimantan, Wayan juga membuka kesempatan kerja sama kepada siapa saja yang ingin menjalankan usaha penjualan pupuk organik cair ini dengan sistem keagenan eksklusif untuk tingkat kecamatan dan kabupaten. Dan saat ini Wayan telah memiliki sekitar 200 Agen yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bagi Anda yang tertarik menjadi Agen pupuk cair organik ini, Wayan memberikan syarat investasi sebesar Rp 37,2 juta. Dengan investasi tersebut, Mitra akan mendapatkan semua perlengkapan usaha penjualan pupuk seperti  7 Dus Bio-Extrim Cair (isi 15 botol), 7 Dus Organox (isi 15 botol), 7 Jerigen Organox (Isi 20 liter), 10 Dus Hormax (Isi 15 botol ), 8,1 ton Bio-EXTRIM Granul (Isi 25 kg/sak), 10 jerigen  Bomax (Isi 5 liter ), sarana promosi seperti brosur dan lain sebagainya serta peralatan pendukung lain.

“Dalam kerja sama ini Mitra akan selalu mendapat bimbingan dari Pusat seputar pengetahuan produk dan lain sebagainya,” ujar Wayan. Dengan bergabung menjadi Mitra, maka secara otomatis akan mendapatkan potongan harga yang lumayan besar berkisar 40%.

Dalam kerja sama ini Wayan tidak mengenakan fee maupun kontrak kerja sama, karena yang ditawarkan murni kemitraan dan Wayan pun tidak ingin memberatkan Mitranya. Untuk pembelian berikutnya, Mitra tidak diharuskan membeli dalam jumlah minimal tertentu, sehingga Mitra bisa memesan berapapun sesuai dengan kebutuhan.

Bicara mengenai balik modal, diperkirakan Mitra bisa balik modal dalam waktu kurang dari satu tahun. Balik modal tersebut dapat tercapai bila diasumsikan Mitra bisa menjual 14 dus Organox dan juga Bio-Extrim dengan harga jual sebesar Rp 65 ribu. Dengan penjualan tersebut, maka omset yang diperoleh Mitra sebesar Rp 13,6 juta per bulan. Setelah dikurangi dengan biaya pembelian pupuk ke pusat sebesar Rp 9,2 juta maka keuntungan bersih per bulan yang diterima Mitra sebesar Rp 4,4 juta.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.