Donna Agnesia, Kembangkan Usaha Restoran dengan Konsep Terminal Food

0
199
dok pribadi

Ketertarikan istri aktor Darius Sinatria ini dalam menjalankan usaha di bidang kuliner sudah ada sejak tiga tahun lalu tepatnya sejak Donna masih duduk di bangku kuliah.

“Nunggu punya restoran sudah hampir tiga tahun, dulu ada temen yang jago masak jadi kepingin punya cafe dan harapannya punya cafe di Bandung,” papar Donna. Karena itu, begitu  mendapat tawaran kerja sama untuk mendirikan usaha di bidang kuliner oleh beberapa orang temannya Dona tidak membuang waktu untuk bergabung.

Dengan mencoba menggabungkan tiga buah brand restoran besar Terminale yang didirikan pada Januari 2012 ini menjadi sebuah restoran yang unik. Ketiga brand yang tergabung di bawah bendera Terminale adalah Takigawa, MeatBar, dan The Wine Place. Diakui Donna, Takigawa dan MeatBar merupakan restoran franchise yang ia beli bersama delapan rekannya.

“Takigawa dan MeatBar memang hanya menyajikan makanan dan minuman non alkohol. Sedangkan The Wine Place merupakan brand yang memang bekerja sama dengan Takigawa dan MeatBar yang memanjakan para konsumen dengan sajian wine, sake dan minuman alkohol lainnya,” jelasnya.

Dengan menggabungkan ketiga brand besar tersebut, Dona mencoba mengusung konsep restoran dengan interior terminal stasiun kereta api era 1950an. Dengan konsep interior ruangan sepeti itu, Donna mencoba membawa para konsumen seperti berada di dalam stasiun kereta api di kota New York.

“Di dalam resto ini akan terasa seperti di kota New York karena dilengkapi dengan dekorasi seperti koper, locker room, dan lainnya,” ungkapnya.

Terminale menyajikan beberapa menu unggulan untuk para pecinta masakan Jepang, Western dan wine. Di Takigawa terdapat beberapa menu seperti Sushi, Sukiyaki, Ramen dan sebagainya. MeatBar memiliki menu unggulan seperti Steak dan menu Western lainnya.

Karena memiliki hobi sebagai pecinta kuliner seperti Sushi, Sashimi dan wine membuat Dona tertarik dengan ketiga brand yang sudah terkenal tersebut. Selain itu menurut ibu tiga orang anak ini keuntungan bekerja sama dengan mengambil sistem franchise dari brand Takigawa karena memang brand ini sudah memiliki konsumen dan penggemarnya tersendiri.

Dengan begitu tidak perlu repot untuk mencari target pasarnya lagi. Artinya, Donna tak lagi repot melakukan promosi karena ia merupakan Terwaralaba dari resto yang sudah akrab di telinga para pecinta masakan Jepang. Tetapi karena memiliki konsep baru dengan menggabungkan tiga brand besar ke dalam satu resto, maka Donna tetap memasarkan bisnis kulinernya ini melalui media elektronik dan cetak.

Walaupun Terminale belum genap satu tahun, namu Donna akan melebarkan sayap usahanya dengan membuka cabang di Kota Bandung, Jawa Barat. ”Niatnya sih mau buka di Bandung tepatnya di daerah Dago dan konsepnya hampir sama tapi namanya bukan Terminale,” ucapnya.

Walaupun jadwalnya di dunia entertainment sangat padat, namun Donna tidak mengalami kendala yang berarti yang dapat menghambat usahanya ini. Yang penting, menurut wanita kelahiran Jakarta 1979 ini adalah pelayanan yang terbaik kepada konsumen, karena dengan pelayanan tersebut konsumen akan merasa betah dan dan akan kembali lagi untuk mencicipi kuliner yang ditawarkan Terminale.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.