Bareksa Raih Penghargaan Mitra Distribusi SBSN Terbaik 2019

0
74
Co Founder dan CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra Dok bareksa.com

Kementerian Keuangan RI menganugerahkan kepada Bareksa, marketplace finansial terbesar di Indonesia, penghargaan sebagai Mitra Distribusi Surat Berharga Syariah Negara (Midis SBSN) Terbaik Kategori Non Bank 2019. Penghargaan ini diberikan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko.

Co-founder dan CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, menyatakan perhargaan ini kembali menjadi bukti bahwa pemanfaatan fintech memiliki peran yang semakin penting untuk mendemokratisasi dunia keuangan nasional dan mengatasi masalah dangkalnya pasar keuangan yang merupakan problem laten kita selama ini.

“Penghargaan ini juga merupakan bukti bahwa dorongan dan dukungan Kementerian Keuangan, OJK, dan Bank Indonesia, dalam pemanfaatan tekfin merupakan langkah yang tepat. Kami sangat berterima kasih atas berbagai kebijakan progresif pemerintahan Presiden Jokowi yang terus mendorong perkembangan ekonomi-digital dan tekfin di Indonesia,” papar Karaniya  usai menerima penghargaan di acara Investor Gathering 2019 di Kementerian Keuangan (16/12/2019).

Belum lama sebelumnya, Bareksa juga dinobatkan sebagai platform terbaik untuk membeli Surat Utang Negara (SUN) secara online berdasarkan survei yang dilakukan oleh Big Data Telkom dan Ditjen Pembiayaan dan Pengelolaan Risikom, Kemenkeu RI, pada Desember 2019 kemarin.

Bareksa merupakan satu dari dua perusahaan fintech yang pertama kali diberi mandat oleh Kementerian Keuangan, bersama delapan bank papan atas, untuk menjual Surat Utang Negara (SUN) ritel di pasar perdana domestik secara online. Penunjukan ini dilakukan pada April 2018 lalu.

Savings Bond Ritel seri SBR003 adalah produk Surat Berharga Negara (SBN) ritel pertama yang ditawarkan secara online. Pada November 2018, Bareksa mulai mendukung penjualan SBSN ritel untuk Sukuk Tabungan seri ST002. Masyarakat bisa membeli secara online dengan nilai minimal Rp1 juta melalui sbn.bareksa.com.

Sejauh ini, Bareksa sudah mendukung Kementerian Keuangan menjual 12 seri SBN ritel, terdiri dari enam seri SBR (SBR003-008), lima seri ST (ST002-006), dan satu seri Obligasi Ritel Indonesia (ORI016). Jumlah investor SBN di Bareksa tercatat hampir mencapai 25 ribu–sekitar delapan persen dari total investor SBN yang tercatat di Kustodian Sentral Efek (KSEI) sebanyak 313 ribu.

Total SBN yang dibeli melalui Bareksa hingga Desember 2019 mencapai Rp325 miliar, meningkat 217 persen dibandingkan Desember 2018. Dilihat dari nilai penjualan Bareksa memberikan kontribusi 0,76 persen dari total penjualan SBN secara nasional karena didominasi oleh investor ritel dengan nilai pembelian kurang dari Rp10 juta per investor. Dengan tingkat keritelan tinggi, Bareksa memberi kontribusi jumlah investor yang signifikan dengan rata-rata penetrasi sebesar 10,16 di masing-masing seri.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.